September 23, 2020

KEMBANGKAN ATRAKSI WISATA BARU, ITDC SIAPKAN BUKIT WISATA PINK MANDALIKA

Saat ini, diperkirakan pembangunan The Mandalika menyerap tenaga kerja lokal lebih dari 3000 orang selama proyek berlangsungJAKARTA, 23 SEPTEMBER 2020  – Di tengah kondisi Pandemi, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan KEK Mandalika/The Mandalika, NTB, terus melakukan pengembangan kawasan destinasi pariwisata yang dikelolanya. Salah satu proyek pengembangan yang tengah dilaksanakan di The Mandalika adalah Proyek Pink Mandalika. Proyek Pink Mandalika adalah proyek penanaman bunga Bougainville berwarna pink di tujuh bukit di seputar area Jalan Khusus Kawasan (JKK) dengan total lahan yang akan ditanami mencapai 26,5 ha dengan rencana total penanaman  500.000 bibit dalam 3 tahun mendatang. Sejak Mei 2020 lalu, ITDC tengah melakukan penanaman tahap I di satu bukit seluas ±4 ha dan telah ditanam sebanyak ±16.200 bibit Bouganville pink/ungu dari target penanaman bibit sebanyak 40.000 bibit pada tahun 2020 di bukit tersebut. Pemilihan bunga Bouganville untuk ditanam di bukit ini karena ketahanan bunga ini terhadap panas dan sesuai dengan iklim Indonesia yakni iklim tropis, kondisi iklim mikro (area pesisir), daerah yang kurang air, dan mudah berkembang biak. Selain penanaman bibit, saat ini telah dilaksanakan pula pekerjaan infrastruktur penunjang Pink Mandalika yaitu penyiapan sumur, jaringan irigasi area, penyiapan lubang tanam dan pupuk komposting serta jalan akses untuk pemeliharaan. Proyek tahap I ini sendiri ditargetkan akan selesai pada Desember 2020. Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan mengatakan, “Proyek dengan tema Pink Hill ini merupakan proyek atraksi wisata yang menggabungkan konsep wisata bunga atau wisata alam dengan program konservasi lingkungan. Pink Hill yang terletak di sekitar JKK ini akan menjadi obyek wisata baru yang dapat dinikmati oleh wisatawan saat berkunjung ke The Mandalika sekaligus menjadi pemandangan yang menarik saat berlangsungnya event balap motor di The Mandalika.”. Proyek ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Provinsi NTB dalam menyalurkan pupuk komposting dan bibit bunga.  Selain itu, proyek dilaksanakan dalam bentuk program padat karya dengan melibatkan masyarakat sekitar yang berasal dari desa penyangga The Mandalika khususnya masyarakat yang terdampak Covid-19.  Saat ini, telah terserap sejumlah kurang lebih 15 orang warga lokal yang berasal dari Desa Sukadana, Lombok Tengah, dimana mereka dilibatkan untuk bekerja sebagai Gardener, Perawat Tanaman dan Operasional Taman. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh Kementerian dan lembaga terkait dalam pembangunan Pink Hill, sampai saat ini proses penanaman berjalan dengan lancar, dan kami yakin dapat menyelesaikan pembangunan tahap pertama pada akhir tahun ini,” tambah Ngurah Wirawan. Selain Proyek Pink Mandalika, ada sejumlah proyek aktif lain dalam kawasan yang juga dilaksanakan dengan melibatkan warga sekitar The Mandalika, antara lain: proyek pembangunan pengendali banjir yang dilaksanakan bekerjasama dengan instansi PU Balai Wilayah Sungai dengan serapan tenaga kerja lokal mencapai 34 orang, proyek pembangunan jalan akses gerupuk menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 80-90 orang, dan proyek JKK diperkirakan menyerap tenaga kerja lokal (langsung dan tidak langsung saat proyek masih berjalan) sebanyak ±3.000 orang. “Kami sebagai BUMN pengembang destinasi pariwisata, berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dalam mengembangkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika seperti yang telah diamanahkan Pemerintah kepada kami. Pelibatan masyarakat sekitar The Mandalika untuk menjadi subyek dalam pengembangan destinasi wisata ini merupakan salah satu fokus perhatian kami sehingga semakin banyak masyarakat khususnya warga NTB dan Lombok Tengah yang merasakan manfaat sosial ekonomi dari keberadaan ITDC dan The Mandalika,” tutup Ngurah Wirawan. 

Read More
September 15, 2020

SEJUMLAH ANAK PENYU MUNCUL DI PANTAI KUTA, THE MANDALIKA

ITDC Bersama Pelaku Pariwisata Melepas TukikTHE MANDALIKA, 15 SEPTEMBER 2020 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB, hari ini melakukan pelepasan 50 tukik (anak penyu) di area Pantai Kuta, The Mandalika.  Aksi peduli lingkungan ini dilaksanakan oleh Tim Operasional ITDC bersama 20 orang yang terdiri dari pelaku pariwisata di dan sekitar The Mandalika beserta anak-anak, wisatawan mancanegara, wisatawan domestik, dan warga setempat.  Managing Director The Mandalika, I Wayan Karioka mengatakan, “Pelepasan tukik atau anak penyu kembali ke habitatnya di laut adalah salah satu upaya pelestarian penyu yang tergolong ke dalam satwa langka dan dilindungi oleh undang-undang.  Selain sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup, aksi pelepasan tukik ini juga telah memperoleh antusiasme dari pelaku industri pariwisata, sehingga  sangat pas untuk dijadikan sebagai salah satu atraksi yang dapat dilakukan oleh wisatawan di The Mandalika.”. Antusiasme dari pengunjung disampaikan oleh salah satu wisatawan domestik dari Jogjakarta yang menyampaikan bahwa dirinya sangat senang untuk melakukan aksi pelepasan tukik ini. “Saya sangat gembira melepaskan tukik ini ke laut karena memberikan pelajaran bagi kami terutama anak-anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menyayangi binatang. Kegiatan ini patut diapresiasi sekaligus menambah perspektif kita tentang arti dan aksi nyata pelestarian satwa liar yang dilindungi,” ujarnya. Operations Head The Mandalika, I Made Pari Wijaya menambahkan bahwa bermunculannya tukik di perairan The Mandalika diduga disebabkan oleh menetasnya telur-telur penyu di area Pantai Kuta di malam hari pada Senin (14/9). “Pantai Kuta, The Mandalika, merupakan area pantai berkarang yang cocok menjadi lokasi penyu bertelur. Munculnya 50 tukik ini sudah berlangsung ketiga kalinya dalam rentang waktu beberapa bulan terakhir,” jelas Pari. Sebelumnya, terdapat 80 – 100 tukik yang menetas di area Kuta Beach Park The Mandalika pada bulan Juli lalu. Tukik tersebut seluruhnya dilepaskan bersama dengan wisatawan yang berkunjung ke The Mandalika. Melalui aksi ini ITDC berharap dapat membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian penyu yang secara terus menerus bermigrasi dan hidup di seluruh perairan Indonesia. “Dengan adanya kegiatan ini, diharap dapat membangun kesadaran kita semua mengenai pentingnya konservasi alam bagi kelangsungan hidup hewan langka, salah satunya penyu sehingga bisa membuat kita lebih menyayangi lingkungan kita bersama,” tutup Karioka.

