March 08, 2021

ITDC DAN MPRD SIAP MEMULAI PENGEMBANGAN KEK LIKUPANG

MANADO, 7 MARET 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika/The Mandalika Lombok – NTB, bersama PT Minahasa Permai Resort Development (PT MPRD) siap memulai pengembangan KEK Likupang sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia.  Kesiapan itu ditandai dengan penandatanganan  Kerangka Kerjasama atau Term Sheet Pembentukan Badan Usaha untuk Pengembangan dan Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di sela event Tourism & Economy Creative Investment Forum in North Sulawesi, yang berlangsung di Sintesa Peninsula Hotel, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (6/3/2021),Disaksikan oleh Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, penandatanganan Kerangka Kerjasama dilakukan oleh Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo dan Project Head PT MPRD Ratna Paquita Widjaja. Acara penandatanganan juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw,  Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiskus Silangen, anggota Komisi X DPR RI Andriana Dondokambey, Deputi bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Hari Sungkari, Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulut Arbonas Hutabarat, Wakil Ketua Umum KADIN bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah Anindya Bakrie, serta jajaran pejabat Kemenparekraf.Melalui Kerjasama ini, ITDC dan PT MPRD sepakat secara bersama-sama merencanakan pendirian atau pembentukan perusahaan patungan yang akan menjadi Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Likupang. BUPP KEK Likupang ini akan menjalankan tugas antara lain pengembangan dan pengelolaan KEK termasuk penyediaan infrastruktur dasar kawasan. Jangka waktu berlakunya Termsheet ini adalah 2 (dua) tahun sejak tanggal penandatanganan dilakukan.Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo mengatakan, “Kami berterima kasih atas kepercayaan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara kepada ITDC untuk memulai pengembangan KEK Likupang.  Term Sheet yang ditandatangani hari ini (Sabtu, 6 Maret 2021) merupakan langkah awal dari kerjasama kami Bersama PT MPRD untuk bersama-sama menyiapkan BUPP yang akan mengembangkan dan mengelola KEK Likupang. Dengan pengalaman kami mengelola The Nusa Dua selama 47 tahun dan The Mandalika, kami optimistis dapat membantu pengembangan KEK Likupang menjadi destinasi pariwisata unggulan baru berkelas internasional di Indonesia.”.Sebagai tahap awal pengembangan KEK Likupang, telah dijadwalkan pembangunan infrastruktur dasar dan penunjang kawasan, atraksi, MICE dan hotel dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2022. Untuk tahap awal pengembangan ini membutuhkan investasi sebesar Rp2,22 triliun dimana salah satu sumber pendanaannya berasal dari pengajuan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) tahun 2021 senilai Rp1,023 Triliun.Arie menambahkan, kerjasama ini juga menambah portofolio pengembangan bisnis destinasi pariwisata yang dikelola oleh ITDC, sekaligus menunjukkan keseriusan ITDC dalam menggarap lini bisnis Destination Management Organization (DMO). Lini bisnis DMO ini bertujuan mengembangkan pariwisata nasional dan mendukung strategi Pemerintah menjadikan pariwisata sebagai salah satu sumber utama devisa negara. Sebelumnya, melalui lini bisnis DMO, ITDC telah bekerjasama dengan PT Intelegensia Graha Tama dan Pemkab Malang untuk mengembangkan KEK Pariwisata Singhasari, PT ASDP Indonesia Ferry untuk pengembangan kawasan pariwisata terpadu di Bakauheni, Lampung, dan Pemkab Sumedang untuk pengembangan wisata Waduk Jatigede. Selain itu, ITDC juga mendapat penugasan dari Pemerintah untuk membangun kawasan Tanamori di Labuan Bajo, NTT, yang merupakan salah satu dari 5 DPSP. Kawasan Tanamori adalah calon lokasi pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 dan ASEAN Summit tahun 2023, dan saat ini tengah berproses menjadi KEK Tanamori. KEK Likupang sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) super prioritas, dikembangkan di lahan seluas total 197,4 Ha di Desa Pulisan, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. KEK Likupang yang memiliki keunggulan alam berupa laut, pantai dan bukit yang indah, didukung warisan budaya yang terjaga serta berada di garis wallace dapat dikembangkan dengan konsep resort kelas premium dan kelas menengah (mid range resort), budaya (cultural), dan pengembangan WaIIace Conservation. KEK Likupang juga memiliki tingkat aksesibiltas yang tinggi. Berjarak 60 Km dari Kota Manado dan dapat ditempuh selama 1,5 jam dari Bandara Sam Ratulangi yang melayani direct dan chartered flight, membuat KEK Likupang sangat mudah dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun asing.Sebagai wujud dukungan dalam pengembangan KEK Likupang, sejumlah infrastruktur penunjang pengembangan KEK Likupang tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Pembangunan infrastruktur penunjang tersebut antara lain pembangunan jalan dari bandara menuju KEK Pariwisata Likupang sepanjang 31,5 km, pembangunan jalan Tol Manado-Bitung sepanjang 39 km, perluasan terminal Bandara Sam Ratulangi dari  semula 26.482 meter persegi menjadi 57.296 meter persegi, serta perpanjangan landas pacu Bandara Sam Ratulangi dari 2.650 meter persegi menjadi 2800 meter persegi.  Selain itu, juga akan dilakukan proyek rehabilitasi Pelabuhan Penyeberangan Likupang dan Penyeberangan Lembeh, serta pembangunan dermaga apung pelabuhan laut Likupang untuk kapal wisata. Kementerian PUPR telah merealisasikan Paket Pembangunan Jalan Akses menuju Kawasan KEK Likupang tahun anggaran 2019-2020 dengan total anggaran mencapai Rp163,7 miliar. Sementara tahun 2021, Kementerian PUPR telah mengusulkan anggaran pembangunan infrastruktur dasar dan penunjang kawasan senilai Rp999,92 Miliar.“Dengan potensi alam dan budaya yang besar serta dukungan Pemerintah baik Pusat maupun Daerah yang kuat, kami optimistis KEK Likupang mampu menjadi kawasan wisata unggulan baru di Indonesia. Dan, seperti pesan dalam sambutan yang disampaikan oleh Bapak Menparekraf, kami mengajak para investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi dan bersama-sama mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Likupang. Sehingga KEK Likupang dapat segera memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian masyarakat Sulut dan Indonesia. Untuk itu, kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar tujuan besar kita bersama ini dapat segera terwujud,” tutup Arie.

