Jakarta, 17 Desember 2022 – Menjelang akhir tahun 2022, occupancy rate atau tingkat hunian rata-rata hotel di Kawasan The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, semakin menguat. Di pertengahan bulan November 2022 tingkat hunian rata-rata hotel The Nusa Dua menyentuh 85,70%, yang diharapkan akan kembali terjadi memasuki periode peak season. Tingginya tingkat hunian tersebut didorong oleh tingginya tingkat hunian hotel-hotel di kawasan saat penyelenggaraan event KTT G20 di Bali, dimana hampir seluruh hotel di The Nusa Dua mencatat tingkat hunian rata-rata 90% pada periode 13-19 November 2022. Tingkat hunian pada periode tersebut telah berkontribusi positif pada tingkat hunian rata-rata November 2022 yang menguat dari bulan sebelumnya, meski November masih masuk ke dalam periode low season.Direktur Utama ITDC Ari Respati mengatakan, "Menjelang tutup tahun 2022, tingkat okupansi di kawasan The Nusa Dua menunjukkan penguatan. Penguatan ini merupakan hal yang baik, karena November umumnya menjadi titik terendah dari periode low season, sebelum memasuki periode peak season mulai bulan Desember. Ditopang oleh pelaksanaan KTT G20, kami meyakini penguatan ini didorong oleh geliat wisata yang semakin tumbuh, khususnya menjelang tutup tahun.” Tingkat hunian rata-rata hotel di kawasan The Nusa Dua pada bulan November 2022 mencapai 64,42%, merupakan pertumbuhan sebesar kurang lebih 95% dari tingkat hunian rata-rata November 2021 sebesar 33,13%. Kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebesar 47.079 orang pada November 2022, tumbuh 767% dari 5.427 orang pada November 2021.Ari menambahkan bahwa tingkat hunian kawasan The Nusa Dua terus berkisar antara 60%-65% selama enam bulan berturut-turut. Hal ini didorong oleh frekuensi kunjungan wisatawan saat musim libur dan kemudian oleh penyelenggaraan sejumlah event nasional dan internasional serta kegiatan kepariwisataan lainnya, termasuk sejumlah event dalam rangka KTT G20 mulai Juli sampai dengan November 2022."Presidensi G20 oleh Indonesia telah menjadi momentum bagi kebangkitan pariwisata kita, khususnya Bali sebagai barometer pariwisata nasional. Rangkaian penyelenggaran pra dan side event KTT G20 yang sukses di Bali telah meningkatkan pergerakan wisatawan dan juga tingkat hunian hotel di hampir seluruh daerah wisata utama di Bali, tidak terkecuali di The Nusa Dua. Kami berharap dapat menjaga momentum pertumbuhan ini memasuki periode peak season.”Berbekal tingkat okupansi yang terus bertumbuh ini, ITDC siap menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, yang diperkirakan akan berimbas pada kenaikan tingkat hunian hotel. Sejumlah hotel telah siap untuk menawarkan promosi menarik untuk moment Natal dan Tahun Baru.“Moment Natal dan Tahun Baru adalah moment untuk masyarakat kembali berlibur dan melakukan perjalanan wisata. Kami siap menyambut kedatangan wisatawan di The Nusa Dua dengan mempersiapkan berbagai promo menarik berkolaborasi bersama tenant dan juga meningkatkan layanan fasilitas lainnya. Kami optimis The Nusa Dua dapat menutup akhir tahun 2022 dengan tingkat okupansi yang lebih tinggi dari bulan-bulan sebelumnya dan terus menjaga momentum pemulihan pariwisata pasca Covid-19,” tutup Ari.