Read More
September 10, 2020

TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN, 3.685 KAMAR HOTEL TERSEDIA DI THE NUSA DUA UNTUK SAMBUT WISNUS

Faktor kesehatan menjadi fokus utama ITDC dalam mengelola kawasan di masa tatanan kehidupan era baruJAKARTA, 10 SEPTEMBER 2020 – Sejak dibukanya kembali kawasan pariwisata The Nusa Dua bagi kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) bertepatan dengan pembukaan Bali pada 31 Juli lalu, jumlah kamar tersedia (room available) di destinasi pariwisata terpadu yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB ini, terus meningkat. Hingga saat ini, kamar hotel tersedia mencapai 3.685 kamar yang dioperasikan oleh 12 tenant hotel. Jumlah tersebut meningkat dari 2.410 kamar yang dioperasikan oleh 7 tenant hotel sebelum 31 Juli 2020.  Selain 12 tenant hotel, telah beroperasi juga Bali Collection dan Museum Pasifika, yang semuanya telah memperoleh Sertifikat Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru Bidang Pariwisata yang dikeluarkan oleh Pemprov Bali sebagai syarat pengoperasian usaha dan destinasi wisata di era new normal.   Di luar itu masih ada 13 tenant yang tengah dalam proses sertifikasi, dan sebagai sebuah destinasi pariwisata terpadu, The Nusa Dua sendiri juga telah memperoleh Sertifikat Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru.  Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan mengatakan, ”Sejak dibuka kembali bagi kunjungan wisnus pada 31 Juli lalu, bisnis pariwisata di The Nusa Dua mulai berangsur-angsur bergerak kembali, yang ditunjukkan melalui peningkatan jumlah kamar tersedia dan atraksi di dalam kawasan yang siap menerima kunjungan wisatawan.  Peningkatan operasional ini kami barengi dengan penyiapan dan monitoring penerapan protokol kesehatan tersertifikasi yang ketat, untuk menjadikan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata yang aman dan nyaman di tengah pandemi". Penyiapan protokol tersertifikasi di The Nusa Dua ini telah meningkatkan kepercayaan stakeholders terhadap The Nusa Dua yang terwujud dalam mulai meningkatnya occupancy rate dan terselenggaranya sejumlah kegiatan instansi pemerintah maupun swasta. "Meningkatnya jumlah kamar tersedia, occupancy rate, serta jumlah kegiatan di The Nusa Dua, telah memberikan dampak terhadap bekerjanya kembali pekerja wisata yang selama ini dirumahkan serta peningkatan taraf ekonomi mereka karena sudah bisa mulai bekerja kembali.  Kami menyambut gembira geliat positif ekonomi ini, namun kami akan tetap memastikan penerapan protokol kesehatan oleh semua pihak di dalam kawasan, karena masalah kesehatan tetap merupakan prioritas kami sebagai pengelola kawasan”, ujar Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita. Sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di Kawasan The Nusa Dua, pemeriksaan kesehatan dimulai dari pintu gerbang utama The Nusa Dua dengan melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengunjung, pemeriksaan identitas diri dan reservasi tempat yang dituju yang merupakan salah satu syarat masuk ke Kawasan The Nusa Dua. ITDC akan memastikan wisatawan menggunakan masker selama beraktivitas dalam kawasan, selalu mencuci tangan dengan teratur dan melakukan physical distancing.  Untuk memastikan pelaksanaan physical distancing, ITDC menerapkan crowd management dengan membatasi jumlah pengunjung  di suatu lokasi maksimal 25 orang, dan menerapkan Queue and Interaction Management dengan mengatur jarak antrian pengunjung sehingga dapat mencegah penumpukan pengunjung.  ITDC juga menggunakan sistem cashless berupa penggunaan sistem QRIS untuk transaksi wisatawan di seluruh area The Nusa Dua sehingga mengurangi interaksi melalui sentuhan. Selain menggunakan QRIS, pengunjung dapat menggunakan  debit dan kartu kredit semua Bank, E – Wallet, E – Money semua bank, dan Online Channel untuk bertransaksi. Selain itu, fasilitas penunjang pelaksanaan protokol kesehatan juga telah disiapkan didalam kawasan antara lain tempat cuci tangan sebanyak 5 lokasi, signage physical distancing sebanyak 14 titik dan toilet. Untuk memastikan tingkat hygene kawasan, kegiatan penyemprotan disinfektan juga dilakukan secara rutin dan terjadwal sebanyak 2 kali sehari. Sebagai pengelola kawasan, ITDC juga terus memberikan himbauan kepada tenant dan pengunjung agar selalu menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten.  “Kami terus melakukan promosi kawasan The Nusa Dua dan menginformasikan protokol kesehatan yang telah kami terapkan melalui berbagai kanal komunikasi agar kepercayaan masyarakat terhadap keamanan The Nusa Dua terus meningkat sehingga mereka tidak ragu untuk memilih The Nusa Dua sebagai tempat berwisata mereka di masa tatanan kehidupan era baru ini. Kami percaya dengan protokol kesehatan yang telah kami terapkan serta dukungan dari semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten, kawasan The Nusa Dua akan terus steril dari penularan COVID-19 sekaligus dapat membangkitkan kembali bisnis pariwisata di The Nusa Dua dan Bali,” tutup Ngurah Ardita. 

Read More
August 31, 2020

ITDC BERSAMA PEMKAB LOMBOK TENGAH SIAPKAN LAHAN 2,5 HA UNTUK LOKASI RELOKASI SEMENTARA

JAKARTA, 31 AGUSTUS 2020 - Sebagai bagian dari program pengembangan The Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan KEK Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB bekerjasama dengan Pemkab Lombok Tengah menyiapkan hunian relokasi sementara bagi warga yang tidak memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah di The Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Lahan yang disiapkan untuk hunian sementara seluas lebih kurang 2,5 hektar (ha) dan berada di HPL 94 milik ITDC di Desa Mertak, Lombok Tengah. Penggunaan lahan milik ITDC ini bersifat pinjam pakai atas dasar surat dari Bupati Lombok Tengah kepada ITDC untuk peminjaman lahan tersebut. Lahan tersebut dipersiapkan bagi sekitar 121 KK yang selama ini menempati area di sekitar Jalan Khusus Kawasan (JKK) The Mandalika namun terbukti tidak memiliki surat kepemilikan tanah yang sah sesuai hasil verifikasi Tim Tanah FORKOPIMDA yang dibentuk berdasarkan SK Gubernur NTB. JKK sendiri merupakan jalan yang menghubungkan antar lokasi di dalam kawasan The Mandalika, namun bisa difungsikan juga untuk berbagai kegiatan antara lain event balap berskala internasional dan event lain seperti triathlon, marathon, karnaval, dll. Di lokasi hunian sementara, masing-masing KK akan menempati kavling seluas lebih kurang 100 m2 untuk digunakan sebagai tempat tinggal dan untuk menjalankan penghidupannya. Selain meminjamkan lahan, ITDC juga akan menyiapkan infrastruktur dasar berupa sumur, jalan akses, listrik, PJU, toilet, tempat sampah, drainase, sanitasi, kandang komunal dan kelengkapan fasilitas umum lainnya di lokasi hunian sementara sehingga layak dan siap digunakan oleh masyarakat yang direlokasi. Proses penyiapan infrastruktur dasar relokasi sementara ini diperkirakan akan selesai pada pertengahan September 2020. Seluruh kegiatan penyiapan infrastruktur dasar bagi lokasi relokasi sementara ini merupakan bagian dari program MUTIP-AIIB.“Relokasi warga ini merupakan salah satu bentuk kepedulian ITDC dalam melaksanakan pengembangan The Mandalika khususnya penyelesaian permasalahan lahan dengan tetap memperhatikan hak dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan relokasi ini dilaksanakan atas persetujuan warga yang akan direlokasi. Mereka akan tinggal di hunian sementara ini hingga hunian tetap bagi mereka telah tersedia dan layak huni,” ujar Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan.Berdasarkan SK Bupati Lombok Tengah tentang penerima bantuan stimulan dan relokasi warga terdampak No. 300/2020 tertanggal 3 Juli 2020 (Tahap 1) dan No. 349/2020 tertanggal 30 Juli 2020 dan telah diverifikasi oleh PUPR terdapat 121 KK yang akan direlokasi, terdiri dari 67 KK dari Dusun Ebunut dan 54 KK dari Dusun Ujung Lauk. Dari jumlah tersebut, saat ini tercatat sebanyak 85 KK telah pindah dari lokasi semula, dimana 61 KK telah membuat kavling di HPL 94 dan 24 KK mempunyai rumah tinggal di tempat lain. Sisanya masih menempati lahan di sekitar JKK/Dusun Ujung dan Ebunut. Ke depan, seluruh warga yang direlokasi akan ditempatkan di relokasi permanen/hunian tetap seluas 2 ha di Dusun Ngolang, Desa Kuta, Lombok Tengah, setelah lokasi tersebut siap. Pembangunan hunian permanen ini akan dilaksanakan oleh Pemkab Lombok Tengah bersama dan dibantu oleh Kementerian PUPR melalui Satuan Non Vertikal Permukiman NTB untuk pembangunan hunian pariwisata permanen.“Kami berterima kasih atas dukungan dan kesadaran warga yang menempati lahan untuk menghormati hukum yang berlaku, sehingga mereka secara sadar dan sukarela mau direlokasi di tempat baru. ITDC berharap dengan adanya relokasi ke tempat yang baru, masyarakat dapat tetap hidup dan melaksanakan aktivitas dengan lebih nyaman sekaligus dapat mempercepat proses pembangunan di The Mandalika. Kegiatan ini juga merupakan bukti komitmen ITDC sebagai BUMN untuk mengembangkan The Mandalika dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, mendorong peningkatan kesejahteraan warga sekitar dan membawa multiplier effect yang besar bagi perekonomian NTB,” tutup Ngurah Wirawan.