Read More
March 05, 2021

ITDC TANDATANGANI KONTRAK PAKET PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DASAR AREA TIMUR KEK MANDALIKA

The Nusa Dua, 05 Maret 2021 — Pada hari ini, Jumat (5/03/2021), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku BUMN pengembang dan pengelola The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB bersama Joint Operation PT Hutama Karya (Persero) – PT Adhi Karya (Persero), Tbk (JO HUTAMA-ADHI) menandatangani Kontrak Paket II Mandalika Urban Tourism and Infrastructure Project (MUTIP) untuk pembangunan infrastruktur dasar di area Timur The Mandalika.  Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer selaku pemberi kerja dan Authorized Representative/perwakilan resmi JO HUTAMA – ADHI Ir. Ari Asmoko, disaksikan oleh Direktur Teknik dan SDM ITDC Taufik Hidayat, Direktur Operasi I PT Hutama Karya (Persero) Novias Nurendra, serta Direktur Operasi I PT Adhi Karya (Persero), Tbk. A. Suko Widigdo, bertempat di The Maj Nusa Dua, kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali.Kontrak Paket ini merupakan bagian dari Kontrak Paket MUTIP yang terdiri dari Paket I dan Paket II, dengan total nilai mencapai Rp1,7 triliun. Program MUTIP dibiayai secara penuh oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan merupakan pembiayaan pertama secara standalone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata.Kontrak Paket II meliputi pembangunan sarana dan prasarana jaringan jalan, normalisasi sungai, pembangunan fasilitas amenity core, gerbang kawasan, dan konstruksi Masjid Area Timur, serta pembangunan jaringan pipa air bersih, jaringan pipa air kotor, dan jaringan pipa air irigasi berikut kelengkapannya serta memiliki durasi pekerjaan sampai 730 hari kalender. Penandatanganan kontrak pekerjaan konstruksi ITDC dan JO HUTAMA-ADHI ini dilakukan setelah melalui proses pengadaan menggunakan metode international open competitive tender serta telah memenuhi ketentuan-ketentuan yang dipersyaratkan oleh AIIB sebagai bank pemberi pinjaman.  Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Kami berkomitmen menjalankan amanat Bapak Presiden agar mengembangkan The Mandalika menjadi destinasi pariwisata unggulan baru di Indonesia yang disampaikan saat peresmian KEK Mandalika pada 2017. Penandatanganan Kontrak Paket II ini merupakan salah satu upaya kami dalam mewujudkan percepatan pengembangan The Mandalika. Selain itu, kami yakin, sebagai kontraktor dengan pengalaman mengerjakan proyek-proyek nasional dan internasional JO HUTAMA-ADHI akan mampu menyelesaikan pembangunan infrastruktur di The Mandalika ini tepat waktu dengan kualitas internasional.”,Kontrak Paket II ini, imbuh Abdulbar, nantinya akan semakin melengkapi infrastruktur dasar yang telah dibangun serta meningkatkan daya tarik dan nilai jual kawasan di mata investor sehingga akan semakin banyak investor yang akan berinvestasi di The Mandalika.Dari sisi investasi, hingga saat ini, setidaknya sudah hampir 200 Ha sedang berproses untuk dikerjasamakan dalam berbagai bentuk properti, seperti Hotel Bintang 4 dan 5, area komersial, hingga SPBU. Dari sisi penyerapan tenaga kerja, pengembangan The Mandalika juga diperkirakan mampu menyerap hampir 5.000 tenaga kerja lokal secara bertahap dalam lima tahun ke depan. Selain itu, kawasan The Mandalika juga diproyeksikan akan mampu menaikkan tingkat PDRB sektor pariwisata NTB. Diperkirakan pada tahun 2045 dengan adanya   pengembangan The Mandalika bisa diperoleh PDRB sekitar Rp18,8 triliun, sedangkan tanpa pembangunan Mandalika hanya sekitar RP11,4 triliun.“Dengan didukung potensi alam serta event IndonesianGP yang akan berlangsung, kami optimistis The Mandalika dapat menjadi salah satu lokomotif kebangkitan industri pariwisata tanah air paska pandemi COVID-19, serta mampu menciptakan multiplier effect yang besar bagi perekonomian NTB dan Indonesia. Oleh karena itu, kami berkomitmen terus melanjutkan pengembangan infrastruktur The Mandalika, paralel dengan pembangunan street circuit dan amenitas seperti hotel dan beach club guna menyambut normalisasi pariwisata setelah proses vaksinasi selesai. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Pemerintah khususnya dari Kementerian/Lembaga dalam pengembangan The Mandalika ini,” ujar Abdulbar.Seperti diketahui, pengembangan kawasan The Mandalika yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas ini, mendapat dukungan yang kuat dari Pemerintah khususnya dari  Kementerian/Lembaga. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) telah berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan infrastruktur pendukung The Mandalika. Beberapa proyek Kementerian PUPR tersebut antara lain, pembangunan jalan bypass Bandara Internasional Lombok-The Mandalika sepanjang 17,4 km dengan lebar 50 meter, memiliki 4 lajur yang dilengkapi trotoar dan median jalan dengan senilai Rp814 miliar, pembangunan pengendali banjir KEK Mandalika sepanjang 5 km dengan anggaran Rp 75 miliar, proyek pembangunan 750 home stay yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, dan program rumah swadaya untuk 2.300 unit. Kementerian PUPR juga akan membangun Promenade di Desa Gerupuk, Kabupaten Lombok Tengah dan membangun rumah susun (Rusun) dengan 80 kamar dan rumah khusus (Rusus) sebanyak 48 unit. Nantinya, Rusun dan Rusus ini akan diperuntukkan bagi pekerja pariwisata di sekitar kawasan The Mandalika.Sementara itu, ITDC sendiri telah memulai percepatan pembangunan The Mandalika sejak 2016 dan hingga saat ini, telah terbangun infrastruktur jalan utama kawasan sepanjang 4 km beserta fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti Masjid Nurul Bilad dan Kuta Beach Park berikut beach facilities-nya dengan menggunakan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2015 sebesar Rp 250 miliar. Sementara proyek infrastruktur dasar yang masih berjalan dan akan selesai pada tahun ini adalah jalan sepanjang 6,7 km dan Jalan Kawasan Khusus (JKK) dengan mendapatkan dukungan diantaranya dari Pemerintah melalui PMN tahun 2020 sebesar Rp 500 miliar, fasilitas pendanaan melalui program National Interest Account (NIA) dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank dan sindikasi pendanaan dari Himpunan Bank Negara (HIMBARA).

