PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). As part of PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) or InJourney, in accordance with Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 72 of 2021 and Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 104 of 2021. InJourney is present as a holding ecosystem of State-Owned Enterprises in the aviation and tourism sectors in Indonesia, committed to bringing Indonesia's hospitality and cultural diversity to the world, encouraging the revival of the tourism sector, and orchestrating collaboration and integration in the tourism industry. InJourney Tourism Development Corporation is a company that focuses on the development and management of integrated tourism areas in Indonesia, for 50 years has successfully managed The Nusa Dua "Bali's Finest Family-Friendly Resort Haven", a famous tourism area in the south of the island of Bali. The area has become a popular vacation destination thanks to the presence of many luxury hotels within the area. The development of The Nusa Dua began in 1974 as the World Bank's first tourism project for Indonesia, and has now become a benchmark for future destinations. The Nusa Dua area is equipped with international-standard infrastructure, accommodation, and meeting facilities, making the area host to various official international events such as APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, and IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 and G20 Presidency in 2022. In addition to The Nusa Dua, InJourney Tourism Development Corporation is also entrusted with the development of The Mandalika area in Central Lombok, West Nusa Tenggara (NTB), which has an area of 1,175 hectares. The Mandalika "The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination" has been a Special Economic Zone (SEZ) since 2017 and has attracted an investment of USD 1.3 billion. Currently, The Mandalika is being created as a world-class tourism destination with various international facilities and attractions, including Pertamina Mandalika International Circuit, which hosts world motorcycle racing events such as WSBK, MotoGP and Asian Road Racing Championship (ARRC). Not only that, InJourney Tourism Development Corporation also received the third assignment from the Government to develop The Golo Mori "Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination" area in West Manggarai Regency, East Nusa Tenggara (NTT). Within this area is a world-class convention center, the Golo Mori Convention Center (GMCC), which offers stunning views overlooking Rinca Island. With international-standard Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) facilities, GMCC has become the venue for the 2023 ASEAN Summit. In addition, GMCC is also equipped with a Beach Club and Pier, making The Golo Mori a new tourism icon in the Labuan Bajo area and is being prepared to become a new Tourism Special Economic Zone in Indonesia. Company Profile ITDC: Download here
To conduct business in the tourism sector, as well as optimize the utilization of the Company's resources to produce high-quality and highly competitive goods and or services to gain/pursue profits to improve Company value by applying the principles of a Limited Liability Company, the Company carries out main business activities and other business activities.
Currently ITDC is in the process of financing program with the Asian Infrastructure Investment Bank ("AIIB") to develop a basic infrastructure facilities in the Mandalika tourism area on the island of Lombok ("Project"). The project covering an area of 1,250 Ha aims to create new job opportunities, improve the economy of the community, increase the country's foreign exchange, protect and preserve local culture, nature and the environment.Although this Project is focused on The Mandalika, it is expected that the impact of its development will also provide benefits in the wider region, support sustainable development, reduce poverty in Central Lombok Regency in particular and West Nusa Tenggara Province in general, and contribute to the Indonesian tourism competitiveness as a whole.
Grow your business with Indonesia Tourism Development Cooperation projects in developing new tourism area in Indonesia with high standarts.
e-Procurement for the means of procurement of goods / services, inter-unit procurement information, in accordance with the Guidelines for procurement of goods / services applicable at PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) which is done online application facilities.
ITDC's vision is to become a world class tourism destination developer that is offering world class tourism infrastructure, facilities, and attractions.
In conforming the information needs for people, ITDC provides wide access to search for information on our activities in Indonesia.