Read More
August 24, 2020

ZIARAH KE MAKAM PARA PAHLAWAN DAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN PARA VETERAN OLEH ITDC

Dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan kegiatan ziarah dan tabur bunga ke Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana di Tabanan, Bali, dan Taman Makam Pahlawan Nasional Majeluk, Mataram, Lombok serta kegiatan bakti sosial anjangsana ke kediaman para veteran di sekitar Kuta Selatan, Bali dan sekitar Lombok Tengah, NTB.  Ziarah dan tabur bunga di Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana Tabanan, Bali dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 24 Agustus 2020, sementara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Mataram, NTB dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2020. Pelaksanaan ziarah di kedua tempat tersebut dimaknai dengan kegiatan mengheningkan cipta dan doa serta tabur bunga, dan penghormatan kepada para arwah pahlawan oleh peserta ziarah.  Di Taman Makam Pahlawan Nasional Margarana, I Gusti Ngurah Ardita Managing Director The Nusa Dua menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para Pahlawan bangsa. “Semangat perjuangan pahlawan I Gusti Ngurah Rai diharapkan bisa menjadi pemacu semangat insan ITDC untuk terus berkarya demi kemajuan Negeri,” lanjutnya. Di lain waktu dan tempat,  I Wayan Karioka sebagai Managing Director The Mandalika juga mengekspresikan rasa hormat dan penghargaannya, “Semoga kita semua terus mengingat sejarah bangsa besar ini, merenungi, dan terus melanjutkan perjuangan para pahlawan untuk membangun bangsa ini bersama-sama,” ujarnya. Melengkapi rasa hormat kepada para pahlawan bangsa dalam rangka Dirgahayu Republik Indonesia ke 75 ini, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan anjangsana ke kediaman para veteran di Bali dan Lombok dan pemberian tali asih sebagai tanda kepedulian dan perekat tali silaturahmi. Di Bali, anjangsana dilaksanakan ke kediaman veteran Bapak Nomor yang berada di Desa Ungasan dan dihadiri oleh Managing Director The Nusa Dua. Dilanjutkan dengan kunjungan ke kediaman Bapak Made Sontra, Ibu Made Sempeng, Ibu Made Wati, dan Bapak Made Dir.  Sementara di Lombok, anjangsana dilaksanakan ke kediaman Bapak Ibnu Glamaya, Bapak Purnomo, Bapak Muh. Ali, Bapak H. Jedan dan Bapak L. Abdul Kahar.  Kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan anjangsana ke kediaman veteran merupakan tradisi ITDC setiap tahunnya yang termasuk ke dalam rangkaian kegiatan Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI bertujuan untuk mengirim doa dan mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur, menghormati jasa para veteran yang telah berjuang demi kemerdekaan Republik  Indonesia, juga untuk menumbuhkan rasa penghargaan dan penghormatan serta jiwa kepahlawanan bagi seluruh insan ITDC dengan mengimplementasikan semangat cinta tanah air, rela berkorban, pantang menyerah dan suka menolong sesama dalam kehidupan sehari-hari.  

Read More
August 14, 2020

ITDC FOKUS KEMBANGKAN THE NUSA DUA DAN THE MANDALIKA MENJADI DESTINASI WISATA UNGGULAN BERKELAS INTERNASIONAL

JAKARTA, 14 AGUSTUS 2020 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB, berkomitmen mengembangkan destinasi wisata yang dikelolanya menjadi destinasi wisata ungulan berkelas internasional sekaligus mampu menarik kunjungan wisatawan. Komitmen ini diwujudkan dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas fasilitas kawasan, penyelenggaraan atraksi baru, serta gelaran event berskala internasional. Akan tetapi, pengembangan yang dilakukan ITDC dilakukan dengan mengedepankan sisi keunggulan dari masing-masing destinasi wisata.Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer menyatakan, “Dalam mengembangkan sebuah destinasi wisata, kami selalu mempertimbangkan sisi keunggulan dari sebuah kawasan sehingga kawasan yang kami kembangkan mempunyai daya tarik dan nilai lebih dibandingkan destinasi wisata lain. Menciptakan  keunikan sebuah destinasi wisata merupakan faktor penting agar destinasi tersebut menonjol dan mampu menarik minat wisatawan, khususnya wisatawan asing untuk berkunjung. Oleh karena itu, kami selalu melakukan pengembangan destinasi wisata dengan berfokus pada 5A yaitu attraction, activity, accessibility, accommodation, amenity serta konsep pariwisata berkelanjutan”.Kawasan The Nusa Dua merupakan kawasan pertama yang dikembangkan ITDC dengan konsep one stop destination dan menerapkan pariwisata berkelanjutan. Kawasan ini memiliki beragam pilihan akomodasi berbintang dan kelengkapan fasilitas sehingga wisatawan dapat menikmati liburan dalam kawasan seluas 350 ha ini. Kawasan The Nusa Dua sebagai kawasan destinasi wisata terintegrasi dapat memenuhi kebutuhan wisatawan akan wisata alam, kegiatan olahraga, budaya, dan green activity tanpa perlu keluar dari kawasan. The Nusa Dua juga merupakan destinasi pariwisata MICE yang dilengkapi fasilitas MICE indoor berkapasitas 15.000 pax didukung 5.000 kamar hotel berbintang, pusat perbelanjaan, museum, cultural venues, lapangan golf, rumah sakit, fasilitas pariwisata lainnya, serta resort office. Selain indoor, The Nusa Dua juga memiliki lokasi kegiatan MICE outdoor di Pulau Peninsula. Kelengkapan dan kenyamanan penyelenggaraan MICE di kawasan The Nusa Dua juga ditunjang dengan adanya sistem pengamanan kawasan berbasis digital.Dengan infrastruktur, akomodasi, dan fasilitas pertemuan yang berstandar internasional tersebut membuat kawasan ini berulangkali terpilih menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dan IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018. Acara IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 yang digelar pada 8-14 Oktober 2018 dihadiri oleh 34 ribu orang yang berasal dari 189 negara.Hasil dan kualitas pengembangan The Nusa Dua yang selalu mengedepankan unsur sosial dengan melestarikan sumber daya alam dan budaya masyarakat setempat juga mendapatkan pengakuan dunia internasional. Pada tahun 2018, The Nusa Dua/ITDC meraih penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award pada ajang 37th ASEAN Tourism Forum 2018 di Chiang Mai, Thailand. Selain fasilitas dan akomodasi, ITDC selaku pengelola The Nusa Dua juga menggelar event berkelas internasional di The Nusa Dua, salah satunya adalah Nusa Dua Fiesta (NDF) guna menarik kunjungan wisatawan. NDF yang digelar di Pulau Peninsula, The Nusa Dua merupakan event seni budaya tahunan dan diselenggarakan dengan melibatkan tenant di The Nusa Dua, seniman Bali, masyarakat sekitar The Nusa Dua, Pemkab Badung serta stakeholder lain di Bali sejak 1996. Pada April 2019, kualitas penyelenggaraan Nusa Dua Fiesta mendapat pengakuan dengan menerima dua penghargaan yaitu Top 30 Calender of Event Award untuk kategori Event Wisata Buatan dan Culture Category Champion Event dari MarkPlus Center for Tourism and Hospitality.“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas konsistensi dan kerja keras kami dalam mengoptimalkan The Nusa Dua melalui penyelenggaraan event berkelas internasional. Penghargaan ini juga menunjukkan komitmen kami untuk terus memasarkan dan mempromosikan The Nusa Dua sebagai sebuah destinasi wisata unggulan di Indonesia kepada khalayak internasional melalui cara-cara yang kreatif dan inovatif”, kata Abdulbar.Sementara di The Mandalika, Lombok, NTB, ITDC mengembangkan kawasan destinasi super prioritas ini menjadi destinasi wisata dengan konsep sportainment. Oleh karena itu, selain mengandalkan wisata alam yang dimiliki, ITDC juga telah menyiapkan atraksi berskala internasional di The Mandalika dengan mengelar event balap motor internasional MotoGP mulai 2021. Salah satu persiapan dalam penyelenggaraan MotoGP di The Mandalika adalah pembangunan Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika).  Progres pekerjaan ground work atau pekerjaan tanah telah mencapai 60 persen dengan rincian land clearing seluas 429.175 m2 atau 81,77 persen, pemasangan pagar beton precast keliling sepanjang 5.502 m atau 88,03 persen, galian tanah track sepanjang 239.065 m atau 95,45 persen, timbunan tanah mencapai 225.846 m3 atau 64,78 persen, dan ground improvement seluas 5.481 m2 atau 33,14 persen. Saat ini, progres pembangunan Sirkuit Mandalika secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 40 persen dan ditargetkan pembangunan selesai pada Juni 2021. Seluruh proses pengerjaan proyek Sirkuit Mandalika ini dilaksanakan dengan selalu mematuhi tata laksana/protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang dikeluarkan Pemerintah yaitu dengan menjaga sanitasi dan tingkat hygene lingkungan, pemeriksaan suhu tubuh, membiasakan mencuci tangan, penggunaan APD serta penerapan physical distancing.Abdulbar mengatakan, “Kami pastikan hingga saat ini proses pembangunan Sirkuit Mandalika terus berlangsung dan berjalan sesuai timeline yang direncanakan. Saat ini kami fokus melakukan percepatan penyelesaian pembangunan Sirkuit Mandalika sehingga event MotoGP 2021 terlaksana dengan lancar. Penyelenggaraan MotoGP Indonesia sendiri akan memberikan tiga manfaat utama bagi Indonesia yaitu Country Branding, Tourism Attraction, dan Multiplier Effect. Dan kami optimistis ketiga manfaat tersebut dapat membantu pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi dan membangkitkan sektor pariwisata pariwisata dalam negeri paska pandemi.”Sebagai sebuah tourism attraction, penyelenggaraan MotoGP di The Mandalika mampu menghasilkan multiplier effect yang besar antara lain penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dollar AS, menambah jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia hingga mencapai 300 ribu orang/tahun, serta diperkirakan meningkatkan belanja wisatawan hingga mencapai 40 juta dollar AS per tahun dapat dinikmati masyarakat Indonesia khususnya NTB.“Selain membawa dampak ekonomi, penyelenggaraan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, The Mandalika, NTB jelas akan meningkatkan country branding Indonesia sebagai negara tujuan sport tourism terkemuka. Hal ini tidak lepas dari besarnya magnitude penyelenggaraan event dan basis penggemar MotoGP dimana ajang MotoGP ditonton hampir 430 juta pemirsa televisi di seluruh dunia setiap minggunya dan ini pastinya akan memberikan benefit yang besar bagi Indonesia dan ITDC dalam jangka panjang.,” tutup Abdulbar.#BUMNUNTUK75TAHUN#BUMNGoGlobal