Read MoreThe Mandalika, 16 Desember 2022 – Penyelenggaraan balap motor World Superbike (WSBK) Indonesian Round 2022 pada 11-13 November lalu di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah menjadi salah satu event yang memberikan dampak positif bagi masyarakat NTB. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Mandalika, mengungkapkan bahwa dampak positif tersebut terlihat antara lain dari jumlah penyerapan tenaga kerja, pelibatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), peningkatan okupansi rata-rata hotel di kawasan dan sekitarnya, serta omzet sejumlah pelaku wisata. Tercatat WSBK 2022 di The Mandalika telah menyerap sebanyak 1.557 orang tenaga kerja yang bertugas sebagai marshall, crowd control, waste management, security, cleaning service, hospitality, ticketing dan lainnya. Sementara sebanyak 445 pelaku UMKM yang berasal dari berbagai wilayah di NTB telah berpartisipasi dalam side event Lombok Sumbawa Fair dan Nusantara Festival. WSBK juga melibatkan talenta-talenta terbaik NTB menjadi pendukung dan pengisi acara side event dan pembukaan race yang menampilkan kekayaan budaya NTB.Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, “WSBK 2022 di The Mandalika menjadi contoh bagaimana sebuah atraksi atau konten pariwisata dapat memberikan dampak positif atau multiplier effect bagi masyarakat sekitar maupun pelaku usaha, yang antara lain ditunjukkan melalui tingginya jumlah tenaga kerja yang terserap serta peningkatan omzet penjualan para pelaku wisata dan UMKM selama WSBK. Dengan keterlibatan langsung ribuan masyarakat NTB,kami juga melihat bahwa event WSBK telah mampu mendorong peningkatan kapasitas masyarakat NTB dalam menyambut dan menyelenggarakan sebuah event internasional sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dan benefit lainnya dari penyelenggaraan event.”Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) NTB Ni Ketut Wolini mengungkapkan, “Menjelang dan selama WSBK 2022 okupansi hotel/penginapan di Lombok Tengah, termasuk kawasan The Mandalika, mencapai rata-rata 60%, hampir dua kali dari rata-rata 35% occupancy pada hari biasa. Peningkatan occupancy hotel/penginapanjuga dirasakan di wilayah Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara dan Kota Mataram.”Sementara Muliadi dari Perhimpunan Asosiasi Travel Mandalika menyampaikan, “Kami sebagai pelaku pariwisata di bidang jasa penyewaan transportasi juga melihat dampak positif dari penyelenggaraan WSBK kemarin. Pendapatan menjelang dan selama event WSBK 2022 mencapai Rp150-200 juta, merupakan jumlah yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan pendapatan pada hari-hari biasa atau sebelum event WSBK 2022 sebesar Rp 60-70 juta per bulan.” Sesuai provisional calendar yang telah dikeluarkan oleh Dorna Sports, Pertamina Mandalika Circuit pada 2023 akan menggelar World Superbike (SBK) Indonesian Round pada 3-5 Maret 2023 dan MotoGP pada 13-15 Oktober 2023. “WSBK dan MotoGP akan menjadi dua event terbesar yang akan kembali diselenggarakan di The Mandalika tahun depan. Melalui kedua event ini dan juga event lain yang kami harapkan akan semakin banyak digelar di kawasan The Mandalika, kami optimis akan melihat keberlanjutan multiplier effect yang tercipta bagi masyarakat sekitar kawasan dan masyarakat NTB umumnya,” tutup Troy.
Read MoreThe Nusa Dua, 9 Desember 2022 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua gandeng Bunda Morula Nusa Dua, salah satu tenant CREA The Nusa Dua, menggelar Fertility Yoga di Pulau Nusa Dharma, Kawasan The Nusa Dua setiap hari Minggu yang dimulai pada 11 Desember 2022 ini. Fertility Yoga Dharma digelar sebagai salah satu bentuk upaya ITDC bersama tenant di kawasan dalam mewujudkan The Nusa Dua sebagai wellness tourism destination.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan,”ITDC selalu berupaya untuk terus mengoptimalkan kawasan The Nusa Dua agar dapat memberikan pelayanan yang semakin baik salah satunya melalui atraksi atau kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung dan wisatawan. Kali ini upaya kami disambut baik oleh tenant baru kami yaitu Bunda Morula Nusa Dua, dengan menggelar Fertility Yoga di Pulau Nusa Dharma. Kami berharap yoga ini dapat menjadi alternatif wellness activity bagi pengunjung kawasan serta wisatawan yang menginap di hotel kawasan The Nusa Dua serta sekaligus memperkenalkan Pulau Nusa Dharma sebagai Yoga and Meditation Island.”Bunda Morula Nusa Dua adalah klinik fertilitas Morula IVF yang mulai beroperasi di The Nusa Dua pada November 2022, sebagai fasilitas penunjang wisata medis atau wellness tourism. Hadirnya Bunda Morula Nusa Dua akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Bali, serta wisatawan domestik maupun mancanegara mendapatkan fasilitas fertilitas dan kesehatan kebugaran di tengah menikmati perjalanan wisata di Bali.Direktur Bunda Morula Nusa Dua dr. Anggun Ayu Ning Tyas menambahkan, ”Bunda Morula Nusa Dua sebagai salah satu destinasi wisata Medical and Fertility Wellness Center bertaraf internasional berupaya untuk mengedukasi dan membantu para wanita terkait kesuburan, salah satunya melalui Fertility Yoga ini. Bersama ITDC, kami optimis akan mampu mewujudkan The Nusa Dua sebagai wellness tourism destination melalui tambahan fasilitas yang telah tersedia di kawasan terintegrasi ini.”Fertility Yoga adalah gerakan-gerakan yoga dengan pose tertentu yang diyakini dapat membantu meningkatkan peluang hamil dan meningkatkan kesuburan. “Rutin melakukan pose Fertility Yoga ditambah dengan menerapkan pola hidup sehat, dapat membantu mengendalikan stress, efektif menyeimbangkan kembali hormon di tubuh wanita, bahkan dapat menghilangkan racun dalam organ reproduksi sehingga berdampak positif bagi kesehatan kesuburan. Yoga ini tidak hanya diperuntukkan bagi wanita yang ingin memiliki momongan saja, yoga ini juga dapat dilakukan oleh pria dan wanita yang ingin meningkatkan stamina tubuh dan wellness,” ucap dr. Anggun .Pulau Nusa Dharma sendiri merupakan satu dari dua outdoor space yang dimiliki oleh kawasan The Nusa Dua. Pulau ini memiliki luas kurang lebih 3 Ha, yang dikembangkan sebagai Pulau Yoga dan Meditasi sebagai komitmen untuk memajukan wellness tourism atau wisata minat khusus yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan.“Fertility Yoga Nusa Dharma akan berlangsung mulai pukul 06.30 – 07.30 WITA dan akan direncanakan dilaksanakan rutin setiap hari Minggu dan tidak dikenakan biaya, jadi kami mengundang pengunjung maupun wisatawan yang ingin mengikuti kegiatan ini untuk dapat menikmati bersama sensasi aktivitas yoga di pulau yang indah ini,” tutup Ngurah Ardita.