Read More
March 04, 2021

BERKUALITAS EKSPOR DAN PREMIUM, PRODUK MITRA BINAAN ITDC KOPI TELAPEN TER-PILIH MENJADI PESERTA KKI 2021 DI NTB

The Mandalika, 4 Maret 2021 – Salah satu UMKM mitra binaan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola dan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB, yaitu Kelompok Wanita Tani Kaki Rinjani, terpilih sebagai UMKM yang berhak menampilkan produknya sebagai produk unggulan NTB dalam acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 Eksostisme Lombok yang berlangsung hari ini di Kuta Beach Park The Mandalika, Lombok, NTB.  Mitra binaan ITDC tersebut menjadi satu dari hanya 50 UMKM yang lulus kurasi yang dilakukan oleh tim independen dari Dekranasda NTB dan Balai POM Mataram untuk ditampilkan di KKI, dengan kriteria penilaian antara lain memiliki potensi ekspor, berkualitas premium dan mampu melakukan digitalisasi produk. Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) ITDC, Kelompok Wanita Tani Kaki Rinjani yang berasal dari Dusun Persil, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah ini telah menjadi mitra binaan perusahaan sejak tahun 2019. Sebagai mitra binaan, kelompok ini telah menerima bantuan permodalan dan berbagai pelatihan dari ITDC, termasuk pelatihan pemasaran online, untuk peningkatan kapasitas usaha dan perluasan pasar.  Kopi bubuk robusta yang dihasilkan kelompok ini dinamai Kopi Telapen yang merupakan singkatan dari bahasa daerah “Telangan Peneng” yang artinya Penghilang Sakit Kepala. Kopi ini sudah dipasarkan di luar NTB maupun luar negeri, yakni ke Kota Yogyakarta, Jakarta, Malang, ke Pulau Kalimantan dan Bali, hingga Malaysia. Kopi ini juga sudah tersedia di beberapa platform e-commerce seperti Shopee dan Bukalapak dan sudah dapat diakses secara online di http://telapenlombok.gomodo.id/.Vice President Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti mengatakan, “Kami turut bangga bahwa mitra binaan kami bisa lulus kurasi sebagai salah satu produk unggulan NTB yang ditampilkan pada kegiatan KKI hari ini. Keberhasilan mitra binaan ini menjadi bukti komitmen dan dukungan kami dalam mendorong eksistensi dan kemajuan UMKM lokal di NTB untuk menghasilkan produk-produk bermutu dan unggul di pasar lokal, domestik, bahkan internasional, termasuk upaya pemasarannya, khususnya secara digital.  Kami memandang pemasaran online merupakan langkah penting dan efektif dalam menghidupkan kembali roda perekonomian bagi para UMKM lokal di masa pandemi ini.”.KKI 2021 Eksotisme Lombok merupakan rangkaian acara KKI 2021 yang mewadahi produk buatan UMKM lokal untuk dapat dipromosikan serta mengajak masyarakat umum untuk membeli, memakai, dan atau mengkonsumsi produk hasil UMKM tersebut. KKI 2021 berlangsung di 12 tempat yang berbeda sepanjang tahun. KKI 2021 Eksotisme Lombok di NTB mengambil tema Sinergi, Globalisasi, dan Digitalisasi UMKM dan Sektor Pariwisata mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.“Kami berharap, melalui program KKI 2021 di NTB ini masyarakat semakin mencintai produk lokal dan bangga menggunakan serta mengkonsumsi produk buatan UMKM lokal, karena produk-produk ini memiliki kualitas yang tidak kalah dengan buatan luar negeri. Terlebih lagi, bahwa produk UMKM lokal terbukti dapat diterima oleh pasar luar negeri. Kami optimis digitalisasi produk dan dukungan sistem pembayaran online akan semakin memudahkan masyarakat untuk mengakses produk unggulan yang dihasilkan oleh UMKM. Dengan demikian kita dapat bersama-sama mendorong pertumbuhan perekonomian rakyat,” tutup Miranti.

Read More
March 04, 2021

ITDC dan Kejati Bali Perpanjang Kerjasama di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

The Nusa Dua, 4 Maret 2021 - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali, dan The Mandalika, NTB, bersama dengan Kejaksaan Tinggi Bali hari ini melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MOU) di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara untuk kawasan pariwisata The Nusa Dua. Penandatanganan dilakukan oleh Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Hutama Wisnu, SH., MH. disaksikan jajaran manajemen ITDC dan Kejaksaan Tinggi Bali, bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali.Penandatanganan ini menandai perpanjangan kerjasama di Bidang Hukum Perdata  dan Tata Usaha Negara khususnya di wilayah Bali antara ITDC, yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dengan Kejaksaan Tinggi Bali, dalam kedudukannya sebagai Jaksa Pengacara Negara, untuk mendukung aktivitas bisnis perusahaan di kawasan The Nusa Dua.  Kerjasama yang telah terjalin sejak 2005 ini diselenggarakan untuk menangani bersama penyelesaian masalah hukum di Bidang Hukum Perdata  dan Tata Usaha Negara yang dihadapi oleh ITDC di kawasan pariwisata The Nusa Dua, baik di dalam maupun di luar Pengadilan, meliputi kegiatan Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum, Pelayanan Hukum, Penegakan Hukum, dan Tindakan Hukum Lain yang sesuai dengan Undang-Undang. Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita menyampaikan, “Sebagai BUMN, ITDC berkomitmen untuk mematuhi  hukum yang berlaku dan menjalankan   prinsip-prinsip GCG dalam setiap aktivitas bisnis Perusahaan. Perpanjangan kerjasama ini kami lakukan untuk memastikan adanya dukungan dari Kejati Bali dalam wujud pendampingan dan masukan atau pertimbangan hukum atas tindakan korporasi yang kami jalankan sehingga dapat meminimalisir risiko hukum  yang mungkin timbul di masa yang datang.  Dengan demikian,  kami dapat menjalankan bisnis sesuai prinsip-prinsip berusaha yang baik dan dalam koridor hukum yang berlaku.”.Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Bali Hutama Wisnu menambahkan, “Kerjasama ini merupakan perpanjangan dari kerjasama sebelumnya yang telah berjalan sangat baik. Kami harapkan perjanjian ini dapat memberi manfaat dalam mendukung kegiatan usaha ITDC, khususnya terkait pengembangan pariwisata, untuk menyelamatkan, memulihkan kekayaan negara dan menegakkan kewibawaan Pemerintah dan Negara.”