Read More
August 14, 2020

ITDC Gelar Pelatihan Online "Berjualan Efektif dari Rumah"

The Nusa Dua, 14 Agustus 2020 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB, hari ini mengadakan kegiatan pelatihan online tentang digital marketing "Berjualan Efektif dari Rumah" yang ditujukan bagi Paguyuban di Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, Bali.  Bertempat di Wantilan Kantor The Nusa Dua, Bali, kegiatan pelatihan diselenggarakan bekerja sama dengan MarkPlus Institute, diikuti 23 orang anggota dari Paguyuban di Kawasan Pariwisata The Nusa Dua yaitu Paguyuban Mertha Segara Ayodya, KUD Mertha Segara Samuh, Nelayan Segara Bengiat, Paguyuban Segara Bengiat, Paguyuban Sekar Sari, Paguyuban Sekar Sandat, Paguyuban Sekar Jepun, Paguyuban Sekar Nusa dan Paguyuban Peninsula.Kegiatan yang dimotori oleh Bagian Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) ITDC ini bertujuan untuk membekali pelaku UMKM dengan dasar-dasar pengetahuan penjualan digital sebagai fondasi dalam bertahan di masa krisis pandemi Covid-19. Selain itu, para peserta yang terdiri dari pedagang pantai dan nelayan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan media sosial dan platform e-commerce sebagai salah satu media untuk melakukan penjualan produk atau jasa.  Dengan narasumber Alya Mirza, Digital Strategist & Enterpreneur serta Co-Founder & Digital Marketing Analyst dari CV. Brand Indonesia, pelatihan membahas beberapa topik antara lain dasar-dasar strategi penjualan digital di masa krisis, jualan dari rumah : social media marketing dan media komunikasi, teknik kreatif menyusun konten digital dan latihan membuat konten media sosial sederhana dengan aplikasi Canva.VP Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti mengatakan, “Pandemi Covid-19 membuat banyak para pedagang atau penjual beralih dari kegiatan jual beli secara langsung menjadi jual beli secara online yang tidak terbatas ruang dan waktu, sehingga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja dengan scope area pemasaran yang lebih luas dan dari sisi waktu juga lebih panjang. Kami harapkan pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan dapat dipraktekkan atau diimplementasikan secara langsung dengan memanfaatkan digital platform dan membuat konten-konten yang menarik untuk memasarkan produk atau jasa melalui media sosial.”. Selain pelatihan tersebut, kedepan ITDC akan  menggelar pelatihan online cara berjualan efektif dari rumah untuk UMKM di The Mandalika, pelatihan bahasa Inggris online untuk masyarakat desa penyangga The Mandalika, pelatihan hospitality untuk masyarakat desa penyangga The Mandalika dan pelatihan online mengenai tips-tips tenang dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 untuk masyarakat desa penyangga The Nusa Dua dan The Mandalika.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita menambahkan, “Pelatihan ini benar-benar tepat dan sangat bermanfaat di masa pandemi ini dimana saat ini banyak kegiatan-kegiatan usaha yang dilakukan dari rumah dan penjualannya secara online. Diharapkan pelatihan ini dapat diimplementasikan oleh para peserta agar dapat bertahan dari pandemi Covid-19.”.

Read More
August 11, 2020

ITDC TINGKATKAN KAPASITAS UMKM DI NTB DAN BALI

MGPA, unit usaha ITDC, gelar pelatihan desain produk untuk merchandise Indonesia GP 2021JAKARTA, 11 AGUSTUS 2020 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB, turut berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas UMKM yang berada di sekitar wilayah operasinya melalui berbagai program pelatihan, sebagai upaya dalam pemberdayaan UMKM.Pelatihan yang telah disiapkan bagi UMKM selama 2020 antara lain pelatihan online digital marketing kepada paguyuban di The Nusa Dua, pelatihan online cara berjualan efektif dari rumah untuk UMKM di The Mandalika, pelatihan bahasa Inggris online untuk masyarakat desa penyangga The Mandalika, dan pelatihan hospitality untuk masyarakat desa penyangga The Mandalika.“Pelatihan bagi UMKM dan masyarakat sekitar ini kami lakukan dalam bentuk online sebagai bentuk antisipasi kami dalam menyikapi kondisi saat ini yang masih belum lepas dari pandemi. Kami berharap pelatihan-pelatihan yang kami berikan ini akan menjadi bekal bagi masyarakat untuk dapat terus produktif dan aktif di masa pandemi serta berguna saat kondisi pariwisata sudah berjalan normal kembali,” ujar VP Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti.Selain pelatihan pada 2020 tersebut, ITDC juga telah menggelar 12 pelatihan bagi masyarakat dan UMKM sekitar wilayah kerja selama 2018-2019, antara lain pelatihan dasar kewirausaahaan, pelatihan akuntansi sederhana UMKM, pelatihan Bahasa Mandarin dan pelatihan kualitas pelayanan untuk paguyuban pedagang. Selain dilakukan oleh ITDC, program pemberdayaan UMKM juga dilakukan oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA), unit usaha ITDC yang mengelola persiapan dan pelaksanaan perhelatan MotoGP Indonesia di The Mandalika mulai 2021. Salah satu kegiatannya adalah bekerjasama dengan Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Lombok Tengah mengadakan sesi pra-pendampingan desain produk untuk merchandise Indonesia GP 2021 pada tanggal 3 Agustus lalu, dan akan dilanjutkan dengan sesi pendampingan dalam waktu dekat. “Melalui kegiatan ini diharapkan nantinya produk UMKM mitra binaan dapat memenuhi syarat dan standar yang telah ditentukan oleh DORNA Sports sehingga layak masuk dalam e-commerce MotoGP yang penjualannya dilakukan melalui aplikasi, website, secara offline, dan TV satelit,” jelas Happy Harinto, Chief Communication Officer MGPA.“Sebagai BUMN, ITDC berkomitmen selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja kami. Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu wujud kontribusi kami dalam pengembangan ekonomi rakyat serta dukungan bagi UMKM yang merupakan sektor ekonomi penopang perekonomian nasional. Melalui sejumlah program yang kami miliki, kami berharap dapat mendorong pengembangan kapasitas dan perkembangan bisnis UMKM menjadi lebih baik lagi,” tutup Miranti.#BUMNUNTUK75TAHUN#BUMNBangkitkanUMKM