Read MoreThe Nusa Dua, 07 Desember 2022 – Kawasan The Nusa Dua yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan di Indonesia kembali dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan event Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) bertaraf internasional yaitu 15th Bali Democracy Forum (15TH BDF) pada tanggal 8 Desember 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), The Nusa Dua.Mengusung tema “Democracy in a Changing World, Leadership and Solidarity”, forum ini mengangkat masalah kepemimpinan dan solidaritas yang tahun ini dihadiri oleh kurang lebih 112 negara serta Organisasi Internasional 5 negara. Bali Democracy Forum adalah forum kerjasama tahunan negara-negara demokrasi di Asia Pasifik yang diadakan setiap bulan Desember di Bali, tepatnya kawasan The Nusa Dua. Forum ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas demokrasi dan institusi demokrasi melalui diskusi antar negara dimana tiap negara yang diwakili oleh masing-masing Menteri Luar Negeri.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi kepercayaan pemerintah dengan dipilihnya kembali kawasan The Nusa Dua sebagai lokasi penyelenggaraan BDF, yang tahun ini merupakan forum BDF ke-15 yang diselenggarakan di kawasan ini. Kami pastikan The Nusa Dua siap menyambut kembali seluruh event-event MICE, karena selain dengan kelengkapan fasilitas yang dimiliki The Nusa Duameliputi fasilitas MICE yang mampu menampung lebih dari 20.000 delegasi serta kelengkapan akomodasi lebih dari 5.000 kamar hotel, kawasan The Nusa Dua juga dilengkapi dengan Command Center sebagai posko pengamanan terintegrasi kawasan.”Selama tahun 2022, The Nusa Dua telah sukses menjadi tuan rumah event bertaraf internasional, diantaranya 7th GPDRR, Vespa World Day 2022, Coronation Night’s Miss Grand International 2022, BBTF 2022, World Tourism Day 2022, Pasar Nusa Dua, 5th World Conference on Constitutional Justise (WCCJ), Bali International Fashion Week 2022, Road to Give 2022, event music UNIVLOX dan Road to Now Playing Festival 2023, B20 dan O20, Indonesia Esports Summit serta rangkaian side event Presidensi G20.Selain kelengkapan fasilitas MICE, The Nusa Dua juga menyediakan berbagai fasilitas dan atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang menginap di The Nusa Dua, seperti shopping center, Museum Pasifika, theater (Devdan Show), golf course, dan tempat wisata Water Blow. Selain itu kawasan juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan bertaraf internasional serta medical and fertility wellness. Kawasan The Nusa Dua juga menyediakan mobil listrik sebagai wahana kendaraan ramah lingkungan dalam kawasan.“Kami ucapkan selamat datang dan selamat berkonferensi bagi seluruh peserta forum 15th BDF di kawasan kami yang sudah sangat siap dengan segala fasilitas serta pengamanan terintegrasi untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para peserta selama mengikuti forum ini. Kami berharap forum ini menjadi kegiatan penutup tahun yang akan membawa pengaruh positif bagi negara-negara di dunia dalam menjalankan demokrasi di tengah tantangan yang ada.”