Read More
March 02, 2021

Wujudkan Kepedulian, ITDC Kembali Bantu Masyarakat di Dua Desa Penyangga The Mandalika

The Mandalika, 2 Maret 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok, NTB, kembali membantu masyarakat di dua desa penyangga The Mandalika pada Senin (1/3).  Bantuan tersebut berupa bantuan alat protokol kesehatan COVID-19 bagi siswa/siswi di Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Al-Ma Arif NU Lenser, Desa Kuta serta bantuan perbaikan atap Bale Tani (rumah warga) di Dusun Ende, Desa Sengkol, Lombok Tengah. Kedua bantuan disampaikan dalam kerangka Program Bina Lingkungan ITDC kepada warga yang berada di Desa Penyangga The Mandalika.Kedua bantuan tersebut diserahkan oleh Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro pada hari ini di masing-masing desa.  Bantuan alat protokol kesehatan COVID-19 berupa 500 pcs masker kain, 10 unit tempat cuci tangan portable, 16 unit hand sanitizer beserta bracket, 25 liter refill hand sanitizer, dan 35 liter sabun cuci tangan diterima oleh Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Al-Ma Arif NU Lenser Edi Hartono.  Bantuan ini akan digunakan oleh sejumlah 447 orang anak dan 52 orang guru yang melakukan kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren tersebut.Sedangkan bantuan untuk perbaikan atap bale tani diserahkan dalam bentuk uang tunai sejumlah Rp 26.807.672,00, yang diterima oleh Ketua Adat Dusun Ende Sunardi.  Dengan bantuan uang tunai ini, warga desa akan mengelola secara mandiri kegiatan perbaikan mulai dari merencanakan dan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan serta melakukan perbaikan.  Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, “Bantuan-bantuan ini merupakan wujud dari kepedulian kami terhadap masyarakat di desa penyangga sekitar The Mandalika, sebagai mitigasi menghadapi wabah COVID-19 yang masih berlangsung dan musim penghujan, serta dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.”.“Bantuan alat kesehatan kami sampaikan untuk membantu penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah kegiatan belajar mengajar yang sekarang ini sudah mulai dilakukan salah satunya di Pondok Pesantren di Desa Kuta ini.  Dengan demikian kegiatan belajar mengajar tidak menjadi kluster baru penyebaran COVID-19,” jelas Bram. “Sementara bantuan perbaikan atap bale tani di Dusun Ende merupakan hasil diskusi kami dengan Ketua Adat Dusun Ende dan Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis) Ende. Masyarakat membutuhkannya untuk memperbaiki bagian atap rumah yang rusak, dengan tetap mempertahankan kearifan lokal arsitektur bangunan adat suku Sasak.”.Dusun Ende adalah sebuah Dusun Adat di Desa Sengkol yang merupakan salah satu desa penyangga The Mandalika dan masih mempertahankan kebudayaan dan kehidupan sehari-hari suku asli Lombok, yaitu Sasak.  Sebagian besar warga yang menghuni dusun ini bermata pencaharian sebagai petani, peternak, dan penenun.Menanggapi bantuan protokol kesehatan yang diterima, Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Al-Ma Arif NU Lenser Edi Hartono mengatakan, “Kami berterima kasih atas bantuan yang disampaikan oleh pihak ITDC. Mengingat jumlah anak di sekolah ini tidak sedikit, sehingga kami memang sangat membutuhkan alat-alat kesehatan tersebut untuk mempermudah proses belajar mengajar di pondok ini.”.Ketua Adat Dusun Ende Sunardi juga mengungkapkan, “Alhamdulillah, bantuan ini kami terima di saat yang sangat tepat. Musim penghujan sudah datang, sehingga beberapa atap dari alang-alang di Bale Tani bocor. Kami berterima kasih karena ITDC tak hentinya menunjukkan kepeduliannya kepada Dusun kami.”.“Kami harap, kehadiran kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat salah satunya melalui penyelenggaraan program Bina Lingkungan ini. Kami juga berharap agar bantuan-bantuan ini bisa bermanfaat bagi pihak-pihak yang menerima”, tutup Bram.

Read More
March 02, 2021

PERCEPAT PENGEMBANGAN, ITDC TANDATANGANI KONTRAK PAKET PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KEK MANDALIKA SENILAI TOTAL Rp1,7 TRILIUN