Read More
August 10, 2020

MELALUI PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA, ITDC BERKOMITMEN WUJUDKAN PARIWISATA SEBAGAI LEADING SECTOR DI INDONESIA

JAKARTA, 10 AGUSTUS 2020 - PT Pengelolaan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan KEK Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah dalam mewujudkan sektor pariwisata menjadi leading sector perekonomian Indonesia.Dukungan tersebut dilakukan baik melalui pengembangan destinasi pariwisata yang telah dikelola yaitu The Nusa Dua dan The Mandalika, maupun melalui lini bisnis Destination Management Organization (DMO). Saat ini, ITDC melalui bisnis DMO tengah membantu mengembangkan KEK Singhasari, Jawa Timur, destinasi wisata Pulau Menjangan, Bali Utara, dan destinasi wisata The Bakauheni, Lampung.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Kami optimistis sektor pariwisata akan mampu menopang perekonomian Indonesia pada masa mendatang. Oleh karena itu, ITDC berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan destinasi wisata baru di Indonesia sehingga nantinya dapat meningkatkan kontribusi sektor pariwisata kepada negara. Salah satu amanah dari pemerintah yang kami kerjakan adalah mengembangkan destinasi super prioritas The Mandalika.”.Untuk mempercepat pengembangan The Mandalika, ITDC telah membangun infrastruktur dasar kawasan serta membangun fasilitas umum guna menarik minat wisatawan dan investor. Hingga saat ini, telah dibangun sejumlah infrastruktur dasar antara lain pembangunan dan penataan jalan dalam kawasan sepanjang 11 km, jalur pipa distribusi air bersih, jaringan listrik PLN, dan instalasi pengolah air bersih berteknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) tahap I. Dalam kawasan juga telah disiapkan sejumlah fasilitas umum antara lain Masjid Nurul Bilad berkapasitas 4000 orang, Kuta Beach Park, the Mandalika, yang dilengkapi arena bermain anak-anak, tempat bilas, loker untuk menyimpan barang, dan toilet, serta Balai Penyelamatan dan Pengamanan Wisata (Balawista) dengan fungsi sebagai Pos Penyelamatan, Pos Kesehatan, Pusat Informasi Wisata, dan Pengamanan Pantai. Kawasan The Mandalika juga memiliki Bazaar Mandalika dengan kapasitas 330 Lot yang difungsikan untuk menampung produk UMKM. Makin lengkapnya fasilitas umum ini mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke The Mandalika. Tercatat jumlah wisatawan yang berkunjung bisa mencapai 4000-5000 orang per hari pada musim liburan.Dari sisi investasi, The Mandalika telah berhasil menarik komitmen investasi sebesar Rp23 triliun dari investor. Investasi terbesar berasal dari Vinci Constructions Grand Project yang berinvestasi senilai US$ 1 milyar atau setara Rp15 triliun (kurs Rp15 ribu per dolar AS) secara bertahap selama 15 tahun guna mengembangkan distrik sport and entertainment.Guna meningkatkan daya tarik kawasan yang dikembangkan dengan konsep sportainment ini, ITDC akan menggelar event balap motor MotoGP mulai tahun 2021 di Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika). Sirkuit Mandalika yang dibangun oleh ITDC ini ditargetkan akan rampung secara keseluruhan pada Juni 2021. Event MotoGP diyakini akan membawa manfaat ekonomi yang besar bagi The Mandalika dan Indonesia antara lain penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dollar AS, menambah jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia hingga mencapai 300 ribu orang/tahun, diperkirakan meningkatkan belanja wisatawan hingga mencapai 40 juta dollar AS per tahun. Setiap minggunya ajang MotoGP juga ditonton hampir 430 juta pemirsa televisi di seluruh dunia sehingga akan memperkuat country branding Indonesia sebagai sport tourism destination.Pengembangan The Mandalika juga diperkirakan akan makin pesat seriring kuatnya dukungan pendanaan yang didapat ITDC yaitu dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) berupa fasilitas pembiayaan senilai USD 248,4 juta atau setara Rp3,6 Triliun (1 USD = Rp14.500,-) dalam payung program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) dan pembiayaan ekspor dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui skema National Interest Account (NIA) dengan besaran mencapai Rp1,18 triliun.Pembiayaan MUTIP oleh AIIB ini merupakan pembiayaan pertama secara standalone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata. Proyek MUTIP mencakup pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar di dalam kawasan the Mandalika dan juga area sekitarnya, seperti jalan dalam kawasan, penyediaan air bersih, sanitasi dan drainase, pengolahan air limbah dan limbah padat, distribusi listrik, dan juga fasilitas pengelolaan risiko bencana, berbagai fasilitas publik dan ruang publik terbuka. Dalam waktu dekat, ada dua paket pengerjaan jalan dalam kawasan yang akan dibiayai melalui program MUTIP dengan total anggaran mencapai Rp1,7 triliun.Sementara pembiayaan yang berasal dari skema NIA digunakan untuk pembangunan infrastruktur dasar dan aset produktif.  Ada dua program yang dijalankan dengan menggunakan pembiayaan dari NIA yaitu pertama, pembangunan infrastruktur jalan pada zona timur yang menghubungkan jalan provinsi dari area Sunggung menuju Pantai Gerupuk dan Tanjung Aan yang berada di sisi timur kawasan The Mandalika berupa pengaspalan 2 jalur jalan, lebar masing-masing 8 meter dengan Right of way (ROW) sebesar 90 meter untuk total jalan sepanjang 2 km. Kedua, pendanaan NIA juga digunakan untuk mengenjot penyelesaian pembangunan Pullman Hotel yang berada di dalam kawasan. Pengembangan kawasan The Mandalika yang termasuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritasini, juga mendapat dukungan yang kuat dari Pemerintah khususnya dari Kementerian/Lembaga. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) telah berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan infrastruktur pendukung The Mandalika. Beberapa proyek Kemen PUPR tersebut antara lain, pembangunan jalan bypass Bandara Internasional Lombok-The Mandalika sepanjang 17,4 km dengan lebar 50 meter, memiliki 4 lajur yang dilengkapi trotoar dan median jalan dengan senilai Rp814 miliar, pembangunan pengendali banjir KEK Mandalika sepanjang 5 km dengan anggaran Rp 75 miliar, proyek pembangunan 750 home stay yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, dan program rumah swadaya untuk 2.300 unit. Selain itu, Kementerian PUPR juga akan membangun Promenade di Desa Gerupuk, Kabupaten Lombok Tengah dan membangun rumah susun (Rusun) dengan 80 kamar dan rumah khusus (Rusus) sebanyak 48 unit. Nantinya, Rusun dan Rusus ini akan diperuntukkan bagi pekerja pariwisata di sekitar kawasan The Mandalika. “Pengembangan The Mandalika telah memberikan multiplier effect yang besar baik berupa peningkatan kunjungan wisatawan, penciptaan lapangan kerja bagi warga lokal, pengembangan usaha dan infrastruktur di sekitar destinasi wisata. Hal ini mendorong perkembangan ekonomi lokal di sekitar The Mandalika yang ditandai dengan bertambahnya jumlah restoran dan usaha kecil menengah (UKM) yang ada di sekitar kawasan. Sejak ITDC melakukan pembangunan infrastruktur secara intensif di zona inti kawasan, sedikitnya ada 10 unit usaha baru berbentuk homestay, resto, café, dan toko retail memulai usaha di zona Barat kawasan. Jumlah ini diyakini masih akan bertambah sejalan dengan kegiatan pengembangan kawasan dan proyek yang berlangsung,” ujar Abdulbar M. Mansoer.Pengembangan The Mandalika juga diperkirakan mampu menyerap hampir 5.000 tenaga kerja lokal secara bertahap dalam lima tahun ke depan. Selain itu, kawasan The Mandalika juga diproyeksikan akan mampu menaikkan tingkat PDRB sektor pariwisata NTB. Diperkirakan pada tahun 2045 dengan adanya pengembangan The Mandalika bisa diperoleh PDRB sekitar Rp18,8 triliun, sedangkan tanpa pembangunan Mandalika hanya sekitar RP11,4 triliun.Sementara di kawasan The Nusa Dua, ITDC terus melakukan pengembangan dengan melakukan peningkatan infrastruktur kawasan dan menambah jumlah hotel. Pada tahun 2019, ada penambahan kamar pada Hotel Renaissance sebanyak 300 kamar dan 88 Villa, Shangri-La dengan tambahah 299 kamar dan 40 Villa, Hotel Awarta sebanyak 28 kamar. Selain itu, pengembangan The Nusa Dua yang dilakukan dengan menonjolkan konsep one stop destination serta pembangunan pariwisata berkelanjutan terbukti mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian di Indonesia. Berdasarkan data Kemenpar tahun 2019, jumlah kunjungan wisatawan asing ke kawasan The Nusa Dua mencapai 789.037 orang atau 12,65% dari total kunjungan wisatawan asing ke Bali yang sebesar 6.239.543 orang. Sementara Bali sendiri menyumbang 38,74% dari total kunjungan wisatawan asing di Indonesia. Dari sisi penyerapan tenaga kerja, pada tahun 2017, The Nusa Dua mampu menyerap 10.713 tenaga kerja dimana 8.730 orang diantaranya merupakan tenaga kerja lokal Bali.Tugas ITDC dalam mengembangkan destinasi wisata di Indonesia makin bertambah dengan adanya penugasan dari Pemerintah untuk membantu mengawal percepatan pengembangan destinasi prioritas KEK Likupang, Sulawesi Utara dan Labuan Bajo, NTT. Pengembangan Labuan Bajo khususnya kawasan Tana Mori ini guna menyambut perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 dan Asian Summit pada tahun 2023 mendatang. Dari penugasan ini diharapkan ITDC mampu mengembangkan kawasan Tana Mori menjadi sebuah kawasan wisata High-end seperti The Nusa Dua.“Dengan keahlian dan pengalaman kami dalam mengembangkan The Nusa Dua dan The Mandalika, Kami optimistis akan dapat menjalankan tugas yang diberikan oleh Pemerintah. Dan di masa tatanan kehidupan baru ini, semua kegiatan operasional kami pastikan akan dilakukan dengan mematuhi protokol kesehtan yang ada. Kami berharap sumbangsih kami ini dapat menjadikan sektor pariwisata menjadi motor penggerak kebangkitan perekonomian paska Pandemi,” tutup Abdulbar M. Mansoer.#BUMNUNTUK75TAHUN#BUMNUntukKemajuanBangsa