Read MoreThe Nusa Dua, 06 Desember 2022 – Setelah sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan rangkaian pra-event dan side event KTT G20 serta akomodasi delegasi KTT G20, Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Bali yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan konferensi internasional tingkat menteri. The Nusa Dua dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan pertemuan keempat tingkat Menteri Archipelagic and Island States (AIS) Forum pada tanggal 5-6 Desember 2022 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua Bali.AIS Forum merupakan platform kerja sama konkret yang dibentuk untuk mewadahi 47 negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia untuk bersama-sama mengatasi tantangan dan permasalahan yang dihadapi, khususnya pada sektor pembangunan kelautan. Mengangkat tema memperkuat kolaborasi anggota AIS Forum untuk lautan yang sehat dan lestari, forum ini dihadiri oleh 21 negara, 5 menteri, 60 delegasi dan 2 organisasi internasional. Tujuan AIS Forum adalah untuk pemulihan pasca pandemi berbasis ekonomi biru, pengembangan berkelanjutan dan kesehatan laut, serta terciptanya solidaritas antarnegara kepulauan. Dalam forum ini semua negara kepulauan memiliki wadah terbuka dan inovatif untuk berkolaborasi mengembangkan laut sehat yang berkelanjutan.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “ITDC selaku pengelola kawasan The Nusa Dua menyambut baik penyelenggaraan Forum AIS yang berlangsung di salah satu tenant kami yang sudah sangat memadai untuk penyelenggaraan event internasional. Hal itu karena kelengkapan fasilitas serta SOP penyelenggaraan event yang sudah sangat siap dan terbukti telah sukses diterapkan selama ini.”BICC sebagai venue penyelenggaraan Forum AIS 2022, merupakan salah satu venue Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) terbesar dan terlengkap di Bali, yang menyediakan antara lain dua hall utama dengan kapasitas masing-masing 2.500 dan 1.500 peserta, area pameran seluas 2.700m2, auditorium dengan kapasitas 500 kursi dan built-in stage, serta hampir 26 ruang rapat. BICC juga terkoneksi dengan The Westin Resort Nusa Dua Bali yang menyediakan 433 kamar.“Selain BICC, Museum Pasifika juga menjadi lokasi gala dinner bagi delegasi AIS Forum pada Senin (5/12). Dalam kesempatan ini, kami sekaligus memperkenalkan kepada delegasi fasilitas museum seni yang kami miliki di kawasan The Nusa Dua, yang menyajikan kebudayaan Asia dan Pasifik serta berbagai macam artefak budaya,” ucap Ngurah Ardita. Museum Pasifika yang didirikan pada tahun 2006 ini banyak menyimpan barang-barang yang berhubungan dengan seni dimana terdapat lebih dari 600 lukisan karya 200 seniman dari 25 negara yang dipamerkan dalam galeri-galeri dengan berbagai kategori. Museum Pasifika pada Oktober 2022 lalu juga menjadi lokasi 1st Bali International Fashion Week (BIFW) 2022.“Pemilihan kawasan The Nusa Dua sebagai lokasi penyelenggaraan forum bergengsi ini kami yakini menjadi bukti bahwa kawasan kami telah dipercaya sukses menyelenggaraan event-event penting dan besar. Kami pastikan akan terus meningkatkan pelayanan serta mempersiapkan kawasan menjadi lebih baik dan berharap dengan meningkatnya kegiatan kepariwisataan dan okupansi kawasan The Nusa Dua, akan memberikan dampak positif juga terhadap kebangkitan pariwisata Bali”, tutup Ardita.
Read MoreThe Mandalika, 6 Desember 2022 – 49 Kepala Keluarga (KK) dari 120 KK warga relokasi telah menempati permanent resettlement/hunian tetap di Dusun Ngolang, Desa Kuta, Lombok Tengah. Hunian tetap ini diperuntukkan bagi masyarakat sebanyak 120 KK yang sebelumnya tinggal dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika namun tidak memiliki hak kepemilikan atas tanah. KEK Mandalika adalah kawasan pariwisata yang ditetapkan Pemerintah sebagai Project Strategis Nasional dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas, yang dikembangkan dan dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola kawasan pariwisata di Indonesia.Permanent Resettlement ini merupakan komitmen ITDC bersama Pemerintah Pusat yang dikoordinatori oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P), Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Bupati, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim), Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, dan Dinas PUPR) untuk penghidupan yang lebih layak bagi masyarakat. Proses perpindahan warga dilakukan secara bertahap, dimulai Jumat 2 Desember 2022. Hingga Senin 5 Desember 2022 sebanyak 49 KK telah pindah mandiri dan menempati rumah-rumah yang disediakan di Dusun Ngolang. General Manager Bram Subiandoro mengatakan, “Penyiapan Hunian Tetap bagi 120 KK di Dusun Ngolang ini merupakan bukti bahwa ITDC selalu mengedepankan pendekatan humanis dan memperhatikan kepentingan masyarakat dalam pengembangan The Mandalika. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang selama ini sudah sangat kooperatif dan berkenan untuk menempati hunian baru ini. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan dukungan Pemerintah Pusat, Pemkab. Lombok Tengah, Kementerian/Lembaga yang telah mendukung penyiapan hunian tetap dengan fasilitas yang lengkap ini.”Dalam penyiapan hunian tetap ini, ITDC bersama sejumlah pihak telah memberikan dukungan antara lain, Kemen. PUPR melalui BP2P dengan pelaksana lapangan Dinas Perkim Lombok Tengah memberikan bantuan pembangunan 120 unit rumah, sementara Pemkab. Lombok Tengah membantu menyiapkan tanah seluas 2 ha untuk pembangunan rumah. Pemkab. Lombok Tengah berkerjasama dengan ITDC juga membangun mushola dan memfasilitasi proses kepindahan warga.Sementara ITDC memberikan bantuan permanent water supply berupa sumur bor beserta Elevated Water Tank (EWT) dan temporary water supply dengan tangki air dan suplai air melalui truk dan peningkatan jalan akses menuju permanent resettlement sepanjang 2,5 km yang saat ini sedang dalam tahap pekerjaan konstruksi Rigid.Selain itu, ITDC juga berkolaborasi menyiapkan program peningkatan capacity building untuk warga HPL 94 yang berpindah dan masyarakat Desa Penyangga The Mandalika yang terbagi menjadi beberapa program kolaborasi antara ITDC dan Universitas Mataram yaitu produksi snack untuk kelompok wanita, pelatihan homestay oleh Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Pelatihan Pensaosan (pencampuran) Rokok, dan Pelatihan Desain Produk Turunan Kain Tenun / Songket oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah. Dukungan penyediaan infrastruktur (permanent water supply, temporary water supply, dan jalan akses) dijalankan sebagai bagian dari program Mandalika Urban Tourism and Infrastructure Project (MUTIP). MUTIP adalah program yang dibiayai sepenuhnya oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan merupakan pembiayaan pertama secara standalone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata. Sebagai informasi, sebelum menempati hunian tetap ini, 120 KK tersebut ditempatkan di hunian sementara seluas 2,5 ha di HPL 94 yang disediakan oleh ITDC bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Di hunian sementara, masing-masing KK telah menempati kavling seluas lebih kurang 100 m2 dengan fasilitas yang tersedia di lahan tersebut berupa infrastruktur dasar seperti sumur, jalan akses, listrik, PJU, toilet, tempat sampah, drainase, sanitasi, kandang komunal dan kelengkapan fasilitas umum lainnya seperti mushola dan posyandu di lokasi hunian sementara.“Kami berharap dengan kepindahan warga ke hunian tetap ini, masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan tenang. Dengan pelatihan yang kami berikan, kami juga berharap kesejahteraan masyarakat terus berkembang dan dapat hidup lebih baik lagi,” tutup Bram.
Read MoreThe Nusa Dua, 3 Desember 2022 – Kawasan Pariwsata The Nusa Dua yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional. Kali ini The Nusa Dua menjadi tuan rumah Indonesia Esports Summit dan IESF 14th World Esport Championship yang diselenggarakan di Hotel Merusaka Nusa Dua, 2-11 Desember 2022, diikuti kurang lebih 500 atlet dan ratusan delegasi dari 105 negara. Direktur Utama ITDC Ari Respati mengatakan, “Melalui Indonesia Esports Summit dan IESF 14th World Esport Championship, kami menunjukkan kembali kesiapan dan kemampuan kawasan yang kami kelola menjadi host atau tuan rumah penyelenggaraan event internasional, kali ini sebuah kejuaraan internasional di sektor digital. Melalui peran sebagai tuan rumah ini, kami juga menunjukkan dukungan terhadap pertumbuhan dan perkembangan sektor digital di Indonesia dan meyakini bahwa sektor digital akan menjadi stimulus baru yang akan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.”Indonesia Esports Summit dan IESF 14th World Esport Championship resmi dibuka Jumat (2/12) malam oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali, Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia Bambang Sunarwibowo, dan Presiden Federasi Esport International (IESF) Vlad Marinescu. Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia, Bambang Sunarwibowo mengatakan “Melalui Indonesia Esports Summit, kami akan menyuguhkan pertandingan esports kelas dunia lewat IESF 14th World Esports Championships 2022, sajian entertainment kontemporer dan tradisional, ekshibisi industri kreatif dan teknologi terdepan, hingga beragam diskusi menarik yang akan mengangkat isu-isu hangat di dunia esports dan ekositemnya. PB ESI juga ingin menegaskan kembali ke masyarakat luas, terutama kalangan pelaku ekonomi kreatif, tentang besarnya potensi esports dalam memulihkan dan membangkitkan kembali industri kreatif dan pariwisata yang sempat terkendala akibat pandemi.”The Nusa Dua sendiri telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan berbagai event internasional sepanjang 2022, diantaranya rangkaian konferensi internasional pra-KTT G20, Bali International Fashion Week, Vespa World Days, kegiatan side events KTT G20, Road To Now Playing Festival yang menghadirkan band dunia Weezer, serta Archipelagic and Island States (AIS) Forum dan Bali Democracy Forum pada Desember ini. “Rangkaian event