Jakarta, 02 Maret 2021-- Percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika atau The Mandalika terus berjalan. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang kawasan The Mandalika, memastikannya dengan ditandatanganinya 2 (dua) Kontrak Paket Pekerjaan Konstruksi Mandalika Urban Tourism Infrastructure Project (MUTIP) yaitu Paket I dan Paket II, senilai total Rp1,7 Triliun.  Melalui penandatanganan kontrak ini, ITDC memastikan proyek MUTIP tetap berjalan sesuai rencana awal, di tengah masih berlangsungnya pandemi global COVID-19. Program MUTIP ini dibiayai secara penuh oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan merupakan pembiayaan pertama secara standalone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata.Pada hari ini, Selasa (02/02/2021), dilakukan penandatanganan Kontrak Paket I antara ITDC dengan Joint Venture PT PP (Persero) – PT Wijaya Karya (Persero) – PT Bunga Raya Lestari (BRL) (JV PP-WIKA-BRL).  Melalui kontrak ini, JV PP-WIKA-BRL akan segera memulai pekerjaan konstruksi infrastruktur dasar di area Barat dan Tengah The Mandalika.Kontrak Paket I meliputi pekerjaan infrastruktur dasar antara lain pekerjaan jaringan jalan lengkap dengan drainase, box utilitas, lanskap dan penerangan jalan; pekerjaan normalisasi sungai berikut tempat evakuasi sementara dan pintu air; pekerjaan pembangunan fasilitas amenity core dan gerbang kawasan; serta pembangunan jaringan pipa air  bersih, jaringan pipa air kotor, dan jaringan pipa air irigasi berikut kelengkapannya.“Kami senang sekali bisa memulai lagi kontrak pekerjaan konstruksi infrastruktur di The Mandalika hari ini. Hal ini menunjukkan komitmen kami dalam mempercepat pembangunan The Mandalika  khususnya melalui program MUTIP yang dibiayai oleh AIIB. Melalui pekerjaan ini kami pastikan pembangunan infrastruktur di The Mandalika terus berjalan, paralel dengan pembangunan street circuit dan amenitas seperti hotel dan beach club.  Selain untuk meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor untuk masuk dan bersama-sama mengembangkan The Mandalika, percepatan pembangunan ini juga kami pastikan untuk mempersiapkan kawasan The Mandalika menyambut normalisasi pariwisata setelah proses vaksinasi selesai,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer. Sementara Kontrak Paket II akan ditandatangani pada minggu ini juga antara ITDC dengan Joint Operation PT Hutama Karya (Persero) – PT Adhi Karya (Persero) (JO HK-ADHI), untuk pembangunan infrastruktur dasar di area Timur The Mandalika.  Paket II ini meliputi  antara lain pembangunan sarana dan prasarana jaringan jalan, normalisasi sungai, pembangunan fasilitas amenity core, gerbang kawasan, dan konstruksi Masjid Area Timur, serta pembangunan jaringan pipa air  bersih, jaringan pipa air kotor, dan jaringan pipa air irigasi berikut kelengkapannya.Penandatanganan kontrak pekerjaan konstruksi baik oleh JV PP-WIKA-BRL maupun JO HK-ADHI ini dilakukan setelah melalui proses pengadaan menggunakan metode international open competitive tender serta telah memenuhi ketentuan-ketentuan yang dipersyaratkan oleh AIIB sebagai bank pemberi pinjaman.  ITDC sendiri telah memulai percepatan pembangunan The Mandalika sejak 2016 dan hingga saat ini, telah terbangun infrastruktur jalan utama kawasan sepanjang 4 km beserta fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti Masjid Nurul Bilad dan Kuta Beach Park berikut beach facilities-nya dengan menggunakan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2015 sebesar Rp 250 miliar.  Sementara proyek infrastruktur dasar yang masih berjalan dan akan selesai pada tahun ini adalah jalan sepanjang 6,7 km dan Jalan Kawasan Khusus (JKK) dengan mendapatkan dukungan diantaranya dari Pemerintah melalui PMN tahun 2020 sebesar Rp 500 miliar, fasilitas pendanaan melalui program National Interest Account (NIA) dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank dan sindikasi pendanaan dari Himpunan Bank Negara (HIMBARA).

Read More
February 28, 2021

Jalankan Protokol CHSE, Kawasan The Nusa Dua Jadi Tuan Rumah Kegiatan Vaksinasi COVID-19 Bagi Pelaku Industri Pariwisata di Bali

THE NUSA DUA, 28 Februari 2021 – Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Bali, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), menjadi tuan rumah kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi pelaku industri pariwisata di Bali  yang berlangsung mulai 27 Februari hingga 3 Maret 2021.  Kegiatan vaksinasi yang menyasar 5.000 peserta dari kalangan pelaku industri pariwisata, transportasi publik, dan mitra pengemudi Grab ini, diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), venue konvensi terbesar di Indonesia yang terletak di dalam Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Bali.   Kegiatan vaksinasi bagi pelaku industri pariwisata bertempat di dalam kawasan The Nusa Dua ini akan diselenggarakan secara bertahap dalam dua skema yaitu skema Walk-in dan skema Drive-Thru.  Dalam skema Walk-in, peserta akan mengikuti proses vaksinasi, mulai dari skrining, penyuntikan, dan observasi di dalam function room yang luas.  Sementara dalam skema Drive-Thru peserta akan mengikuti proses vaksinasi tanpa perlu turun dari mobil di area outdoor BNDCC.  Pemilihan BNDCC sebagai lokasi kegiatan vaksinasi merupakan langkah yang tepat mengingat BNDCC memiliki kapasitas dan fasilitas penunjang yang memadai untuk menggelar acara berskala besar. Selain itu, The Nusa Dua juga telah menerapkan protokol Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) secara ketat sehingga dapat mendukung penyelenggaraan kegiatan vaksinasi tersebut berjalan dengan aman dan nyaman, baik bagi peserta, tenaga kesehatan yang bertugas, maupun seluruh pihak yang terlibat. Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, "Kami merasa bangga bahwa BNDCC yang berada di kawasan The Nusa Dua terpilih sebagai salah satu lokasi pusat vaksinasi pelaku industri pariwisata di Bali. Hal ini menunjukkan kepercayaan stakeholders terhadap kelengkapan fasilitas pendukung maupun keamanan The Nusa Dua, khususnya terkait penerapan protokol CHSE, sehingga mereka mau berkunjung dan beraktivitas di tengah masa tatanan kehidupan baru di destinasi pariwisata yang kami kelola ini. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong semakin banyak orang memilih The Nusa Dua sebagai pilihan tempat menyelenggarakan kegiatan, berwisata, maupun beraktivitas lainnya.”. Pemberlakuan protokol CHSE secara ketat di Kawasan The Nusa Dua dapat berjalan berkat komitmen ITDC sebagai pengelola untuk menerapkan protokol CHSE dalam kawasan secara konsisten serta  upaya ITDC mendorong tenant untuk melakukan sertifikasi CHSE.  Tercatat hingga saat ini, 22 tenant dalam Kawasan The Nusa Dua telah mengantongi sertifikasi CHSE dan Labelling Indonesia Care dari Kemenparekraf RI. Labelling ini diberikan kepada usaha pariwisata yang dinilai sudah memenuhi protokol CHSE untuk beroperasi pada tatanan kehidupan era baru, sehingga dapat dipercaya oleh wisatawan untuk dikunjungi atau beraktivitas di tempat-tempat tersebut. “Kami berterima kasih atas perhatian semua pihak khususnya Pemerintah terhadap pelaku pariwisata di Bali dengan adanya vaksinasi ini.  Dengan mulainya vaksinasi bagi pelaku pariwisata di Bali serta penerapan protokol CHSE secara konsisten, kami optimistis dapat meningkatkan keyakinan wisatawan untuk datang ke Bali khususnya The Nusa Dua. Dan kami percaya dengan upaya dan kerjasama yang erat oleh semua pihak baik Pemerintah maupun pelaku usaha pariwisata, akan dapat mempercepat kebangkitan pariwisata Indonesia," tutup Ardita.