Read More
July 31, 2020

MULAI 31 JULI 2020, THE NUSA DUA RESMI DIBUKA BAGI KUNJUNGAN WISATAWAN NUSANTARA

JAKARTA, 31 JULI 2020 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB, secara resmi membuka kembali kawasan The Nusa Dua Bali bagi kunjungan wisatawan nusantara mulai hari ini, Jumat (31/7/2020).  Pembukaan kembali kawasan The Nusa Dua bagi wisatawan nusantara ini dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19 sesuai dengan Panduan Pelaksanaan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Kualitas standar pelaksanaan protokol kesehatan yang diterapkan di The Nusa Dua juga telah lulus uji verifikasi dan tersertifikasi dengan diperolehnya Sertifikat Sertifikasi Tatanan Kehidupan Era Baru untuk Kawasan Nusa Dua dari Pemprov Bali.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, ”Hari ini, kami menyatakan bahwa The Nusa Dua, Bali, yang kami kelola secara resmi telah bisa menerima kunjungan wisatawan kembali. Dengan protokol kesehatan tersertifikasi dan dukungan penerapannya oleh semua pihak secara disiplin, kami optimistis dapat mewujudkan The Nusa Dua sebagai destinasi wisata yang clean, health, aman serta nyaman bagi wisatawan yang berkunjung di masa new normal. Kami berterima kasih atas kepercayaan Pemerintah yang telah memilih The Nusa Dua sebagai pilot project destinasi CHSE dan akan berupaya keras untuk memenuhi target dan harapan dari Pemerintah tersebut dalam mendukung Bali Bangkit menuju Indonesia Bangkit.”.Sertifikasi Tatanan Kehidupan Era Baru untuk Kawasan Nusa Dua tersebut diserahkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster kepada Dirut ITDC pada seremoni Deklarasi Program Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Pariwisata berbasis QRIS yang digelar di The Nusa Dua, Bali pada hari Kamis (30/7/2020).  Hadir pada kegiatan Deklarasi tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Gubernur Bali Wayan Koster serta Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho, Pangdam IX/ Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara, serta Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose.Sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di Kawasan The Nusa Dua, pemeriksaan kesehatan dimulai dari pintu gerbang utama The Nusa Dua dengan melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengunjung, pemeriksaan identitas diri dan reservasi tempat yang dituju yang merupakan salah satu syarat masuk ke Kawasan The Nusa Dua. ITDC akan memastikan wisatawan menggunakan masker selama beraktivitas dalam kawasan, selalu mencuci tangan dengan teratur dan melakukan physical distancing. Untuk memastikan pelaksanaan physical distancing, ITDC menerapkan crowd management dengan membatasi jumlah pengunjung  di suatu lokasi maksimal 25 orang, dan menerapkan Queue and Interaction Management dengan mengatur jarak antrian pengunjung sehingga dapat mencegah penumpukan pengunjung. ITDC juga menggunakan sistem cashless berupa penggunaan sistem QRIS untuk transaksi wisatawan di seluruh area The Nusa Dua sehingga mengurangi interaksi melalui sentuhan. Selain menggunakan QRIS, pengunjung dapat menggunakan debit dan kartu kredit semua Bank, E – Wallet, E – Money semua bank, dan Online Channel untuk bertransaksi.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita menambahkan, “Mengenai kebersihan lingkungan, wisatawan yang berkunjung pun tak perlu khawatir. Sebagai pengelola kawasan, kami telah menambah fasilitas penunjang pelaksanaan protokol kesehatan berupa tempat cuci tangan sebanyak 5 lokasi, signage physical distancing sebanyak 14 titik dan toilet. Untuk memastikan tingkat hygene kawasan, kegiatan penyemprotan disinfektan juga dilakukan secara rutin dan terjadwal sebanyak 2 kali sehari.”.Sementara itu, guna menarik pengunjung atau wisatawan, sejumlah tenant The Nusa Dua menawarkan berbagai program promosi menarik antara lain, Bali Nusa Dua Hotel menawarkan paket menginap dua malam dan free breakfast senilai Rp.1.050.000/nett dengan periode booking hingga 31 Agustus untuk periode menginap hingga 30 April 2021, Grand Whiz Hotel Nusa Dua menawarkan paket promo menginap mulai harga Rp400 ribu per malam/nett (room only) dengan minimum menginap 2 malam yang berlaku untuk periode menginap hingga Maret 2021. Sementara Sogo Bali Collection menggelar sale dengan diskon hingga 70% dan resto masakan Jepang Kagu Ra menawarkan paket Sushi All You Can Eat (free soft drink) dengan harga Rp150 ribu/pax yang berlaku tiap jam 13.00 hingga 18.00 WITA.The Nusa Dua dengan konsep one stop destination, memiliki beragam pilihan beraktivitas dan kelengkapan fasilitas sehingga wisatawan dapat menikmati liburan dalam kawasan seluas 350 ha ini, tanpa perlu keluar dari kawasan. Bagi wisatawan yang berkunjung ke The Nusa Dua, mereka dapat menikmati keindahan pantai yang membentang sepanjang 4 km, lalu menikmati suguhan budaya tari kecak di Pulau Peninsula. Bagi pecinta olahraga, wisatawan dapat melakukan sejumlah aktivitas antara lain melakukan yoga di Pulau Nusa Dharma, bermain golf di lapangan golf 18 holes berkelas internasional, bersepeda, surfing, berlari. Wisatawan juga dapat melakukan green activity berupa penanaman karang, mengunjungi penangkaran penyu serta melakukan pelepasan tukik penyu ke laut. “Keunggulan konsep one stop destination, penerapan protokol kesehatan yang ketat serta program promo oleh sejumlah tenant di kawasan The Nusa Dua akan kami promosikan secara gencar melalui berbagai platform sehingga mampu menumbuhkan kepercayaan dan kenyamanan bagi wisatawan untuk mulai berkunjung ke kawasan kami. Dan kami berharap upaya kami ini dapat mendorong bisnis pariwisata The Nusa Dua dan Bali dapat mulai bangkit kembali,” tutup I Gusti Ngurah Ardita.