tersebut menunjukkan kemampuan kawasan The Nusa Dua menjamu beragam event internasional, tidak terbatas pada event MICE, tapi juga event musik, fashion, sport, dan jenis event lainnya. Hal ini didukung oleh kelengkapan infrastruktur dan fasilitas kawasan, serta SOP yang telah terbukti siap dan sukses dalam menggelar berbagai jenis event berskala besar baik nasional maupun internasional,” ungkap Ari.Saat ini The Nusa Dua memiliki 19 hotel atau setara dengan 4.800 kamar yang beroperasi di masa pandemi serta fasilitas Meeting, Incentive, Conference, Exhibition (MICE) yang mampu menampung lebih dari 20.000 delegasi. Melengkapi fasilitas akomodasi dan MICE ini, di The Nusa Dua juga terdapat atraksi seperti pusat perbelanjaan Bali Collection, Museum Pasifika serta Bali Nusa Dua Theater. Fasilitas lain yang juga tersedia adalah rumah sakit internasional, international medical and fertility wellness center serta lapangan golf 18 holes. The Nusa Dua juga memiliki kawasan outdoor space seluas 5 hektar dengan lokasi langsung menghadap Samudera Hindia, yang tahun ini telah digunakan untuk menyelenggarakan event Vespa World Days, Univlox, dan Road To Now Playing Festival.“Penyelenggaraan berbagai event skala nasional dan internasional di Indonesia pada 2022 ini menjadi salah satu indikator kebangkitan pariwisata nasional pasca pandemi Covid-19. ITDC, dengan kawasan-kawasan yang dikelolanya yaitu The Nusa Dua Bali, The Mandalika - Lombok NTB, dan yang akan datang The Tana Mori - Labuan Bajo NTT, siap merespon kepercayaan berbagai pihak untuk bermitra dan bekerjasama dalam menyelenggarakan berbagai event nasional dan internasional di Indonesia. Kami siap berkolaborasi untuk mendukung kebangkitan pariwisata Indonesia,” tutup Ari.
Read MoreThe Nusa Dua, 1 Desember 2022 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), selaku BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, terus berupaya mendukung kebangkitan sektor pariwisata melalui optimalisasi destinasi pariwisata yang dikelolanya.Dukungan ini dituangkan dalam penandatangan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh ITDC dengan PT Angkasa Pura Hotel (APH) dan dengan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) terkait Pengelolaan Ruang dan Aktivasi Kegiatan Budaya di Kawasan Pariwisata The Nusa Dua. Melalui kerjasama ini APH akan memanfaatkan Blok RA di kawasan pariwisata The Nusa Dua sebagai pusat layanan Premium City Check-In dan Baggage Handling, sementara kerjasama ITDC dengan TWC akan mencakup perencanaan dan penyelenggaran event atraksi seni dan budaya serta spiritual wellness di kawasan.Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan hari ini oleh Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti, Direktur Operasi APH Imron Qodari dan Direktur Pemasaran, Pelayanan dan Pengembangan Usaha TWC Hetty Herawati, di Kantor ITDC The Nusa Dua.Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti mengatakan, “Kerjasama ini merupakan respon terhadap kebangkitan sektor pariwisata Bali yang salah satunya ditunjukkan dengan peningkatan gairah wisata di kalangan masyarakat akhir-akhir ini. Melalui kerjasama ini, kami harapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali sebagai upaya untuk mendukung pemulihan pariwisata nasional. Kami mengapresiasi dukungan APH untuk menambah fasilitas dan layanan yang dapat dimanfaatkan oleh para wisatawan di kawasan kami, serta komitmen TWC untuk meng-create tambahan atraksi wisata yang mengkolaborasikan pertunjukan seni dan budaya modern dengan kearifan lokal Bali yang akan menjadi icon khas di kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali tepatnya di Pulau Peninsula dan Pulau Nusa Dharma.”Komisaris Utama PT Angkasa Pura Hotel yang juga Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasar Pura I Devi Suradji mengungkapkan, “Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan ITDC ini adalah langkah awal kami untuk membangun seamsless destination dimana tidak hanya mengangkat destinasi pariwisata tetapi juga customer experience yang memberikan kenyamanan kepada wisatawan. Kami harap project yang kita mulai di kawasan The Nusa Dua ini dapat diterapkan di destinasi pariwisata lainnya.”Direktur Pemasaran, Pelayanan dan Pengembangan Usaha TWC Hetty Herawati mengatakan “TWC sebagai performance creator akan mengangkat local wisdom dari masing-masing destinasi pariwisata yang menggunakan talent lokal sebagai program yang sustainable tidak hanya one time event. Tidak hanya dari sisi performance tarian tetapi kami juga akan mengangkat dari sisi kuliner dan yang lainnya yang dapat menambah value untuk destinasi pariwisata.”“Kami optimistis dukungan dari APH dan TWC ini akan semakin melengkapi fasilitas, layanan, dan atraksi di kawasan The Nusa Dua sebagai Quality and Sustainable Tourism Destination, yang akan berdampak positif dalam menciptakan lapangan kerja yang berhubungan dengan kepariwisataan, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar kawasan The Nusa Dua khususnya dan masyarakat Bali umumnya,” tutup Ema.