Read More
February 27, 2021

Masuk Tahap Pengaspalan, ITDC Optimistis Pembangunan JKK Selesai Sesuai Jadual

THE MANDALIKA, 27 Februari 2021 – Pada hari Jumat (26/2), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB, memulai pengaspalan pertama lintasan Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika, jalan sepanjang 4,31 km yang salah satu fungsinya adalah sebagai venue event balap IndonesianGP.  Kegiatan pengaspalan pertama ini menandai semakin dekatnya penyelesaian pembangunan JKK di The Mandalika.Seremoni dimulainya pengaspalan JKK dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB Lalu Bayu Windia, bersama perwakilan dari jajaran Forkopimda NTB dan Lombok Tengah, Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo, Direktur Konstruksi dan Pengembangan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Dwianto Eko Winaryo, serta perwakilan BUMN PT PP (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Bunga Raya Lestari, kontraktor pembangunan JKK The Mandalika.Pengaspalan lapisan pertama (AC-Base) JKK akan dimulai pada lintasan sepanjang 390 meter dan akan dilanjutkan ke panjang lintasan selanjutnya. Pengaspalan lapisan pertama lintasan JKK secara keseluruhan ditargetkan rampung pada bulan Maret 2021, kemudian dilanjutkan lapisan kedua (AC-Binder), hingga lapisan terakhir (Surface SMA). Aspal lapisan pertama (AC-Base) ini diproses menggunakan Asphalt Mixing Plant (AMP) yang dibangun PT PP (Persero) di area site facility untuk proyek JKK. AMP yang digunakan adalah Lintec seri CSD 3000 berkapasitas maksimal 240 ton/jam, dan saat ini merupakan AMP dengan kapasitas terbesar yang ada di Indonesia.  Sebagai informasi, AMP adalah alat untuk memproduksi aspal yang akan digunakan untuk lapisan aspal dasar hingga akhir, yaitu mulai AC-Base, AC-Binder, hingga Surface SMA. Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo mengatakan, “Dengan mengucap Bismillah, hari ini, Jumat (26/02/2021), kami memulai kegiatan pengaspalan lapisan pertama lintasan JKK. Pengaspalan lapisan pertama ini kami mulai sesuai dengan jadual kerja yang telah ditetapkan, dengan target rampung pada bulan Maret, dan akan dilanjutkan dengan pengaspalan lapisan kedua dan terakhir pada tiga bulan selanjutnya.  Kami optimistis pembangunan JKK dapat selesai sesuai dengan target dan homologasi dapat dilaksanakan pada pertengahan tahun ini. Dan dapat kami sampaikan bahwa Proyek ini juga merupakan pembangunan street circuit untuk event MotoGP dengan masa konstruksi tercepat di dunia”.Guna memastikan kualitas pengaspalan dan penyelesaian sesuai target, ITDC memantau perkembangan dan progres harian secara ketat melalui MGPA.  MGPA adalah unit usaha ITDC yang secara khusus mengelola JKK, termasuk melakukan pemantauan perkembangan pembangunan, perawatan dan penyelenggaraan event yang akan digelar di area tersebut.“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh instansi pemerintahan terutama jajaran Forkopimda NTB yang turut hadir pada siang hari ini, bersama teman-teman kontraktor dan BUMN. Kami juga berharap kita semua terus menunjukkan semangat dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah IndonesianGP 2021,” tutup Arie.

Read More
February 19, 2021

Progres Capai 58%, ITDC Terus Percepat Penyelesaian Pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika

THE MANDALIKA, 19 Februari 2021 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB berkomitmen terus mendorong percepatan pembangunan proyek Jalan Kawasan Khusus (JKK) dimana hingga pertengahan bulan Februari 2021, progres pembangunan JKK secara keseluruhan telah mencapai 58%. Jalan Kawasan Khusus (JKK) dengan panjang lintasan 4,31 km ini salah satu fungsinya adalah sebagai venue pagelaran event balap motor IndonesianGP. Kegiatan ground work, pemasangan pagar beton keliling JKK, dan timbunan tanah serta pekerjaan ground improvement sudah rampung pada akhir bulan Januari 2021. Sementara kegiatan pembangunan saat ini antara lain persiapan Aspal AC-Base Track, pemasangan saluran Hauraton, pekerjaan Gravel Bed, Backfill Retaining Wall, penanaman rumput, dan pengaspalan service road sepanjang 1,8 km.  Proses pengaspalan untuk service road dilaksanakan dengan hati-hati dan presisi karena harus memiliki permukaan yang halus dan terjaga dari kerusakan. Service road adalah jalan layanan yang berada di belakang garis pertama perlindungan sebagai pelayanan darurat yang difungsikan untuk mengakomodir sejumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan beserta para pembalap saat keluar dari lintasan.  Selain itu, saat ini juga tengah dilakukan pemasangan concrete barrier, yakni pagar pembatas di sepanjang lintasan untuk menjaga motor dan melindungi penonton jika terjadi kecelakaan. Adapun total volume dari pagar pembatas ini adalah 9.903 m3 dan ditargetkan selesai pada akhir bulan Juni 2021. Concrete barrier ini bermerk Geobrugg, yang alat cetaknya didatangkan dari Negara Swiss, Jerman, dan Vietnam. Akan tetapi, produksi dan pemasangannya diproses di Indonesia menggunakan beton lokal dengan ketentuan spesifikasi yang terstandarisasi oleh Federasi Otomotif Internasional yakni Federation Internationale de l'Automobile (FIA) dan Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM). Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menyampaikan, “Saat ini progres pembangunan JKK telah mencapai 58% dan masih on schedule. Kami terus pantau dengan ketat proses pekerjaan proyek ini karena pekerjaan harus dilakukan dengan teliti dan presisi. Dan kami optimis proyek ini dapat berjalan lancar dan sesuai tenggat waktu dengan hasil final homologasi nanti dapat sesuai standar dari FIM.” Bram menambahkan bahwa perkembangan proyek JKK ini dilaporkan secara rutin kepada Dorna Sports oleh MGPA selaku penyelenggara event IndonesianGP. Sehingga, kami harap proses homologasi pada pertengahan tahun ini nantinya dapat berjalan dengan lancar dan balapan IndonesianGP dapat digelar tahun ini. Homologasi adalah proses standar persetujuan atau sertifikasi dalam dunia balap yang meliputi standar kendaraan balap, lintasan, dan komponen-komponen lainnya yang telah ditentukan untuk penyelenggaraan balap. “Kami berterima kasih atas dukungan seluruh instansi pemerintahan, Kementerian/Lembaga, komunitas, wisatawan, maupun masyarakat baik secara moral maupun moril dalam menyambut persiapan event IndonesianGP 2021 ini. Kami juga berharap kita semua terus menunjukkan semangat dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah IndonesianGP 2021,” tutup Bram. 

