Bali, 24 Oktober - Bagian dari rangkaian acara menuju International Golo Mori Jazz 2024 akan menggelar roadshow dan media gathering pada Jumat, 25 Oktober 2024 di Beachwalk Shopping Center, Kuta, Bali. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan program International Golo Mori Jazz kepada masyarakat serta para pelaku bisnis pariwisata di Bali. Roadshow dan media gathering International Golo Mori Jazz 2024 akan dimeriahkan oleh salah satu pengisi acara, Andien juga dijadwalkan ikut hadir dan menyumbangkan lagunya bersama band jazz asal Ubud Dizzie Wicked, menambah semarak dan eksotisme acara.Mengusung tajuk “Jazz dari Timur, Eksotis!”, acara ini menegaskan komitmen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata di Indonesia. Kolaborasi dengan berbagai pihak, menjadi kunci dalam upaya ITDC untuk memajukan pariwisata di kawasan-kawasan potensial, seperti The Golo Mori, Kab. Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).“Puncak dari rangkaian acara ini adalah gelaran International Golo Mori Jazz 2024, yang akan berlangsung pada Sabtu, 16 November 2024 di Golo Mori Convention Center (GMCC), The Golo Mori, NTT. Event musik berskala internasional ini diharapkan dapat mendongkrak popularitas kawasan The Golo Mori, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan industri pariwisata di timur,” ucap Director of Commercial, Troy Warokka.Dalam acara ini, penyelenggara juga menyediakan booth penjualan tiket bagi perorangan maupun kelompok yang ingin menyaksikan International Golo Mori Jazz. Jangan lewatkan kesempatan ini, dan catat tanggalnya 25 Oktober 2024 di Beachwalk Shopping Center, Kuta, Bali, dimana pengunjung berkesempatan mendapatkan beragam promo menarik.Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan perpaduan musik jazz yang luar biasa dalam suasana yang syahdu di Labuan Bajo. Pastikan untuk segera mendapatkan tiket Anda sebelum kehabisan!
Read MoreJakarta, 23 Oktober 2024 – Selama Triwulan III tahun 2024, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC mencatatkan pertumbuhan signifikan untuk jumlah kunjungan wisatawan di masing-masing kawasan yang dikelola, yaitu di The Nusa Dua, Bali, The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).Direktur Utama ITDC Ari Respati, menyatakan, “Pertumbuhan kunjungan wisatawan di masing-masing kawasan yang kami kelola adalah hasil dari penerapan strategi jangka panjang ITDC dalam menciptakan kawasan pariwisata yang terintegrasi dan memiliki daya saing tinggi. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pariwisata yang ada dengan meningkatkan infrastruktur, kualitas pelayanan, dan diversifikasi produk wisata, sehingga kawasan kami dapat terus bersaing di pasar global.”Selama Juli hingga September 2024, ketiga kawasan pariwisata mencatat performa positif. The Nusa Dua, Bali, mencapai 84,60%. Angka ini didorong oleh strategi peningkatan frekuensi dan kualitas penyelenggaraan event-event internasional seperti Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dan leisure events yang menjadi pilar utama daya tarik kawasan. Beberapa event besar seperti Indonesia Bertutur, Mercedes Benz Jambore, Circle K Run, Thank God It’s Festival (TGIF) 2024, Konser DAY6, Just Dance It Out 2024, serta konferensi internasional lainnya, menjadi bagian dari strategi diversifikasi produk wisata untuk memastikan peningkatan okupansi secara berkelanjutan.Selain itu, tingkat hunian di The Mandalika, Lombok Tengah, NTB selama Triwulan III 2024 juga menunjukkan hasil yang positif, didorong oleh strategi efektif dalam memanfaatkan momentum event seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024, Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC), Mandiri Mandalika Festival of Speed (MFoS), dan Cinema on The Beach. Event ini menjadi pembeda yang kuat bagi kawasan, menarik kunjungan wisatawan