The Nusa Dua, 24 Juli 2026 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat transformasi The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia melalui peluncuran atraksi budaya terbaru, "Cipta Rwa Loka by Naluri Manca". Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi program Customer Experience (CX) 100 Danantara, yang fokus pada penciptaan pengalaman wisata (customer experience) bernilai tambah melalui penyajian atraksi budaya yang berkualitas, autentik, dan berkesan. Program ini akan resmi diluncurkan pada hari ini Jumat, 24 Juli 2026, di Taksu Art Stage, Peninsula Island, The Nusa Dua, dengan akses gratis (free entry) bagi seluruh pengunjung.Kehadiran atraksi budaya "Cipta Rwa Loka by Naluri Manca" diharapkan dapat memperkaya daya tarik The Nusa Dua melalui pengalaman wisata yang lebih autentik dan berkesan. ITDC menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan seni dan filosofi Bali dalam kemasan yang modern. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi ITDC untuk terus memperkaya pengalaman wisata melalui raga atraksi budaya yang melengkapi fasilitas dan layanan berstandar internasional, sekaligus memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang memadukan standar layanan internasional dengan kekayaan budaya lokal.General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan, pengembangan atraksi budaya merupakan salah satu strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung sekaligus memperpanjang lama tinggal (length of stay) wisatawan di kawasan. Sejalan dengan implementasi program CX 100 Danantara, ITDC terus menghadirkan inovasi layanan dan pengalaman baru yang memberikan nilai tambah bagi setiap pengunjung. “Kehadiran Cipta Rwa Loka menjadi bagian dari komitmen kami untuk memperkuat diferensiasi The Nusa Dua sebagai destinasi kelas dunia yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan fasilitas premium, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik, berkualitas, dan berkesan. Kami percaya bahwa pengalaman merupakan faktor utama dalam meningkatkan kepuasan pengunjung sekaligus mendorong loyalitas wisatawan," ungkap I Made Agus Dwiatmika.Cipta Rwa Loka merupakan karya terbaru dari Naluri Manca, komunitas seni dan budaya Bali yang berdiri sejak tahun 2020 dengan komitmen melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan budaya Nusantara melalui pertunjukan yang kreatif, inovatif, dan berkualitas. Kiprah Naluri Manca semakin mendapat pengakuan melalui berbagai prestasi, di antaranya menjadi salah satu peserta terbaik dalam Indonesia's Got Talent Season 1 pada tahun 2022, berpartisipasi dalam Organization of World Heritage Cities sejak tahun 2022, serta berhasil meraih Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2024 melalui pementasan kolosal multi-genre seni yang diselenggarakan di lokasi aslinya.Terinspirasi dari filosofi Rwa Bhineda, pertunjukan ini mengangkat makna keseimbangan antara dua unsur yang saling melengkapi dalam kehidupan. Melalui perpaduan koreografi, musik, tata cahaya, kostum artistik, serta teknologi visual dengan efek glow in the dark, Cipta Rwa Loka menghadirkan pengalaman pertunjukan yang memadukan nilai budaya, spiritualitas, dan inovasi kreatif dalam satu panggung yang spektakuler.Nama Cipta Rwa Loka sendiri merepresentasikan tiga makna utama, yakni Cipta sebagai kesadaran dan daya kreativitas manusia, Rwa sebagai simbol dualitas, serta Loka sebagai ruang kehidupan tempat seluruh dinamika tersebut berlangsung. Filosofi tersebut diterjemahkan dalam sebuah pertunjukan yang mengajak penonton merasakan harmoni antara tradisi dan modernitas.Sebagai bagian dari kolaborasi strategis antara ITDC dan Naluri Manca, pertunjukan Cipta Rwa Loka akan digelar secara rutin setiap hari Sabtu, pukul 19.00–20.00 WITA, di Taksu Art Stage, Peninsula Island, The Nusa Dua, dengan harga tiket sebesar Rp250.000 per orang yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Melalui penyelenggaraan rutin ini, ITDC menghadirkan atraksi budaya yang diharapkan dapat memperkaya pilihan aktivitas malam (night-time attraction) di kawasan The Nusa Dua, sekaligus memberikan pengalaman wisata yang lebih autentik dan bernilai tambah bagi wisatawan yang menginap maupun masyarakat umum.Program ini juga menjadi bagian dari strategi ITDC dalam memperkuat ekosistem pariwisata berbasis budaya melalui kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif lokal. Dengan menghadirkan ruang ekspresi bagi seniman Bali, ITDC tidak hanya meningkatkan kualitas pengalaman wisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, pelestarian budaya, serta penciptaan nilai bersama (shared value) bagi masyarakat sekitar destinasi.“Melalui aktivasi ini, ITDC optimistis The Nusa Dua akan semakin dikenal sebagai destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari akomodasi berkelas internasional, fasilitas MICE, rekreasi, kuliner, hingga atraksi seni budaya yang autentik. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadikan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan yang berdaya saing global sekaligus mendukung transformasi sektor pariwisata nasional melalui implementasi program CX 100 Danantara,” tutup I Made Agus Dwiatmika.