Read More
WHAT’S NEW
KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More ITDC SIAP SAMBUT IMPLEMENTASI NEW NORMAL PARIWISATA Read More Dukung Penanganan COVID-19, ITDC Bersama CLub Med Indonesia Sumbang 21 Ribu Masker Untuk 11 RS Di Bali Dan NTB Read More Kembangkan Infrastruktur Dasar Kawasan, ITDC Bangun Akses Menuju Pantai Gerupuk Dan Tanjung Aan Read More LINDUNGI MASYARAKAT DARI PENYEBARAN COVID-19, ITDC GELAR DISINFEKTASI DI DESA PENYANGGA THE NUSA DUA Read More Mandalika Usung Teknologi Informasi Terbaru Read More Fakta Menarik KEK Mandalika, Definisi Kemegahan Indonesia Read More RAKOR PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TELEKOMUNIKASI DI MANDALIKA Read More Sambut MotoGP, 1.432 Kamar Homestay Sudah Tersedia di Lombok Tengah Read More NTB Tawarkan 8 Proyek Unggulan kepada Investor Read More MotoGP Mandalika 2021, Bagaimana Progres Pengerjaan Sirkuitnya? Read More ITDC Kembangkan Proyek Pink Mandalika Read More MGPA Rilis Video Perkembangan Sirkuit Mandalika Untuk MotoGP 2021 Read More Pelindo III Siapkan Hotel Terapung untuk Dukung MotoGP Read More Erick Thohir Suntik 9 BUMN Senilai Rp42,3 Triliun, Belum Termasuk PNM! Read More KNPI NTB Apresiasi Pendekatan Persuasif dalam Pembersihan Lahan di KEK Mandalika Read More KEK Mandalika Disiapkan Serap 69 Persen Tenaga Lokal Read More ITDC: Ganti Rugi Lahan Sirkuit MotoGP Sudah 16,9 Miliar Read More ITDC Bersama Pelaku Pariwisata Melepas Kembali Anak Penyu di Panti Kuta Lombok Read More ITDC Gelar Program Bina Lingkungan Pelatihan Berjualan Efektif dari Rumah Read More Tujuh Bukit di KEK Mandalika Segera Dipenuhi Bunga Kertas Read More Poltekpar Lombok Siap Cetak SDM Handal untuk MotoGP 2021 di KEK Mandalika Read More Jumlah Kamar Hotel yang Tersedia di The Nusa Dua Bali Bertambah, Kini 3.685 Unit Read More Salah Satu Seri MotoGP 2021 akan Digelar di Mandalika Read More Pembangunan Creative Hub di The Mandalika Read More Bangun Mandalika Jadi Tuan Rumah MotoGP Telan Investasi Rp 23 Triliun Read More Bakal Jadi Tuan Rumah MotoGP, Mandalika Punya Apa Aja Sih? Read More Ini 8 Rekomendasi Tempat Wisata di Mandalika Read More Bali Bergeliat Lagi, 11 Destinasi Wisata Lolos Verifikasi Read More Perluasan Terminal BIZAM Ditarget Tuntas Februari 2021 Read More Kadin Kunjungi ITDC Read More Jelang MotoGP 2021, Kementerian PUPR Tata Kawasan Wisata Mandalika Read More Lombok Mandalika Sejuta Pesona Read More Jadi wisata bahari, KKP ingin pemda buat taman terumbu karang Read More Digitalisasi UMKM Melalui Event MotoGP Mandalika 2021 Read More Gubernur Yakin Lahan KEK Tuntas Tepat Waktu Read More Kejar Jadwal MotoGP Indonesia 2021, ITDC Terus Lanjutkan Pembangunan Sirkuit Mandalika, Begini Kabar Terbarunya Read More ITDC Siapkan Lahan Relokasi Warga, Pembangunan Sirkuit Mandalika Jalan Terus Read More Menko PMK: MotoGP Mandalika kenalkan pariwisata NTB kepada dunia Read More Buruan Sikat, Tiket MotoGP Indonesia 2021 Sudah Bisa Dipesan Lo! Read More Serahkan Dua Juta Masker, Menko PMK Ingin Pastikan Pariwisata NTB Kembali Berjalan Read More Tengah Uji Coba Pengaspalan, Begini Penampakan Sirkuit Mandalika Read More Tahun 2021, Sejumlah kegiatan MICE internasional akan digelar di Bali Read More Menteri Teten Masduki Kunjungi Kenja Square, The Nusa Dua Read More Konvensi rancangan panduan kegiatan MICE Read More Sejumlah MICE Internasional Akan Digelar di Bali Tahun Depan, Kemenparekraf Segera Terbitkan Ini Read More Sepeda motor UTS diusulkan jadi kendaraan resmi di Sirkuit Mandalika Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk Kejuaraan MotoGP 2021 Capai 60 Persen Read More Gubernur NTB Tegaskan MotoGP Mandalika Digelar Oktober 2021 Read More Yuk Menikmati Keindahan Alam Mandalika Sembari Mengikuti Triathlon Virtual Read More Yuk Intip, Ini Progres Pembangunan Mandalika Street Circuit untuk MotoGP 2021 Read More ITDC: Progres Sirkuit Mandalika Capai 40 Persen Read More Nusa Dua dan Mandalika Jadi Andalan ITDC Gaet Turis Asing Read More Polwan-Bhayangkari NTB Bagikan Tas Sekolah ke Anak-anak di Mandalika Read More ITDC latih pemasaran daring bagi paguyuban pariwisata The Nusa Dua Read More Pelabuhan Gili Mas Siap Beroperasi Untuk Ramaikan MotoGP Mandalika 2021 Read More Kementerian BUMN Siapkan Program Strategis di 2021 Read More Daftar 8 BUMN Penerima PMN Rp37,4 T dalam RAPBN 2021 Read More Merah Putih Raksasa Berkibar di Bukit Merese Mandalika Read More Komitmen Menjadi Terdepan, ITDC Terus Bergerak Lakukan Transformasi dan Inovasi Read More The Nusa Dua Jadi Wakil ITDC Saat Apel Virtual 17an di Istana Negara Read More ITDC tingkatkan kapasitas UMKM melalui pelatihan daring di NTB dan Bali Read More Percepatan pembangunan sirkuit motoGP Mandalika Read More STIMULUS SEKTOR PARIWISATA Read More Pariwisata Mandalika NTB Diharapkan Topang Perekonomian Nasional Read More ITDC Konsisten Hadirkan The Nusa Dua Sebagai Destinasi Kelas Dunia Read More Mandalika Bakal Menambah Daftar Kawasan Wisata Andalan di Indonesia Timur Read More Cek Fakta: Tidak Benar Foto Sirkuit Mandalika Siap Digunakan Tahun 2021 Read More ITDC Kantongi Komitmen Investasi Rp23 T di KEK Mandalika Read More Kemenparekraf Lanjutkan Pembangunan Pusat Kreatif di Tengah Pandemi Read More Dukung Penyelenggaraan Konferensi G20, ITDC Kembangkan Kawasan Tana Mori Jadi Kawasan Kelas Atas Read More ITDC SALURKAN 26 HEWAN KURBAN UNTUK MASYARAKAT Read More Sirkuit MotoGP Indonesia di Mandalika Terus Dikebut Pembangunannya, Ini Updatenya Read More The Nusa Dua jalankan protokol kesehatan cegah COVID-19 Read More Resmi Dibuka, The Nusa Dua Kembali Bisa Dikunjungi Wisnus Read More Bali Buka Pariwisata Kembali, Begini Penerapan Protokol Kesehatan di Nusa Dua Read More Bali Terapkan QRIS, Sektor Pariwisata Diyakini Bangkit Read More ITDC