domestik dan internasional. Hotel-hotel utama di kawasan ini, seperti Pullman, Raja, Montana, Novotel, dan JM, mencatat tingkat hunian yang bervariasi. Bahkan, Montana dan Novotel berhasil mencapai okupansi lebih dari 90% pada Agustus 2024, mengindikasikan tingginya minat wisatawan. Secara keseluruhan, rata-rata tingkat okupansi The Mandalika selama Triwulan III 2024 mencapai 70.73%, mencerminkan daya tarik dan potensi pertumbuhan kawasan yang terus berkembang.Sementara itu, The Golo Mori, Manggarai Barat, NTT meskipun belum memiliki fasilitas akomodasi hotel, berhasil mencatat jumlah kunjungan yang signifikan selama Triwulan III. The Golo Mori mencatat total kunjungan sebanyak 5.641 wisatawan, menunjukkan peningkatan minat wisatawan dari promosi dan upaya pengembangan yang dilakukan untuk memperkenalkan The Golo Mori sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan dan berdaya saing.“Kami optimis bahwa dengan padatnya agenda event yang sudah terjadwal serta momentum libur akhir tahun yang semakin dekat, tingkat kunjungan wisatawan akan terus mengalami peningkatan signifikan. ITDC berkomitmen untuk memastikan kesiapan seluruh kawasan dengan memprioritaskan inovasi dan peningkatan kualitas layanan. Kami akan mengimplementasikan langkah-langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kunjungan, tetapi juga menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan berkelanjutan,” tutup Ari.
Read MoreUbud, Bali, 21 Oktober 2024 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC bersama PT Paramita Bali Dewata melakukan penandatanganan Kerjasama Penggunaan & Pemanfaatan Lahan Lot RA - C1 The Nusa Dua untuk penggunaan dan pemanfaatan lahan Lot RA – C1, The Nusa Dua, Bali pada hari ini Senin, (21/10) di Cicada Resort Bali Ubud, Autograph Collection. Kerjasama ini mencakup pengembangan lahan dengan luas 10.418 m² yang terbagi menjadi dua bagian yaitu Lot RA, yang sebelumnya merupakan lokasi Matsuri Japanese Restaurant, dan Lot C1, yang saat ini merupakan lahan kosong.Perjanjian ini memberikan kesempatan kepada PT Paramita Bali Dewata untuk mengembangkan lahan dengan peruntukan Mixed Use, meliputi akomodasi dan komersial dengan jangka waktu kerjasama ini ditetapkan selama 30 tahun dan opsi perpanjangan selama 20 tahun. Perjanjian penggunaan lahan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan kawasan The Nusa Dua, serta memperkaya opsi akomodasi dan fasilitas komersial di salah satu destinasi wisata premium di Bali.Direktur Utama ITDC Ari Respati menyampaikan, “Kami sangat antusias dengan kerjasama ini, yang tidak hanya akan memperkuat posisi ITDC sebagai langkah penting dalam upaya kami untuk mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi wisata berkualitas yang lebih dinamis dan terintegrasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan nilai tambah bagi pengunjung dan komunitas setempat.”Sementara itu, Direktur PT Paramita Bali Dewata Erwin Tanuwidjaja mengatakan, “Kerjasama ini merupakan langkah strategis bagi kami dalam mengembangkan proyek yang berkontribusi pada pertumbuhan industri pariwisata dan komersial di Bali. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan lahan ini dengan cara yang inovatif dan berkelanjutan.”Penandatanganan perjanjian ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan ITDC untuk mengembangkan dan mengoptimalkan potensi lahan yang ada, serta memperluas peluang investasi dan kerjasama di sektor pariwisata dan komersial di kawasan The Nusa Dua, Bali.“Selain itu, kami membuka peluang investasi seluas-luasnya di kawasan yang dikelola ITDC, termasuk The Nusa Dua, Bali, The Mandalika, Lombok Tengah, NTB, dan The Golo Mori, Manggarai Barat, NTT untuk mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan lahan secara maksimal dengan memperhatikan konsep-konsep sustainability,” tutup Ari.