The Golo Mori, 23 Juli 2026 – Sebanyak 100 siswa-siswi dari dua sekolah dasar di Desa Golo Mori, desa penyangga kawasan The Golo Mori, mengikuti program Generasi Sehat Golo Mori yang diselenggarakan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Melalui program bertema "Menjaga Kesehatan, Menumbuhkan Harapan", ITDC memperkuat komitmen membangun destinasi pariwisata berkelanjutan melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.Bagi ITDC, pembangunan destinasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur dan penguatan daya saing pariwisata, tetapi juga melalui investasi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar kawasan. Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa anak-anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, memperoleh edukasi yang berkualitas, serta memiliki kesempatan berkembang secara optimal sebagai bagian dari masa depan destinasi.Kegiatan yang berlangsung di Golo Mori Convention Center (GMCC), menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan promotif, mulai dari senam bersama, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), skrining kesehatan dasar, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, hingga pembagian Healthy Kids Kit dan sertifikat partisipasi sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan mereka dalam kegiatan tersebut. Paket tersebut berisi perlengkapan kebersihan diri, camilan bergizi, tumbler, media mewarnai, serta Kartu Tantangan 30 Hari PHBS yang dirancang untuk mendorong anak-anak membangun kebiasaan hidup sehat bersama keluarga di rumah.Program ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Puskesmas Golo Mori, yang telah meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta didukung oleh RSU Siloam Labuan Bajo melalui kehadiran dokter yang memberikan edukasi kesehatan secara interaktif. Sinergi ini diharapkan tak hanya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga memperkuat kesadaran anak-anak dan keluarga tentang pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, menyebut, keberhasilan pembangunan destinasi tidak hanya diukur dari berkembangnya kawasan, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. "Melalui Generasi Sehat Golo Mori, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih sehat, lebih percaya diri, dan siap menyongsong masa depan," ujar Aji.Ia menambahkan, program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC tersebut juga mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan anak melalui pendekatan promotif dan preventif sejak usia dini, sejalan dengan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).Senada dengan Aji, Vice President Destination Management ITDC, Nurhadi Nugraha, menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan."Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan kita bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan memperoleh akses terhadap edukasi kesehatan yang berkualitas. Sinergi antara ITDC, Puskesmas Golo Mori, RSU Siloam Labuan Bajo, sekolah, dan orang tua merupakan fondasi penting dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat sejak dini. Kami berharap Generasi Sehat Golo Mori tidak berhenti sebagai kegiatan peringatan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak dan masyarakat di sekitar kawasan," tutur Nurhadi.Kepala UPTD Puskesmas Golo Mori, Rosmaladewi, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama ITDC dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi anak-anak di Desa Golo Mori. Menurutnya, edukasi dan deteksi dini merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang sehat sejak usia sekolah."Program seperti Generasi Sehat Golo Mori menjadi bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam meningkatkan kesadaran anak-anak dan orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi PHBS dan gizi seimbang, serta dukungan berbagai pihak, kami berharap anak-anak dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat secara konsisten sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan berkualitas," pungkas Rosmaladewi.Melalui Generasi Sehat Golo Mori, ITDC berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan untuk menghadirkan generasi yang lebih sehat, tangguh, dan siap menjadi bagian dari masa depan kawasan. Program ini sekaligus mempertegas komitmen ITDC dalam menciptakan shared value, di mana pengembangan destinasi berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kolaborasi bersama pemerintah, fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, dan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar kawasan The Golo Mori.