menyalurkan 26 hewan kurban untuk masyarakat NTB Read More Uji Coba Lintasan MotoGP Mandalika April 2021 Read More Agustus Diaspal, Sirkuit MotoGP Mandalika Dijajal April 2021 Read More Polsek Kuta Turun Imbau Pengunjung Wisata KEK Mandalika Read More Pangdam Bersama Forkopimda NTB Sambut Kedatangan Lima Pimpinan Institusi Negara Read More ITDC Lakukan Kegiatan Bersepeda untuk Mengecek Kesiapan New Normal di The Nusa Dua Read More "Mandalika Rebound" diharapkan pulihkan pariwisata NTB Read More New Normal, tiga spot wisata di Mandalika Lombok mulai dibuka Read More Dukung Event MotoGP 2021, Pemda Loteng Gencar Lakukan Sosialisasi Read More Inisiasi New Normal lewat Mandalika Rebound sebagai Bentuk Dukungan Kemenparekraf Read More Travellers, Get Ready for The Mandalika Lombok Has Been Back on Business Read More ITDC Gelar Webinar dengan Lebih dari 80 Peserta Travel Agent dan Pelaku Usaha Pariwisata Read More ITDC Tuan Rumah Mandalika Rebound Read More DPR Setujui 7 BUMN Dapat Penyertaan Modal Negara Rp 23,65 T Read More ITDC fokus percepat konstruksi Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021 Read More KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More Mau Liburan Murah, Kunjungi Kuta Mandalika Promosfest Read More Minimalkan Kontak Dengan Pembeli, Pedagang Di Nusa Dua Akan Gunakan Cashless Read More Bali Masuki Normal Baru, Sertifikasi Protokol Kesehatan Disiapkan Read More Masukin Tatanan Era Baru, Bali Siapkan Sejumlah Event Read More Pengunjung Kawasan The Mandalika Wajib Pakai Masker Read More Kawasan The Mandalika Dilengkapi Unit SAR Read More Kawasan Nusa Dua Bali Dijadikan Pilot Project Wisata New Normal Read More ITDC membagikan 250 masker untuk pedagang asongan di Mandalika Read More Antisipasi Banjir di Sirkuit MotoGP Mandalika, ITDC Sistem Drainase Read More Antisipasi Banjir di Sirkuit MotoGP Mandalika, ITDC Sistem Drainase Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Mencapai 40 Persen Read More Sektor UMKM NTB dan Bali Dapat Dukungan Penuh dari ITDC Read More MotoGP 2021, Gubernur NTB Pastikan Pembangunan Sirkuit Mandalika Sesuai Rencana Read More Akses Masuk Dibatasi, Karyawan ITDC Harus Tunjukkan Ini Read More Paparan ITDC Manfaat PMN untuk Mandalika Read More Gelar MotoGP 2021, sirkuit Mandalika bakal serap 7.500 naker Read More ITDC Matangkan Prosedur Mitigasi Bencana di The Mandalika Read More Pengembangan Destinasi Super Prioritas Tetap Dilanjutkan Read More RECORD : Webinar Pariwisata dan Adaptasi Tatanan Baru by Genpi Indonesia (19/6/2020) Read More DPRD Bali Tinjau Kawasan ITDC, Pastikan Kesiapan Terapkan CHS Read More Tourism Ministry Holds Bali Covid-19 Safety Update Webinar Read More Sambut MotoGP Mandalika, BIL Tambah Daya Tampung Jadi 7 Juta Penumpang per Tahun Read More New Normal, ITDC dan DPD Putri Bali Ikuti Arahan Pemerintah Read More Kementerian PUPR akan salurkan Rp2,7 triliun untuk lima KSPN pada 2021 Read More Turis Asing Sudah Tak Sabar Nonton MotoGP di Mandalika Read More Kedisiplinan dan Kesiapan Daerah Kunci Pembukaan Destinasi di Masa Pandemi Covid-19 Read More MENPAREKRAF TINJAU KESIAPAN NUSA DUA Read More Survei Sebut Bali Masih Destinasi Favorit, Era Baru Harus Dipersiapkan Read More Wishnutama Cek Kesiapan Bali Sambut New Normal Pariwisata Read More Wabup Suiasa Paparkan Langkah Badung Sambut Budaya Hidup Baru Read More Menparekraf Pantau Kesiapan ITDC Sambut New Normal Read More Persiapan Membuka Kembali Sektor Pariwisata, Menpar Cek Kesiapan Bali, Berikut yang Jadi Prioritas Read More Kawasan Rinjani Hingga KEK Mandalika akan Dibuka Read More Satgas BUMN ITDC Sumbang Masker untuk RSUD Tanjung Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika Sesuai Jadwal, Siap Gelar MotoGP 2021? Read More Bangun CSC, KKP Berharap Bali Bisa Punya Coral Park Read More Lampung Matangkan Pengembangan Pariwisata Terintegrasi Read More Intip Persiapan Bali Jadi Pilot Project Pembukaan Pariwisata saat New Normal Read More Perangkat Info Gempa Generasi Terbaru Akan Dipasang di Kantor Bupati Lombok Tengah dan di KEK The Mandalika Read More ITDC dan Club Med Indonesia Sumbang 21.000 Masker di Bali dan NTB Read More Akhir Tahun, Nusa Dua Bali Disiapkan untuk Wisata MICE Read More Mandalika Dog Shelter, Rumah bagi Anjing yang Terbuang Read More Siapkan Akomodasi MotoGP 2021, Pusat akan Bangun Rusun dan Rusus di KEK Mandalika Read More Kehadiran Bukit Pink Bikin Sirkuit Mandalika Makin Ciamik Read More Nusa Dua siap jadi percontohan wisata Normal Baru Read More Kamar Hotel di Nusa Dua Sudah Dibooking Hingga Desember Read More Bali Jadi yang Pertama untuk New Normal Pariwisata Read More ITDC Siap Jalankan The New Normal Read More Menteri PUPR: Lima Destinasi Wisata Super Tetap Prioritas Pemerintah Read More Gubernur NTB Tegaskan Pembangunan KEK Mandalika Terus Berjalan Read More ITDC menggenjot pembangunan sarana dan prasarana di Mandalika Read More ITDC Gunakan Suntikan PMN Rp 500 Miliar untuk Pembangunan KEK Mandalika Read More Dukung MotoGP Mandalika 2021, Pelindo III Lanjutkan Proyek Terminal Gilimas Read More Pandemi Virus Corona Tak Surutkan Pengerjaan Sirkuit Mandalika MotoGP Read More ITDC appointed as SOE coordinator of national disaster task force in NTB Read More Follow the latest information from the COVID-19 Mitigation Task Force at http://covid19.go.id and help prevent the spread of COVID-19. Read More PROMOSI WISATA MEDIA FILM Read More Jelang MotoGP Mandalika, Konstruksi Hotel Pullman Segera Dilanjutkan Read More Penguatan Peran Manajemen Risiko Read More Penyelenggara bakal datangkan Valentino Rossi di GP Mandalika 2021 Read More Kemenparekraf Ready to Succeed 2021 MotoGP Mandalika as a World Class Event Read More Calendar of Events Lombok Sumbawa 2020, MotoGP 2021 Becomes the Main Theme Read More