Read More
February 14, 2021

ITDC dan PNM Berkolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Penyangga The Mandalika melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

The Mandalika, 14 Februari 2021 – Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa penyangga The Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok, NTB, hari ini kembali berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menyelenggarakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan bagi 45 KK atau 133 warga yang tinggal di lokasi relokasi sementara di HPL 94 di Desa Kuta, Lombok Tengah, NTB. Kegiatan yang berlangsung pada hari ini adalah Ruang Pintar yang diperuntukkan untuk anak-anak, yang diikuti oleh sekitar 50 orang anak yang berasal dari 3 Dusun yaitu Dusun Ebunut, Ujung Lauk, dan Ujung Daye, yang dilanjutkan dengan pembagian sarapan sehat. Ruang Pintar merupakan sarana belajar untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, Hospitality, dan membangkitkan minat baca guna menyiapkan masyarakat di wilayah HPL 94 menyambut perkembangan pariwisata kedepan. Program Ruang Pintar ini dilengkapi fasilitas penunjang belajar seperti Bale Belajar, komputer jinjing, buku bacaan, dan jaringan internet. Kegiatan ruang pintar ini dilakukan bekerja sama dengan lembaga pendidikan Kita Pixel berupa pendampingan selama sepuluh kali pertemuan dalam tiga bulan. Selain Ruang Pintar dan Sarapan Sehat, rangkaian kegiatan TJSL Perusahaan yang dilakukan oleh ITDC dan PNM adalah pelatihan menanam, memasak, edukasi tentang kesehatan dan tumbuh kembang anak serta pengobatan gratis yang diikuti oleh para kepala keluarga dan ibu rumah tangga.  Seluruh kegiatan yang berlangsung selama tiga bulan mulai bulan Desember 2020 hingga Februari 2021 ini dilaksanakan tetap dengan mematuhi protokol Covid-19 3 M yakni, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.Kegiatan pelatihan menanam tanaman di lahan sempit dengan media polibag dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Pelatihan ini dibimbing oleh tenaga ahli pertanian dengan harapan nantinya masyarakat menjadi mandiri dengan menanam, merawat, dan menghasilkan tanaman sayuran untuk memenuhi konsumsi rumah tangganya. Sementara, kegiatan edukasi tentang kesehatan dan tumbuh kembang anak serta pelatihan memasak dilakukan menggandeng PT Kimia Farma (Persero) dan Tata Boga SMA 1 Praya. Kegiatan memasak ini mengajarkan pemanfaatan bahan-bahan sederhana dan mudah didapat di sekitar wilayah tempat tinggal dalam membuat makanan bergizi bagi anak=anak. Program ini dilaksanakan dengan harapan agar tingkat gizi keluarga dan kemampuan tumbuh kembang anak yang tinggal di HPL 94 semakin meningkat. Para orang tua juga diberikan edukasi mengenai makanan sehat yang baik agar kecukupan gizi anak tetap terjaga. Kepala Dusun Ebunut Rahmat Panye menyampaikan, “Dengan adanya pelatihan menanam, memasak, kegiatan edukasi tentang kesehatan anak dan tumbuh kembangnya, serta kegiatan ruang pintar ini kami harapkan dapat terus berlanjut hingga ke jenjang berikutnya.  Pelatihan kepariwisataan maupun wirausaha lainnya kami harapkan dapat membantu masyarakat di HPL 94 bekerja secara mandiri, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”.Kepala Divisi Jasmen dan PKBL PNM yang membawahi program TJSL, Cut Ria Dewanty menyampaikan bahwa Kolaborasi antara ITDC dan PNM  sejalan dengan nilai kolaborasi yang terdapat dalam budaya kerja AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif), yaitu tata nilai dan core value yang dirumuskan oleh Kementerian BUMN dan wajib diimplementasikan oleh BUMN di Indonesia.  “Melalui kerjasama ini diharapkan agar program CSR yang dijalankan dapat memberikan manfaat kesehatan, pendidikan dan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat. Hal ini sebagai perwujudan Sustainable Development Goals (SDG) pada poin ke-3 dan ke-4.  Kami berharap kolaborasi antar BUMN ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat di wilayah kerja ITDC dan PNM,” papar Cut Ria Dewanty.VP Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti menyampaikan, apresiasinya atas dukungan PNM yang telah menginisiasi program pelatihan tersebut bersama ITDC. “Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan PNM terhadap pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas The Mandalika, yang ditunjukkan melalui kepedulian lingkungan dan sosial bagi masyarakat di HPL 94. Semoga pelatihan yang berlangsung selama tiga bulan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, juga memperkuat hubungan sinergi dan kolaborasi ITDC bersama PNM sebagai BUMN,” tutup Miranti.