The Mandalika, 21 Juli 2026 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) resmi meluncurkan program diskon tiket sebesar 50 persen khusus bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat NTB sebagai tuan rumah sekaligus ajakan untuk memberikan dukungan langsung kepada pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, yang akan berlaga pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.Program yang diluncurkan pada Selasa (21/7) di Pertamina Mandalika International Circuit ini memberikan potongan harga sebesar 50 persen bagi pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) NTB untuk sejumlah kategori Grandstand. Tiket mulai dapat dibeli pada 21 Juli 2026 melalui platform resmi GOERS dan website www.themandalikagp.com. Melalui program ini, masyarakat NTB dapat menikmati harga khusus sebagai berikut:• Regular Grandstand (Zona E, G, H, dan I): Rp200.000 (harga normal Rp400.000);• Premium Grandstand (Zona B, C, J, dan K): Rp450.000 (harga normal Rp900.000); dan• Premium Grandstand Zona A: Rp875.000 (harga normal Rp1.750.000).Setiap pembelian tiket wajib menggunakan KTP NTB yang berlaku dan setiap KTP hanya dapat digunakan untuk satu kali transaksi pembelian.Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong tumbuhnya rasa memiliki masyarakat terhadap The Mandalika, termasuk Pertamina Mandalika International Circuit, sebagai aset strategis dan kebanggaan daerah. “Sejak awal saya selalu menekankan bahwa masyarakat NTB harus merasa memiliki kawasan The Mandalika. Ketika rasa memiliki itu tumbuh, masyarakat akan ikut mendukung, menjaga, dan memastikan kawasan ini terus berkembang sebagai kebanggaan daerah. Program tiket khusus ini merupakan bentuk apresiasi agar semakin banyak masyarakat dapat menjadi bagian dari kemeriahan Pertamina Grand Prix of Indonesia,” ujar Miq Iqbal.Ia juga mengapresiasi komitmen ITDC dan MGPA yang terus menghadirkan tradisi Betabeq dalam setiap penyelenggaraan event di The Mandalika sebagai upaya menjaga identitas budaya lokal di tengah ajang olahraga bertaraf internasional.Komisaris MGPA Sabolah, mengatakan, kehadiran masyarakat di tribun memiliki arti penting, tidak hanya bagi suksesnya penyelenggaraan event, tetapi juga bagi perkembangan motorsport nasional."Indonesia tidak lagi hanya dikenal sebagai penyelenggara ajang balap dunia, tetapi juga mulai melahirkan pembalap yang mampu bersaing di level internasional. Dukungan masyarakat NTB di tribun akan menjadi semangat tambahan bagi local heroes yang membawa nama Indonesia di hadapan publik dunia sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga motorsport," kata Sabolah.Vice Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Ananda Mikola menjelaskan, program tiket khusus ini merupakan bagian dari strategi penyelenggara untuk membangun keterlibatan masyarakat sekaligus menghadirkan atmosfer balapan yang semakin semarak. "Program ini bukan sekadar memberikan potongan harga. Kami ingin memastikan masyarakat NTB menjadi bagian dari atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Dukungan langsung dari tribun akan menjadi energi bagi Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki antusiasme yang luar biasa terhadap olahraga motorsport," ujar Ananda.Sementara itu, General Manager The Mandalika Pari Wijaya menegaskan, The Mandalika terus dipersiapkan untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh pengunjung. "Kami tidak hanya mempersiapkan lintasan, tetapi juga seluruh pengalaman pengunjung di kawasan The Mandalika. Mulai dari akses kawasan, fasilitas publik, area UMKM, kebersihan, hingga layanan hospitality terus kami optimalkan agar setiap pengunjung dapat menikmati event kelas dunia dengan aman, nyaman, dan berkesan. Kehadiran masyarakat NTB di tribun juga akan memperkuat atmosfer balapan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi daerah," jelas Pari.Peluncuran program tiket khusus ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, yang sebelumnya menghadirkan berbagai aktivitas engagement di Jakarta, Bali dan Yogyakarta bersama Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama. Berbagai aktivasi akan terus dilaksanakan hingga penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 9–11 Oktober 2026 untuk mengajak semakin banyak masyarakat menjadi bagian dari kemeriahan ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.Bagi masyarakat di luar NTB, penjualan tiket Presale 1 masih berlangsung dengan potongan harga hingga 30 persen untuk kategori Grandstand dan 20 persen untuk kategori VIP Hospitality. Informasi lengkap mengenai pembelian tiket dapat diakses melalui kanal resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia.• Regular Grandstand (Zona E, G, H, I): Rp280.000 (harga normal Rp400.000)• Premium Grandstand Zona A: Rp1.225.000 (harga normal Rp1.750.000)• Premium Grandstand Zona B, C, J, K: Rp630.000 (harga normal Rp900.000)• VIP Hospitality – Deluxe Class: Rp12.000.000• VIP Hospitality – Luxury Tent T1: Rp6.200.000