Read MoreThe Nusa Dua, 13 Oktober 2024 – Road to Give (RTG) Bali 2024, kembali sukses pada Sabtu, 12 Oktober 2024. RTG adalah program amal tahunan yang digagas oleh Marriott Asia Pasifik, menjadi bagian integral dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan people-first. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan serta mendorong mereka berkontribusi untuk organisasi amal di komunitas lokal.Mengusung tema “10 Years Moving, a Decade of Giving”, RTG 2024 diselenggarakan oleh Marriott Business Council Bali dan diikuti oleh 31 hotel dan resort Marriott Internasional di Bali dan Labuan Bajo. Acara ini menarik partisipasi sekitar 2.000 orang, terdiri dari karyawan Marriott, komunitas lari lokal, dan masyarakat umum. Para peserta teregistrasi dan berkumpul di lokasi untuk mengumpulkan dana yang akan didonasikan kepada Solar Chapter, yang berfokus pada penyediaan akses air bersih untuk Desa Tasinifu, Nusa Tenggara Timur, serta Bali Children Foundation, yang mendukung pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus dari latar belakang kurang mampu.Acara ini berpusat di Pulau Peninsula, The Nusa Dua, dengan rangkaian kegiatan seperti 5K Fun Run, Family Run, Zumba, dan berbagai stall makanan serta minuman.General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan, “Kami sangat mendukung penyelenggaraan event RTG ini. Selain sebagai event olahraga untuk mempromosikan gaya hidup sehat, RTG juga menciptakan dampak sosial yang positif. Kami menghargai kepercayaan pihak penyelenggara yang selalu memilih Pulau Peninsula sebagai lokasi acara ini setiap tahun.”Pulau Peninsula, seluas 5 hektar dan menghadap Samudera Hindia, menyediakan fasilitas untuk berbagai kegiatan MICE. Dilengkapi dengan open stage, helipad standard Chinook, serta stage Kecak yang mampu menampung 600 orang, pulau ini juga memiliki objek wisata alam, Water Blow.Selain RTG, Pulau Peninsula telah menjadi venue sukses untuk berbagai event olahraga, termasuk BCA Bali Run 2017, Bali International Night Run 2018, dan Adhyaksa International Run 2024.“Sebagai pengelola kawasan The Nusa Dua, kami terbuka untuk kerjasama dengan berbagai pihak seperti pelaku pariwisata dan penyelenggara event untuk menyelenggarakan berbagai acara bergengsi di kawasan kami. Dengan fasilitas yang lengkap dan komitmen terhadap kualitas, kami siap mendukung penyelenggaraan event nasional dan internasional,” tutup Made Agus.
Read MoreThe Mandalika, 13 September 2024 – Perhelatan multi balapan Mandiri Mandalika Festival of Speed (MFoS) Round 2 sukses digelar pada 11 – 13 Oktober 2024 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok NTB. Kejuaraan tingkat nasional, one make race, hingga time attack open menjadi tontonan unik dipadukan dengan konsep festival.Balapan sportcar dari Porsche Sprint Challenge Indonesia, BMW M2 Trophy, Time Attack JDM Car, Radical, Toyota Agya hingga Drift Show dipentaskan dalam satu kemasan event yang diinisiasi oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC dengan PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Nusantara Jaya dan didukung oleh Bank Mandiri. Sebanyak 24 starter memanaskan persaingan di seluruh kelas yang digelar diikuti oleh pembalap profesional seperti Rio SB, Aldio Oekon, Senna Iriawan, Ahmad Syahroni hingga sekelas Moreno Soeprapto serta Rizal Sungkar. Tidak sekadar menyuguhkan balapan, namun MFoS juga memfasilitasi masyarakat umum untuk merasakan langsung adrenalin di mobil balap dalam taxi ride drifting bersama drifter profesional.Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menyatakan, “Antusiasme yang luar biasa mewarnai Mandalika Festival of Speed (MFoS) Round 2, di mana penonton dan peserta dari berbagai kalangan menikmati beragam aksi motorsport yang spektakuler. Kemeriahan ini menjadi bukti bahwa MFoS telah menjadi magnet bagi pecinta otomotif. Dengan semangat yang sama, kami bersiap untuk menghadirkan pengalaman yang lebih besar dan lebih seru di putaran ketiga, dan terus mengukuhkan Mandiri MFoS sebagai ajang motorsport unggulan.”Di kelas bergengsi Porsche Sprint Challenge Indonesia, persaingan sengit antara dua pembalap nasional