Read More
WHAT’S NEW
KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More ITDC SIAP SAMBUT IMPLEMENTASI NEW NORMAL PARIWISATA Read More Dukung Penanganan COVID-19, ITDC Bersama CLub Med Indonesia Sumbang 21 Ribu Masker Untuk 11 RS Di Bali Dan NTB Read More Kembangkan Infrastruktur Dasar Kawasan, ITDC Bangun Akses Menuju Pantai Gerupuk Dan Tanjung Aan Read More LINDUNGI MASYARAKAT DARI PENYEBARAN COVID-19, ITDC GELAR DISINFEKTASI DI DESA PENYANGGA THE NUSA DUA Read More ITDC dan Kejaksaan Tinggi Bali Sepakat Perpanjang Kerja Sama di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara Read More Menparekraf Sandiaga Uno Undang Investor Tanam Modal di KEK Likupang Read More ITDC Bersama JO HUTAMA-ADHI Tandatangani Kontak Paket II MUTIP Read More KEK Likupang Investasi Menjanjikan Read More Produk UMKM Binaan ITDC masuk E- Catalog Gernas BBI Read More PEMBANGUNAN LINTASAN SIRKUIT MOTOGP MANDALIKA Read More Dorna Sport Inspeksi Akhir Maret, Cek Kesiapan Sirkuit Mandalika Read More 22 UMKM NTB disiapkan menjadi official merchandise MotoGP Mandalika Read More PTPP working on MUTIP project worth IDR 940 billion Read More ITDC Raih Kontrak Mandalika Rp 1,7 Triliun Read More Kopi Telapen “Telangan Peneng” Loteng Berhasil Tembus Pasar Internasional Read More PTPP Bakal Garap Kawasan Sirkut Mandalika Paket I Read More Kawasan The Nusa Dua Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masal , Ini Harapan Manajemen Read More 5 Ribu Pelaku Industri Bali Jalani Vaksinasi Covid-19 Read More Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik Read More Bali Now Has Southeast Asia's First Covid Vaccination Drive-Thru Read More Pembangunan Sirkuit Mandalika Sudah Masuk Tahap Pengaspalan, Kapan Target Selesainya? - GridOto.com Read More Pembangunan Sirkuit motoGP Mandalika Tercepat di Dunia Read More Pengaspalan Sirkuit MotoGP Mandalika Dimulai Read More Ada Layanan Vaksinasi COVID-19 Drive Thru di Bali Read More Ada Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di Bali Buat Pekerja Pariwisata - Ojek Online Read More Gernas BBI angkat citra destinasi prioritas Mandalika Read More Construction progress of The Mandalika Special Zone Road reaches 58% Read More ITDC dan PNM Berkolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Penyangga The Mandalika Read More Apa Kabar Proyek Sirkuit MotoGP di Mandalika Lombok? Read More Jadi tuan rumah MotoGP 2021, Kemnaker siapkan SDM terampil di NTB Read More World Superbike 2021 Masih Pertahankan Sirkuit Mandalika, Pembangunan Terus Dikebut Read More Dispar NTB menggelar bersih-bersih di Mandalika Read More Kawasan Nusa Dua Gebyar Promo Imlek dan Valentine Read More Sandiaga: Bakauheni Harbour City Bisa Jadi Alternatif Wisata Read More Dukung Perhelatan MotoGP 2021, Angkasa Pura Supports dan ITDC NU Teken MoU Read More Ruang Pintar di Mandalika Read More Ini Alasan Menteri BUMN Erick Thohir Inginkan Holding Pariwisata Read More Urung Ditiadakan, Bau Nyale di Loteng Digelar 3-4 Maret Read More NTB libatkan 300 UMKM meriahkan Gernas BBI 2021 di Mandalika Read More Antisipasi Genangan Air, ITDC Maksimalkan Biopori Read More Dandim 1620/Loteng bersama ITDC Tanam "Pohon Keabadian" di Kek Mandalika Read More ITDC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Penyangga KEK Mandalika Read More Menparekraf Sandiaga Uno Bakal Bantu Promosi UMKM di MotoGP Mandalika 2021 Read More Infrastruktur kelistrikan penunjang MotoGP Mandalika Read More ITDC Pastikan MotoGP Digelar Oktober 2021, Ini Progres Pembangunan Sirkuit Mandalika Read More Jokowi: Mandalika Kini Jadi Kawasan Maju dan Terkoneksi Internet Read More Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Banjir, Ini Penjelasan ITDC Read More Banjir Lombok Tengah, Pengelola KEK Pariwisata Mandalika Cek Infrastruktur Read More Progres Pembangunan Sirkuit Mandalika Sudah 55 Persen Read More Mandalika yang Membangun Citra Read More Dorna Dijadwalkan Cek Kesiapan Sirkuit MotoGP Read More ITDC pastikan Mandalika beroperasi normal pascabanjir Lombok Tengah Read More Temui Erick Thohir, Sandiaga Uno Akan Bantu Siapkan Holding BUMN Pariwisata Read More Melihat Pesona 5 Destinasi Super Prioritas Indonesia yang Menakjubkan Read More Asia Talent Cup 2021 Punya Jadwal di Sirkuit Mandalika, Ini Tanggalnya Read More Progres Sirkuit MotoGP Memuaskan Read More Sandiaga Pastikan Sirkuit MotoGP Mandalika Selesai Juli 2021 Read More Persiapan MotoGP Mandalika, Gubernur NTB: Semua Masih dalam Waktu yang Direncanakan Read More Ragam Wisata Olahraga yang Bisa Dilakukan di Mandalika Read More Menteri Basuki dan Sandiaga Uno Target Tuntaskan 5 Bali Baru Pertengahan 2021 Read More Menparekraf Will Facilitate MSMEs in MotoGP 2021 Read More Cegah Penyebaran Covid-19, ITDC Beri Bantuan Disinfektan pada Tenaga Kebersihan dan Keamanan Read More Bikin Penasaran, Satu Pantai di Mandalika Punya Dua Pasir Read More Toilet Pariwisata Terbaik Ada di The Mandalika Read More Dukung MotoGP, PUPR Bangun 817 Sarana Hunian Pariwisata di NTB Read More Menengok Cantiknya Homestay untuk Mendukung Perhelatan MotoGP 2021 Read More UMKM Ikut Andil dalam Penyelenggaraan MotoGP Mandalika Read More Mandalika Siap Jadi Sport Tourism Unggulan di Indonesia Read More Sandiaga Pastikan Mandalika Layak Jadi Venue Wisata Olahraga Read More Sandiaga Klaim Toilet di Mandalika Terbaik Se-Indonesia Read More MENPAREKRAF KUNJUNGI THE MANDALIKA Read More Pariwisata Sepi, Sandi Akan Gelar Mini Triatlon di Mandalika Read More Pantai-pantai Menggoda di Kawasan Mandalika Read More 22 Akomodasi Pariwisata di ITDC Tersertifikasi CHSE dari Kemenparekraf Read More FOTO: Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia Hampir 50 Persen Read More Dorna Sport Akan Cek Kesiapan Sirkuit Mandalika Februari Ini Read More Lahan Enklave Kawasan The Mandalika Mulai Dikosongkan, Warga Bongkar Sendiri Bangunannya Read More Track Utama Sirkuit Mandalika Tersambung 100 Persen Read More Proses Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia Hampir 50 Persen Read More Pembebasan Lahan Sirkuit Mandalika Semakin Lancar, Pihak ITDC Berharap Begini Read More Enam Pemilik Lahan Terima Uang Konsinyasi Lahan Enclave KEK Mandalika Rp12,9 Miliar Read More Antusiasme Sambut MotoGP Mandalika, Warga Desa Kuta Rela Berbagi Rumah dengan Turis Read More Proses Land Clearing Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika Berjalan Kondusif Read More MotoGP Mandalika Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan Asing Read More Tak Mau Kelewatan Ajang MotoGP Dan WSBK, Menpora dan Menparekraf Pantau Proyek Sirkuit Mandalika Read More Follow the latest information from the COVID-19 Mitigation Task Force at http://covid19.go.id and help prevent the spread of COVID-19. Read More