Read MoreThe Nusa Dua, 30 November 2022 - ‘Road To Now Playing Festival 2023’ sukses digelar di The Nusa Dua, Bali, Selasa, 29 November 2022 kemarin. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), selaku BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, dan promotor musik Nada Promotama merasa puas dengan penyelenggaraan event musik yang menghadirkan antara lain Band Weezer, Noah, Fourtwnty, The Adams, The Hydrant dan DJ Candyflip.Penyelenggaraan event berlangsung aman dan didukung cuaca yang bersahabat. Antusiasme masyarakat ditunjukkan oleh tingginya jumlah pengunjung yang datang, yaitu kurang lebih sebanyak 5.000 orang, walaupun event diselenggarakan di hari kerja. Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, “ITDC selaku pengelola kawasan The Nusa Dua sangat senang event musik internasional Road To Now Playing Festival 2023 di Pulau Peninsula telah berjalan lancar dan aman, didukung oleh cuaca yang bersahabat –meski kita tahu bahwa sekarang ini sedang musim penghujan. Jumlah pengunjung kurang lebih sebanyak 5.000 orang juga sesuai dengan harapan kami, mengingat event diselenggarakan pada hari kerja. Kami juga merasa puas dapat menyajikan sebuah pentas musik yang berkualitas bagi masyarakat Bali bahkan Indonesia.”‘Road To Now Playing Festival 2023’ merupakan festival musik pembuka dari event ‘Now Playing Festival’ yang dijadwalkan berlangsung pada 2023. ‘Road To Now Playing Festival’ diharapkan dapat meningkatkan awareness dan minat publik terhadap ‘Now Playing Festival 2023’, festival musik tahunan yang diadakan di Bandung sejak tahun 2019 yang dinobatkan sebagai festival musik terbesar di Bandung menyusul keberhasilannya dalam mengundang 14 musisi yang tampil di 2 panggung berbeda dengan 23.000 pengunjung.Direktur Nada Promotama Emil Mahyudi mengatakan, “Kami sangat senang event ‘Road To Now Playing Festival 2023’ telah sukses diselenggarakan di Pulau Peninsula The Nusa Dua Bali. Para artis yang tampil pun turut senang dapat menampilkan penampilan terbaiknya ditambah dengan antusiasme penonton yang luar biasa. Kami berharap respon masyarakat yang baik terhadap event ini akan berlanjut pada festival ‘Now Playing Festival’ di Bandung pada awal 2023 mendatang.”‘Road To Now Playing Festival 2023’ kemarin dimulai pukul 14:00 WITA, dibuka oleh penampilan Candyflip, yang kemudian dilanjutkan oleh penampilan-penampilan The Hydrant, The Adams, Fourtwnty, Noah dan Weezer sebagai penampil puncak. Kolaborasi menarik antara Weezer dan The Adams yang menampilkan lagu ‘Anak Sekolah’ milik penyanyi papan atas Indonesia Chrisye, menjadi suatu kejutan menyenangkan bagi para pengunjung.“Dua event musik besar sudah kami sajikan pada tahun 2022 ini. Univlox yang diselenggarakan pada Agustus lalu dan Road To Now Playing Festival kemarin. Kami bersemangat menyambut lebih banyak event serupa dapat diselenggarakan di kawasan kami, mengingat kawasan kami ini memiliki fasilitas lengkap serta SOP yang telah terbukti siap dan sukses dalam menggelar berbagai jenis event berskala besar baik nasional maupun internasional, tidak terkecuali festival musik dan pagelaran seni lainnya,” imbuh Troy.The Nusa Dua sendiri saat ini memiliki 19 hotel atau setara dengan 4.800 kamar yang beroperasi di masa pandemi serta fasilitas MICE yang mampu menampung lebih dari 20.000 delegasi. Melengkapi fasilitas akomodasi dan MICE ini, di The Nusa Dua juga terdapat atraksi seperti pusat perbelanjaan Bali Collection, Museum Pasifika serta Bali Nusa Dua Theater. Fasilitas lain yang juga tersedia adalah rumah sakit internasional, international medical and fertility wellness center serta lapangan golf 18 holes. Sementara, Pulau Peninsula merupakan kawasan outdoor space seluas 5 hektar dengan lokasi langsung menghadap Samudera Hindia. Kawasan yang dilengkapi dengan fasilitas open stage, helipad standard Chinook, stage Kecak untuk menampung 600 orang, serta wisata alam Water Blow ini bisa digunakan untuk berbagai kegiatan (MICE), termasuk event atau pagelaran musik, wedding party, employee gathering, dan gala dinner. “Kami berkomitmen mendukung semua aktivitas yang mendorong bergeraknya ekosistem bisnis ekonomi kreatif yang berkorelasi langsung dengan penguatan konten-konten kreatif di Kawasan Pariwisata yang dikembangkan dan dikelola oleh ITDC yaitu The Nusa Dua, The Mandalika dan menyusul kedepannya Tana Mori Labuan Bajo,” tutup Troy.