Yogyakarta, 19 Juli 2026 – Rangkaian Homecoming Tour Local Heroes Indonesia terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Setelah memulai perjalanan di Jakarta pada Jumat (17/7), Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama melanjutkan tur ke Bali pada Sabtu (18/7), sebelum akhirnya tiba di Yogyakarta pada Minggu (19/7) untuk bertemu langsung dengan para penggemar dalam kegiatan Meet & Greet di Monumen Serangan Umum 1 Maret.Perjalanan dimulai di Jakarta, ketika dua pembalap kebanggaan Indonesia tersebut menyapa para penggemar dalam rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Antusiasme masyarakat menjadi awal yang positif bagi kampanye The Rise of Local Heroes dan #IndonesiaMendunia Bersama Pertamina, yang mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada pebalap Indonesia menjelang balapan di Mandalika.Dari Jakarta, Mario dan Veda melanjutkan perjalanan ke Bali. Di Pulau Dewata, keduanya memanfaatkan waktu untuk beristirahat sekaligus menikmati berbagai destinasi wisata sebelum kembali menjalani rangkaian promosi. Mereka mengunjungi kawasan The Nusa Dua, menikmati kuliner khas Bali di Bebek Tepi Sawah, mengunjungi Museum Pasifika, Water Blow, toko souvenir lokal, hingga membuat lukisan sketsa wajah sebagai bagian dari pengalaman selama berada di Bali.Selepas dari Bali, Homecoming Tour berlanjut ke Yogyakarta, kota yang memiliki makna istimewa, khususnya bagi Veda. Berasal dari Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan tempat ia tumbuh sekaligus mengawali perjalanan menjadi pembalap profesional. Kepulangannya kali ini menjadi momen emosional untuk kembali bertemu masyarakat yang telah mengikuti perjalanan karirnya sejak awal.Bersama Mario, Veda menyapa masyarakat Yogyakarta melalui kegiatan Meet & Greet yang digelar di Monumen Serangan Umum 1 Maret. Mengusung semangat The Rise of Local Heroes dan #IndonesiaMendunia Bersama Pertamina, kegiatan ini menjadi ajakan bagi masyarakat untuk bertemu langsung, memberikan dukungan, sekaligus mengantarkan dua pembalap kebanggaan Indonesia menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.Antusiasme masyarakat Yogyakarta sepanjang kegiatan Meet & Greet menjadi wujud dukungan terhadap perjalanan Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama yang kini membawa nama Indonesia di ajang balap dunia. Sebagai penutup rangkaian kegiatan di Yogyakarta, Mario dan Veda berkesempatan bersilaturahmi ‘sowan’ dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, yang menyampaikan dukungan dan doa restunya bagi perjalanan kedua pembalap Indonesia tersebut.Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Sri Sultan menyampaikan dukungan serta doa restunya kepada Mario dan Veda agar terus menjaga semangat juang dalam mengharumkan nama Indonesia di panggung balap dunia. "Saya berharap Mario dan Veda sebagai generasi muda terus memiliki semangat dalam diri mereka. Saya memberikan dukungan dan doa restu. Mereka sudah memilih menjadi pembalap, maka harus memiliki motivasi untuk memenangkan setiap pertandingan. Mereka juga harus memiliki keyakinan dan kesadaran untuk terus membesarkan hati serta kemampuan dirinya sendiri," ujar Sri Sultan Hamengkubuwono X.Dukungan Sri Sultan menjadi penyemangat bagi perjalanan dua Local Heroes Indonesia menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, sekaligus memperkuat semangat bahwa prestasi anak bangsa merupakan kebanggaan bersama yang patut terus didukung.Bagi Veda, kepulangan ke kampung halaman menjadi momen yang sangat berkesan setelah menjalani musim balap di Eropa. "Selalu ada rasa bangga setiap kali kembali ke Yogyakarta, apalagi saya berasal dari Gunungkidul. Dukungan dari masyarakat di kampung halaman tentu menjadi