Daffa Budihardjo dari tim Rizky Motorsport dan Aldio Oekon dari tim Rocket Racing Bali. Daffa menunjukan performa terbaiknya untuk meraih kemenangan dengan menapaki podium pertama dalam dua race, dengan catatan waktu terbaik 1:34,287 detik.Sementara di kelas BMW M2 Trophy terjadi persaingan seru antara dua pembalap yakni Dicko Prasetyo dan Hery Wirawan. Dicko Prasetyo (Rizky Motorsport) berhasil tampil sempurna dengan mampu meredam aksi Hery untuk menguasai podium pertama, dengan catatan waktu terbaik 1:44,00 detik.Di kelas Time Attack Open untuk memunculkan waktu tercepat berhasil dibukukan oleh Senna Irawan dengan waktu 1:32,245 detik menggunakan mobil Radical SR10. Tidak kalah seru, pada kelas Mandiri Livin Agya Time Attack yang beradu kecepatan menggunakan mobil Toyota Agya. Pembalap Fikri mengukuhkan dirinya menjadi paling kencang dengan mencetak waktu terbaik 2:10,682 detik. Semua aksi para pembalap disaksikan langsung oleh penonton di Grandstand K. Mereka juga berkesempatan melihat langsung suasana dalam garasi dalam sesi pitwalk serta berinteraksi dengan para pembalap dan krunya. Sebanyak 2.958 penonton hadir untuk menyaksikan langsung jalannya balapan serta merasakan pengalaman istimewa bertemu dengan para pembalap. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai booth Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beragam. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan Mandiri MFoS sebagai salah satu event andalan yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisata ke Mandalika.
Read MoreThe Mandalika, 12 Oktober 2024 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC kembali mendukung pembangunan masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di kawasan The Mandalika. ITDC menggelar program Integrated Farming System bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pariwisata (P3TA) Universitas Mataram sebagai narasumber dan pendamping di Dusun Mongge II, Desa Sukadana, pada Jumat, (11/10) dan monitoring pencegahan stunting pada Sabtu, (12/10).Corporate Secretary Group Head ITDC, Million Sekarsari, menyatakan, "Integrated Farming System hadir sebagai inisiatif ITDC untuk memberdayakan petani lokal dengan memberikan pelatihan yang komprehensif, mulai dari pengolahan hasil pertanian hingga pendampingan budidaya tanaman,”Dalam pelatihan ini, sebanyak 20 warga perempuan di Dusun Mongge II, Desa Sukadana dilibatkan untuk mempelajari cara mengolah komoditas lokal seperti jamur, cabe, kelor, dan turi menjadi produk bernilai jual tinggi. Produk-produk tersebut meliputi kopi kelor, teh kelor, bon cabe, hingga stik kelor. Program ini juga memfokuskan pada keberlanjutan, melalui pendampingan budidaya tanaman pepaya calina, kelor dan juga cabe lokal , yang berpotensi menambah nilai ekonomi bagi para petani. Melalui pendekatan ini, ITDC tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga membangun sistem pertanian terpadu yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi komunitas lokal. Ke depannya, ITDC juga akan melanjutkan program Integrated Farming System di Dusun Ngolang, Desa Kuta sebagai bagian dari komitmen dalam memperluas dampak positif bagi komunitas lokal.Di tempat terpisah, ITDC juga melakukan monitor program pencegahan stunting di Desa Prabu, di mana 32 anak kategori Wasting dan Stunting menerima makanan tambahan bergizi selama 56 hari yang telah dimulai sejak Selasa (10/9). Sementara, para orang tua juga mendapat edukasi tentang pola makan sehat melalui demo masak oleh Chef Anton Sugiono, Duta Pencegahan Stunting NTB. ITDC berharap program ini dapat mengurangi angka stunting, seperti yang berhasil dilakukan di Desa Mertak.“Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memberdayakan orang tua dengan pengetahuan tentang pola makan sehat. Kami optimis pendekatan ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan anak-anak di Desa Prabu. Sejauh ini, setelah 28 hari program terlaksana, monitoring pengukuran berat badan dan tinggi badan bagi anak dengan kategori wasting dan stunting ini telah menunjukkan progress yang baik. 12 anak dengan kategori wasting rata-rata telah mengalami kenaikan berat badan hingga mencapai status normal. Sedangkan anak-anak dengan kategori stunting beberapa juga sudah mengalami peningkatan berat dan tinggi badan meskipun masih ada beberapa yang masih perlu dipantau lebih intensif untuk dapat mencapai progress yang lebih baik,” imbuh Million.Selain itu, untuk meningkatkan kualitas layanan di kawasan The Mandalika, ITDC mengadakan sosialisasi dan pembekalan bagi anggota keamanan pleton 1, 2, dan 3 pada Rabu (9/10). Pelatihan ini berfokus pada tiga aspek utama diantaranya disiplin, hospitality, dan pelayanan pengunjung, guna memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan di kawasan The Mandalika.PGS. General Manager The Mandalika Wahyu M. Nugroho mengatakan, “Kami percaya bahwa aspek keamanan dan kenyamanan adalah pilar penting dalam industri pariwisata. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali para petugas dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan guna memberikan layanan terbaik kepada setiap pengunjung. Dengan standar pelayanan yang lebih baik, kami berharap The Mandalika dapat terus bersaing sebagai destinasi wisata unggulan di tingkat internasional.”Seiring dengan kegiatan tersebut, ITDC juga turut menghadiri penutupan kegiatan kolaborasi dengan Kelompok Ibu PKK, Dharma Wanita, dan Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lombok Tengah untuk Program Literasi Pojok baca, yang diadakan di Mandalika Child Learning Center (CLC), Bazaar Mandalika pada Kamis, (10/10). Program yang juga bekerjasama dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) ini telah menyediakan akses literasi bagi anak-anak di kawasan The Mandalika melalui perpustakaan keliling dan berbagai aktivitas edukatif lainnya. Program kolaborasi Literasi Pojok Baca ini ditutup dengan rangkaian lomba bercerita dari buku-buku yang mereka pinjem dari mobil literasi yang disediakan pihak Kabupaten Lombok Tengah. Meskipun resmi ditutup, ITDC berencana melanjutkan kolaborasi serupa pada tahun mendatang untuk terus meningkatkan minat baca anak-anak.“Sebagai pengembang dan pengelola kawasan The Mandalika, ITDC berkomitmen menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Kami berharap, melalui kolaborasi dan dedikasi, The Mandalika dapat menjadi pusat pengembangan komunitas yang kreatif dan mandiri, serta mampu menciptakan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat lokal," tutup Million.
Read MoreJakarta, 11 Oktober - Tahun 2024, menjadi momentum penting bagi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dalam menghadirkan pergelaran musik jazz berskala internasional di Golo Mori Convention Center (GMCC), The Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Event yang bertajuk International Golo Mori Jazz 2024, resmi diluncurkan pada Selasa, (30/4) sebagai bagian dari perayaan International Jazz Day. International Golo Mori Jazz 2024 akan diadakan pada Sabtu, 16 November 2024 di Golo Mori Convention Center, The Golo Mori, Nusa Tenggara Timur. Event musik berskala internasional ini diharapkan dapat meningkatkan popularitas kawasan The Golo Mori, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui industri pariwisata. Hal ini, menunjukkan bagaimana ITDC berkomitmen menjalankan perannya dalam memajukan sektor pariwisata di Indonesia melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.Sejalan dengan jargon Jazz Gunung Indonesia, yang menjadi mitra pelaksana acara ini, pengalaman menikmati “Indahnya Jazz Merdunya Gunung” bersama para musisi Indonesia yang mendedikasikan dirinya untuk musik tanah air, pengalaman menikmati International Golo Mori Jazz 2024 dengan latar alam, bukit dan lautan yang indah serta eksotis di kawasan The Golo Mori.Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati menyatakan, “Untuk pertama kalinya International Golo Mori Jazz diadakan. Melalui event ini, kami berharap para penikmat seni musik dapat meningkatkan apresiasi terhadap seni pertunjukan dan keindahan alam di timur Indonesia.”ITDC sebagai member perusahaan Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney, berkomitmen untuk memajukan dan mengaktivasi kawasan The Golo Mori sebagai destinasi “Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination”. Kawasan The Golo Mori yang terletak di Desa Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dan merupakan salah satu portofolio pengembangan kawasan oleh ITDC. Musisi legenda musik Indonesia dan internasional lintas generasi yang akan tampil termasuk Andien, Maliq & D’Essentials, Sheila Majid, dan Tohpati, dikenal karena karyanya yang fenomenal, dan menjadi sosok-sosok legenda karena konsistensinya hingga saat ini. Tohpati akan tampil dalam format Orchestra untuk memandu lantunan dari Sheila Majid dan Andien dalam kolaborasi internasional yang istimewa.“Para penampil telah mengkonfirmasi kehadiran mereka. Persiapan dan survey teknis telah dilakukan lebih dari tiga kali di kawasan The Golo Mori, Labuan Bajo dan sekitarnya. Sistem tata suara terbaik buatan anak bangsa juga akan menjadi pelengkap sajian di International Golo Mori Jazz tahun ini,” tambah Bagas Indyatmono, Direktur Jazz Gunung Indonesia dan penyelenggara acara.Mengenai Flash Sale 10.10 Tiket early bird sudah mulai dijual sejak 31 Agustus 2024 dengan harga dan kategori sebagai berikut:Gold : Rp 2.600.000Silver : Rp 1.100.000Bronze : Rp 800.000Dalam rangka tanggal cantik 10.10 (tanggal 10 bulan 10) dan menuju hari yang dinanti, maka akan ada diskon harga tiket sebesar 50%. Maka harga setelah diskon akan menjadi:Gold : Rp 1.300.000Silver : Rp 550.000Bronze : Rp 400.000Harga tiket tidak termasuk akomodasi dan transportasi. Namun untuk kelas Gold dan Silver sudah termasuk makan malam dan layanan antar-jemput dari pusat kota Labuan Bajo untuk semua kelas tiket (lokasi detail akan menyusul). Untuk para penggemar musik, jangan lewatkan kesempatan flash sale yang akan berlangsung mulai Kamis, 10 Oktober 2024 hingga Minggu, 13 Oktober 2024. Tiket bisa Anda beli melalui contact Whatsapp 08112626550 atau melalui link berikut http://www.golomorijazz.com/ Persediaan terbatas!Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati perpaduan musik jazz yang luar biasa dalam suasana yang syahdu di Labuan Bajo. Pastikan untuk segera mendapatkan tiket Anda sebelum kehabisan!
Read MoreThe Golo Mori, 11 Oktober 2024 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyelenggarakan pelatihan hospitality batch I dengan tema "Embracing Excellence: Elevating Hospitality Experience – Integrasi Budaya dan Keunggulan dalam Hospitality” di SMK Muhammadiyah Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 7-11 Oktober 2024 dan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari warga Desa Golo Mori dan siswa SMK Muhammadiyah Golo Mori.Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan dasar di industri perhotelan, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata di kawasan The Golo Mori. Selain itu, pelatihan ini merupakan upaya dalam mendukung pengembangan kawasan Golo Mori sebagai destinasi unggulan untuk sektor Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) di wilayah Indonesia Timur. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat berperan aktif dalam peningkatan daya saing destinasi wisata, khususnya dalam penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional.General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, menyebutkan "Kami sangat antusias dengan pelaksanaan pelatihan hospitality ini, menjadi langkah penting dalam pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal untuk mendukung operasional GMCC. Kami berharap melalui program ini, masyarakat Desa Golo Mori, khususnya para peserta pelatihan, dapat menguasai keterampilan dasar dalam industri hospitality, sehingga mereka dapat berperan aktif dan memberikan kontribusi langsung dalam mewujudkan GMCC sebagai destinasi MICE unggulan di Indonesia Timur.”Program pelatihan ini dirancang secara komprehensif, terdiri dari sesi teori dan praktik yang mencakup berbagai topik penting dalam industri hospitality, seperti pengenalan praktik hospitality, tata cara pelayanan tamu, grooming dan personal hygiene, etika dan tata krama, manajemen operasional restoran, penggunaan peralatan makan, dan housekeeping, serta dasar-dasar operasional dapur. Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan praktis mengenai table setting dan layanan makanan, serta peran dan tanggung jawab sebagai steward.Sebagai bagian dari upaya pengembangan Golo Mori Convention Center (GMCC) menjadi pusat kegiatan MICE yang unggul, ITDC menyadari pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang hospitality. Untuk itu, ITDC mengadakan pelatihan yang ditujukan kepada masyarakat setempat agar mampu berkontribusi dalam operasional GMCC. “Dengan terlaksananya pelatihan hospitality ini, ITDC menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat lokal Golo Mori serta mempersiapkan mereka untuk terlibat aktif dalam mendukung perkembangan kawasan tersebut sebagai destinasi MICE unggulan. Melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan di sektor perhotelan, diharapkan para peserta dapat turut berkontribusi dalam memberikan layanan berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat daya saing The Golo Mori di kancah nasional dan internasional. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang ITDC dalam membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan di wilayah Indonesia Timur,” tutup Aji.
Read MoreThe Mandalika, 10 Oktober 2024 – Setelah sukses menyelenggarakan Mandiri Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran pertama pada 31 Agustus–1 September 2024, ajang balap yang memadukan berbagai jenis adrenalin di Pertamina Mandalika International Circuit kembali memasuki putaran kedua. MFoS putaran kedua ini akan berlangsung pada 11–13 Oktober 2024 dan menampilkan Kejuaraan Nasional yang mencakup berbagai balapan menarik, diantaranya adalah Porsche Sprint Challenge Indonesia, One Make Race BMW M2, Time-Attack untuk mobil JDM dan mobil Eropa, balapan Radical, serta mobil Toyota Agya. Selain itu, Drift Show yang seru juga akan digelar di tikungan 16.Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Nusantara Jaya Priandi Satria, menyatakan, “Sebagai identitas baru, MFoS mampu meningkatkan minat para pembalap profesional hingga komunitas otomotif. Pada putaran pertama, MFoS berhasil menggaet perhatian 6.702 penonton, dan diharapkan antusiasme penonton pada putaran kedua akan lebih besar. Para pengunjung juga akan mendapatkan kesempatan istimewa untuk melihat mobil-mobil sport dari dekat dengan mengikuti sesi pitwalk.”Tidak kalah seru, kelas Mandiri Livin Agya Time Attack juga akan memeriahkan putaran kedua ini, di mana para pembalap akan adu kecepatan menggunakan mobil Toyota Agya, mobil yang biasa digunakan dalam program Arrive and Drive di Pertamina Mandalika International Circuit. Kompetisi ini menjadi salah satu daya tarik utama yang diharapkan semakin meningkatkan antusiasme penonton dan partisipasi komunitas dalam ajang MFoS.Semua aksi para pembalap terutama di tikungan 16 menjelang finish dapat disaksikan secara langsung, dan gratis dari Grandstand K. Penonton juga berkesempatan mengikuti sesi pitwalk untuk melihat langsung suasana di dalam garasi, berinteraksi dengan para pembalap, serta mengenal lebih dekat kru balap yang bekerja di balik layar. Bagi penonton yang beruntung akan mendapatkan giveaway berupa helm, oli, dan baju pada hari minggu.Penonton juga dapat menikmati pengalaman lain secara gratis, seperti bertemu langsung dengan para pembalap dan menikmati berbagai stand yang menampilkan produk-produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran booth UMKM ini menambah daya tarik acara, sekaligus memberikan kontribusi positif dalam mempromosikan produk lokal. Dengan berbagai aktivitas yang ditawarkan, Mandiri MFoS tidak hanya menjadi ajang motorsport, tetapi juga gelaran yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal."Tidak hanya itu, bagi 5 pengunjung yang terpilih dapat merasakan keseruan taxi drift bersama drifter nasional untuk melakukan drifting dengan kecepatan tinggi di tingkungan T-16. Tikungan ini menjadi impian para drifter, karena Pertamina Mandalika International Circuit adalah satu-satunya lintasan di Indonesia yang memungkinkan drifting dengan kecepatan tertinggi. Pastikan untuk hadir pada hari Minggu dan rasakan sensasi luar biasa menjadi penumpang taxi drift," tutup Priandhi.