Read MoreThe Mandalika, 29 November 2022 – Setelah sukses menggelar World Superbike (WSBK) Indonesian Round 11-13 November lalu di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika, bersama Mandalika Grand Prix of Association (MGPA) dan PT ITDC Nusantara Xplorin (Xplorin) sebagai bagian dari ITDC Group, kembali membuka kegiatan Mandalika Track Walk (MTW) mulai 1 Desember 2022.MTW merupakan salah satu produk dari umbrella brand Mandalika Xperiences yang dikembangkan oleh MGPA dan Xplorin, yang memberikan layanan bagi masyarakat luas untuk berkunjung dan melakukan berbagai aktivitas olah raga seperti berjalan kaki/joging, berlari dan bersepeda di Pertamina Mandalika International Circuit. General Manager The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, “Setelah Mandalika Track Walk kami tutup sementara dalam rangka persiapan dan gelaran WSBK Indonesian Round 2022, mulai 1 Desember 2022 kegiatan ini kami buka kembali. Kami mengundang seluruh masyarakat, baik warga lokal maupun masyarakat dari luar NTB, untuk memiliki experience mengunjungi dan berkegiatan serta menikmati atmosfir Pertamina Mandalika Circuit melalui Mandalika Track Walk.”MTW dibuka setiap hari Senin-Minggu mulai pukul. 06-30-09.00 WITA, dengan penambahan waktu sore hari pukul 16.30-18.00 WITA pada hari Sabtu dan Minggu. Untuk dapat mengikuti aktivitas ini, pengunjung dapat mendaftar dan melakukan pembayaran tiket secara online melalui aplikasi Xplorin yang dapat diunduh melalui Playstore maupun Apple Store.Untuk harga tiket pada hari Senin-Jumat sebesar Rp. 150.000/orang untuk Warga Negara Indonesia (WNI) dan Rp. 250.000/orang untuk Warga Negara Asing (WNA). Sementara untuk hari Sabtu dan Minggu, harga tiket sebesar Rp. 200.000/orang untuk WNI dan Rp. 300.000/orang untuk WNA.Direktur Utama Xplorin Gemma Pratama mengungkapkan, “ITDC Group membuka kembali program MTW karena minat masyarakat yang cukup besar untuk melihat lebih dekat Pertamina Mandalika International Circuit sambil melalukan berbagai aktivitas olahraga yang seru bersama seperti keluarga, teman, maupun komunitas.”Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Xplorin kepada 250 pengunjung MTW sampai bulan Agustus lalu, diperoleh data bahwa sebanyak 38% pengunjung berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB), 25% dari DKI Jakarta, 15% dari Jawa Barat dan 22% pengunjung berasal dari daerah lainnya di Indonesia dan luar negeri seperti Uni Eropa dan Inggris. 88% alasan pengunjung untuk melakukan kegiatan MTW dengan aktivitas berolahraga, 8% untuk membuat konten social media dan 4% kegiatan studi banding atau keperluan akademisi. Dari survey tersebut, 100% pengunjung menyatakan kemungkinan akan datang kembali.“Hasil survei tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk memiliki pengalaman menjajal Pertamina Mandalika Circuit dan kami optimis kegiatan ini dapat menarik banyak pengunjung ke Kawasan The Mandalika” ungkap Gema.“Dengan tingginya minat pengunjung ke Pertamina Mandalika Circuit, kami berharap semakin tinggi pula minat penyelenggara event memilih Kawasan The Mandalika dan khususnya Pertamina Mandalika Circuit sebagai venue kegiatan, baik kegiatan terkait sport tourism maupun kegiatan kepariwisataan lainnya. Dengan demikian kunjungan wisatawan ke kawasan The Mandalika dapat meningkat, dan tercipta multiplier effect bagi masyarakat di sekitar kawasan,” tutup Bram.
Read More