motivasi yang sangat besar bagi saya. Saya berharap masyarakat Yogyakarta dapat hadir di Monumen Serangan Umum 1 Maret untuk bertemu langsung dengan kami, kemudian bersama-sama datang ke Mandalika dan memberikan dukungan kepada saya, Mas Mario, serta seluruh pembalap Indonesia yang akan berlaga di rumah sendiri," ujar Veda.Mario juga mengajak masyarakat Yogyakarta untuk hadir dan menjadi bagian dari perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026."Biasanya kami bertemu penggemar dari balik lintasan balap. Kali ini, saya dan Veda ingin bertemu lebih dekat dengan masyarakat di Yogyakarta. Mari datang ke Monumen Serangan Umum 1 Maret, kita ngobrol, foto bersama, berbagi cerita, dan merasakan semangat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Dukungan dari masyarakat akan menjadi energi besar bagi kami saat membawa Merah Putih bersaing di Mandalika. Sampai bertemu di Yogyakarta!" ujar Mario.Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, juga mengatakan bahwa antusiasme masyarakat sepanjang rangkaian Homecoming Tour Local Heroes Indonesia menjadi energi dan motivasi bagi Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama dalam menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Menurutnya, melalui semangat The Rise of Local Heroes dan #IndonesiaMendunia Bersama Pertamina, Pertamina, ITDC, dan MGPA ingin membangun kebanggaan masyarakat terhadap pembalap Indonesia sekaligus mengajak seluruh masyarakat memberikan dukungan nyata saat mereka berlaga di kandang sendiri."Antusiasme masyarakat di Jakarta, Bali, hingga Yogyakarta menunjukkan bahwa dukungan terhadap Mario dan Veda terus mengalir. Kami berharap semangat ini menjadi energi bagi keduanya saat berlaga di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Kini, perjalanan menuju Mandalika semakin dekat. Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk hadir di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober mendatang dan bersama-sama memberikan dukungan terbaik kepada para pembalap Indonesia yang akan membawa Merah Putih di panggung balap dunia," ujar Ahmad Fajar.Tiket Presale 1 Masih BerlangsungPenjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 saat ini masih berlangsung dalam periode Presale 1, dengan potongan harga hingga 30% untuk kategori Grandstand dan 20% untuk kategori VIP Hospitality. · Regular Grandstand (Zona E, G, H, I): Rp280.000 (harga normal Rp400.000)· Premium Grandstand Zona A: Rp1.225.000 (harga normal Rp1.750.000)· Premium Grandstand Zona B, C, J, K: Rp630.000 (harga normal Rp900.000)· VIP Hospitality – Deluxe Class: Rp12.000.000· VIP Hospitality – Luxury Tent T1: Rp6.200.000
The Nusa Dua, 18 Juli 2026 – Sebagai bagian dari komitmen dalam memberdayakan masyarakat sekitar kawasan sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan bagi Paguyuban Pedagang Pantai The Nusa Dua di Wantilan, The Nusa Dua, pada Jumat (17/7). Kegiatan ini diikuti oleh 63 peserta yang merupakan anggota paguyuban pedagang pantai di kawasan The Nusa Dua.Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC yang berfokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha lokal sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan destinasi pariwisata berkelas dunia. Melalui program ini, ITDC mendorong para pedagang untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan agar semakin profesional, memiliki pola pikir (mindset) bisnis yang adaptif, mampu berinovasi dalam mengembangkan usahanya, memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada wisatawan, serta meningkatkan daya saing, dan pendapatan usaha secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat peran pelaku usaha lokal sebagai bagian integral dari ekosistem pariwisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan The Nusa Dua.General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan, keberadaan masyarakat dan pelaku usaha lokal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem pariwisata di The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. "The Nusa Dua tidak hanya dibangun sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, tetapi juga sebagai kawasan yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Melalui pelatihan kewirausahaan ini, kami ingin mendorong para pedagang pantai agar semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan pasar, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu menghadirkan produk dan layanan yang berkualitas sehingga dapat mendukung pengalaman wisata yang lebih baik bagi para pengunjung," ujarnya.Sementara itu, salah satu peserta pelatihan dari Paguyuban Sekar Sari, Ni Wayan Adina Wati, mengapresiasi ITDC atas penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi para pedagang. “"Pelatihan ini memberikan banyak manfaat bagi kami, terutama dalam meningkatkan kemampuan melayani tamu dan menawarkan produk agar lebih menarik bagi pengunjung. Kami berharap ITDC dapat terus menghadirkan program pembinaan, motivasi, serta melakukan monitoring secara berkala ke lapangan, sehingga aspirasi dan kendala para pedagang dapat terus didengar. Terima kasih kepada ITDC atas kesempatan dan pendampingan yang telah diberikan untuk mendukung perkembangan usaha kami.,“ ungkapnya.Pelatihan menghadirkan beberapa materi penguatan karakter wirausaha, pengelolaan usaha, strategi pemasaran, pelayanan prima (service excellence), serta pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar pariwisata. Melalui pembekalan tersebut, para pedagang diharapkan mampu meningkatkan kualitas usaha, daya saing, dan nilai tambah produk maupun layanan yang diberikan kepada wisatawan.Program ini juga merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam mendorong pelaku UMKM dan pedagang pantai menjadi mitra strategis dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas di kawasan The Nusa Dua. Sejalan dengan semangat Customer Experience (CX100) Danantara, ITDC meyakini bahwa pengalaman terbaik wisatawan dibangun melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di kawasan, termasuk para pelaku usaha lokal yang berinteraksi langsung dengan pengunjung. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pedagang menjadi salah satu upaya strategis untuk memastikan standar pelayanan yang konsisten, ramah, dan memberikan kesan positif bagi setiap wisatawan yang berkunjung.Ke depan, ITDC akan terus menghadirkan program pendampingan dan pengembangan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat maupun kawasan The Nusa Dua.
Jakarta, 17 Juli 2026 - Dengan tema Semangat Indonesia Mendunia Bersama Pertamina, PT Pertamina (Persero) bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengajak semua pihak untuk mendukung pebalap kebanggaan Indonesia Mario Suryo Aji yang berlaga di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama kelas Moto3 pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9–11 Oktober 2026 mendatang.Semangat mendukung talenta balap kebanggaan Indonesia tampak nyata terlihat saat berlangsungnya Fans Meet & Greet bersama kedua pebalap kebanggaan Indonesia itu di Hotel Artotel dan Anjungan Sarinah, Jakarta pada Jumat, 17 Juli 2026. Pengemar, media, dan komunitas pecinta otomotif tampak antusias bertemu dengan kedua pebalap yang akan membawa bendera Indonesia di lintasan balap dengan disaksikan jutaan penikmat MotoGP di seluruh dunia.Antusiasme masyarakat juga terlihat sepanjang kegiatan konvoi yang diikuti Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama yang memulai start dari Hotel ARTOTEL di Senayan menuju Bundaran Semanggi, Sudirman, kemudian ke Anjungan Sarinah. Kehadiran kedua pebalap disambut hangat oleh para penggemar dan komunitas otomotif yang memadati rute maupun lokasi kegiatan. Suasana acara berlangsung semakin meriah dengan penampilan spesial grup musik RAN sehingga semakin menghidupkan semangat para penggemar yang hadir.Mario Suryo Aji mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para penggemar di tanah air menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Ia berharap dukungan masyarakat Indonesia dapat menjadi energi tambahan saat tampil di hadapan publik sendiri.Senada, Veda Ega Pratama menyampaikan bahwa kesempatan tampil di hadapan publik Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri. Ia berharap atmosfer dukungan dari para penggemar dapat menjadi penyemangat saat menjalani balapan di Mandalika. Veda Ega Pratama mengatakan, "Saya bangga bisa balapan di Mandalika sebagai tuan rumah. Saya dan Mas Mario pasti akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Saya sudah tidak sabar merasakan atmosfer balapan di depan para pendukung sendiri. Semoga masyarakat Indonesia bisa memenuhi tribun sirkuit dan memberikan dukungan langsung kepada kami," ujarnya.Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan, kehadiran Mario Aji dan Veda Ega menunjukkan Indonesia mampu menggelar event balap motor berkelas internasional sekaligus melahirkan talenta balap berkelas dunia. “Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 merupakan sebuah event yang mampu menciptakan multiplier effect yang besar sekaligus menunjukkan kapasitas kita dalam menggelar event berkelas internasional. Event ini juga dapat menjadi panggung bagi talenta-talenta unggulan tanah air untuk tampil dan menunjukkan prestasinya,” ujar Troy."MotoGP tahun ini bukan hanya menghadirkan persaingan para pebalap terbaik dunia, tetapi juga menjadi panggung bagi putra-putra terbaik Indonesia untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan publik sendiri. Dukungan masyarakat dari tribun akan menjadi energi tersendiri bagi para local heroes yang membawa nama Indonesia semakin mendunia. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir di Mandalika, memenuhi tribun, dan bersama-sama memberikan dukungan terbaik kepada para pebalap Indonesia," imbuh Troy.Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 merupakan wadah bagi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan prestasi kepada dunia sekaligus investasi bagi masa depan olahraga balap motor Indonesia.“Pertamina berharap ajang ini dapat membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak talenta muda, memperkuat ekosistem motorsport nasional, sekaligus membangun kebanggaan Indonesia di mata dunia," ujar Muhammad Baron.Sementara Ketua Komisi Safety Sepeda Motor IMI Pusat, Ahmad Jayadi menegaskan pentingnya dukungan terhadap pebalap Indonesia yang kini mampu bersaing di level internasional. “Kedua pebalap tanah air ini merupakan masa depan balap motor Indonesia. Semoga kehadiran mereka dapat menjadi inspirasi dan faktor penting dalam meningkatkan iklim olahraga otomotif di Indonesia. Untuk itu, diperlukan dukungan semua pihak agar semua hal positif ini dapat terwujud,” ujarnya.Ahmad Jayadi menambahkan, kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit juga sangat penting dalam ekosistem balap tanah air khususnya dalam pembinaan potensi pebalap tanah air. Dengan semakin banyaknya event atau kompetisi yang digelar di sana pastinya akan membantu perkembangan olahraga otomotif di IndonesiaSeusai Meet & Greet di Sarinah, Jakarta, Mario dan Veda mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung langsung, dengan hadir di Pertamina Mandalika International Circuit. Keduanya juga mengajak para penggemar MotoGP memanfaatkan periode Presale 1 yang masih berlangsung agar dapat menyaksikan langsung aksi para pebalap dunia sekaligus merasakan atmosfer balap kelas dunia di The Mandalika.Setelah rangkaian kegiatan di Jakarta, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama dijadwalkan melanjutkan Homecoming Tour ke Bali sebagai bagian dari rangkaian kampanye menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.Tiket Presale 1 Masih BerlangsungPenjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 saat ini masih berlangsung dalam periode Presale 1, dengan potongan harga hingga 30% untuk kategori Grandstand dan 20% untuk kategori VIP Hospitality. · Regular Grandstand (Zona E, G, H, I): Rp280.000 (harga normal Rp400.000)· Premium Grandstand Zona A: Rp1.225.000 (harga normal Rp1.750.000)· Premium Grandstand Zona B, C, J, K: Rp630.000 (harga normal Rp900.000)· VIP Hospitality – Deluxe Class: Rp12.000.000· VIP Hospitality – Luxury Tent T1: Rp6.200.000
With more than 40 years of business experience ITDC is strongly committed to maintain the values of integrity through optimizing the application of the Good Corporate Governance (GCG) principles.
With more than 40 years of business experience ITDC is strongly committed to maintain the values of integrity through optimizing the application of the Good Corporate Governance (GCG) principles.
We'd love to hear from you! Please fill out our we'll contact you as soon as possible.
Jakarta Representative Office (021) 8064 2791
Mandalika Office (0370) 650 2339
Nusa Dua Office (Headquarters) (0361) 771010
Emergency Call The Nusa Dua
Posko Fire Brigade Security (+62361)771113
BIMC Emergency Call +62 811-3896-113
Kapolsek Kuta Selatan +62 361 772110
Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) +62 361 226045