Read MoreNusa Dua, 10 Oktober 2024 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC menggandeng Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar Bali) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaboratif dengan tema "Pelatihan Hospitality & Service Excellence" yang berlangsung tanggal 10 – 11 Oktober 2024 di kantor ITDC Kawasan The Nusa Dua.Kegiatan PKM Kolaborasi ini secara resmi dibuka hari ini oleh Group Head of Operation & Service The Nusa Dua, I Putu Trisna Wijaya didampingi Wakil Direktur I Poltekpar Bali Dr I Gusti Agung Gede Witarsana,S.St.Par.MM.,CHE dan diikuti oleh 60 peserta Paguyuban Pedagang Pantai Kawasan The Nusa Dua.PKM program pembangunan kapasitas yang terstruktur ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan UMKM pedagang pantai agar mampu memberikan layanan berstandar internasional dan pada akhirnya mendukung kualitas layanan pariwisata di The Nusa Dua secara keseluruhan.Group Head of Operation & Service The Nusa Dua, I Putu Trisna Wijaya mengatakan, “ITDC berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pariwisata di kawasan The Nusa Dua. Salah satu langkah strategis yang kami lakukan adalah memperkuat peran UMKM, yang menjadi elemen kunci dalam mendukung pengalaman wisata lokal. Khususnya, para pedagang pantai di The Nusa Dua memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan budaya dan perekonomian kawasan ini. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar Bali) atas kolaborasi dan komitmen mereka dalam menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini. Sinergi antara sektor pendidikan dan industri pariwisata, seperti yang terwujud dalam kerjasama ini, menjadi bukti nyata upaya bersama untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing UMKM di The Nusa Dua, demi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan..”Wakil Direktur I Poltekpar Bali Dr I Gusti Agung Gede Witarsana,S.St.Par.MM.,CHE. Menambahkan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku UMKM pedagang Pantai tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru di bidang perhotelan, pelayanan, dan komunikasi multibahasa, tetapi juga mampu mengaplikasikannya. Dengan demikian, para pedagang pantai dan pelaku UMKM lainnya dapat meningkatkan kualitas layanannya sehingga sejalan dengan standar pariwisata internasional yang ingin kita capai di The Nusa Dua.Kegiatan ini diisi dengan beberapa sesi pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dalam industri pariwisata. Sesi pertama mencakup materi tentang interaksi pelanggan yang efektif, layanan prima, dan keterampilan bahasa yang diperlukan untuk meningkatkan komunikasi dengan wisatawan internasional, yang disampaikan oleh Drs. I Gusti Ngurah Agung Suprastayasa, M.Ed. Materi lain yang disampaikan dalam pelatihan ini adalah mengenai Pemahaman Silang Budaya oleh Dra Ni Kade Juli Rastitiati, M.Hum.Pada sesi kedua yang berlangsung pada tanggal 11 Oktober 2024, peserta diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung atau role play di bawah bimbingan Made Artajaya, S.Pd., M.Si. Selain menerima materi pelatihan, para peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan para fasilitator dan narasumber. Hal ini memberikan mereka kesempatan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan praktis dalam meningkatkan keterampilan perhotelan UMKM, dengan fokus khusus pada peningkatan layanan dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Mandarin dan bahasa asing lainnya.Kegiatan PKM Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM di The Nusa Dua agar mampu memberikan layanan yang lebih baik, selaras dengan standar pariwisata internasional, sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi dan budaya lokal. Program ini juga bertujuan untuk memperkuat peran UMKM dalam mendukung ekosistem pariwisata The Nusa Dua secara keseluruhan, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali.
Read More