The Nusa Dua, 09 April 2026 – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kembali mengukuhkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan berintegritas melalui pencapaian sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang diterima pada Jumat, (27/3) di The Nusa Dua. Sertifikasi ini diperoleh setelah ITDC berhasil melalui proses Audit Surveillance II yang dilaksanakan pada Januari 2026. Sertifikasi tersebut diberikan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia, lembaga sertifikasi independen yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan menjadi bagian dari jejaring global International Accreditation Forum (IAF). Hal ini memastikan bahwa sertifikasi yang diperoleh ITDC memenuhi standar nasional maupun pengakuan internasional. Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjaga integritas pengelolaan kawasan pariwisata strategis nasional. “Sertifikasi ISO 37001 ini merupakan wujud komitmen kami dalam memastikan seluruh proses bisnis ITDC berjalan dengan prinsip transparansi dan integritas. Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kepercayaan investor dan mitra strategis, khususnya dalam pengembangan kawasan pariwisata berskala global yang menuntut standar tata kelola tinggi dan transparansi,” ujar Ahmad Fajar. Ia menambahkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan standar, tetapi juga sebagai instrumen penguatan sistem pengendalian internal serta budaya kerja yang menjunjung tinggi etika dan akuntabilitas.Sebagai pengelola kawasan pariwisata nasional seperti The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur (NTT), ITDC memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan berdaya saing global. Oleh karena itu, implementasi SMAP menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh proses kerja sama dan pengembangan kawasan dilakukan secara profesional dan bebas dari praktik penyuapan. Sertifikasi ISO 37001 juga sejalan dengan komitmen ITDC dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek governance, guna mendukung pengembangan kawasan pariwisata yang berkelanjutan, kredibel, dan terpercaya di tingkat nasional maupun internasional.“Ke depan, ITDC akan terus memperkuat implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan melalui peningkatan kapasitas internal, penguatan pengawasan, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, sebagai bagian dari upaya menjaga reputasi dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan kawasan pariwisata nasional,” tutup Ahmad Fajar.
Read MoreJakarta, 6 April 2026 – Deru mesin balap mobil GT3, adrenalin pembalap, sorak-sorai penonton penonton akan kembali menggema di Mandalika International Circuit, pada 1-3 Mei 2026. GT World Challenge Asia 2026 seri 3 dan 4 hadir bukan hanya sebagai ajang balap kelas dunia, tetapi juga sebagai panggung yang memadukan motorsport dengan kekayaan budaya Indonesia dalam satu pengalaman yang utuh.The Mandalika kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi sportainment tourism unggulan dengan menghadirkan konsep yang lebih dari sekadar balapan. atmosfer kompetisi berkecepatan tinggi akan berpadu dengan semarak opening ceremony yang sarat nilai budaya, menciptakan pengalaman yang imersif bagi seluruh penonton.Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event ini memiliki peran strategis dalam pembangunan ekosistem olahraga nasional. “Selain menghadirkan kompetisi balap kelas dunia, penyelenggaraan GT World Challenge Asia adalah bagian dari strategi penguatan ekosistem olahraga nasional. Event seperti ini memberikan ruang bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah ajang internasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembinaan atlet, industri olahraga, serta memperkuat sport tourism sebagai sektor strategis yang berkelanjutan,” ujarnya.Keberhasilan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2025 menjadi pijakan kuat. Event tersebut berhasil menarik sekitar 9.000 pengunjung selama akhir pekan balapan, dan siaran langsung di youtube mencatat lebih dari 1,2 juta views termasuk penetrasi pasar China dengan 3,1 juta views. Tingginya konsumsi konten juga tercermin dari akumulasi 188.900 jam waktu tonton.Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia menegaskan bahwa InJourney, sebagai strategic holding dan orkestrator di sektor aviasi dan pariwisata, melihat penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat positioning kawasan The Mandalika sebagai destinasi sport and entertainment kelas dunia, sekaligus mendorong nation branding pariwisata Indonesia di kancah global.“Sejalan dengan komitmen InJourney dalam pengembangan destinasi, ajang internasional seperti GT World Challenge Asia yang diikuti oleh 46 peserta dari 17 negara ini menghadirkan global impression yang sangat kuat. Kami melihat peluang besar untuk menjadikannya sebagai sarana promosi efektif sekaligus key driver dalam meningkatkan daya tarik Mandalika. Ke depan, event ini diharapkan tidak hanya mengangkat posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Veronica.Sementara itu, Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menekankan dampak ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan event internasional. “GT World Challenge Asia menjadi katalis penting dalam memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Melalui penyelenggaraan event internasional yang konsisten, kami melihat terciptanya multiplier effect yang nyata, mulai dari peningkatan okupansi, pertumbuhan UMKM, hingga terbukanya peluang investasi baru. ITDC terus berkomitmen menghadirkan ekosistem kawasan yang terintegrasi, berstandar global, dan berkelanjutan,” ujarnya.Lebih dari sekadar seremoni pembukaan, event ini mencerminkan positioning The Mandalika sebagai destinasi kelas dunia yang mengintegrasikan olahraga dan budaya. Selain menghadirkan fasilitas balap berstandar internasional, Sirkuit Mandalika juga menawarkan pengalaman autentik berbasis kearifan lokal sebuah diferensiasi yang semakin memperkuat daya tariknya di mata global.Memasuki tahun 2026, konsep opening ceremony dikembangkan menjadi lebih modern, imersif, dan berkelas, dengan mengusung elemen visual yang memadukan ikon Gunung Rinjani dan Tambora, Garuda, serta Merah Putih sebagai simbol kebanggaan nasional dan identitas Nusa Tenggara Barat. Pertunjukan ini akan melibatkan 500 talenta dalam kolaborasi tari dan musik lintas daerah, menghadirkan narasi kuat tentang persatuan dan kebhinekaan Indonesia.Dari sisi kompetisi, GT World Challenge Asia 2026 diperkirakan menghadirkan 23 mobil GT3, 46 pembalap, serta partisipasi dari sekitar 17 negara, termasuk Jepang, China, Australia, Prancis, Amerika Serikat, hingga Indonesia. Hal ini semakin menegaskan posisi Mandalika International Circuit sebagai bagian penting dalam kalender motorsport internasional. Director of SRO Motorsport Asia, Benjamin Franassovici, menyampaikan bahwa The Mandalika memiliki diferensiasi kuat di kancah global. “Keunggulan Mandalika International Circuit terletak pada kemampuannya menghadirkan pengalaman motorsport yang berbeda tidak hanya dari sisi teknis sirkuit, tetapi juga dari atmosfer dan identitas yang kuat. Integrasi antara balap kelas dunia dan budaya lokal menjadi diferensiasi yang memperkuat daya tarik The Mandalika di kalender internasional. Ke depan, kami akan terus mendorong aktivasi event yang lebih beragam untuk memperluas basis penggemar dan memastikan keberlanjutan ekosistem motorsport di Indonesia,” ungkapnya. Selain memberikan dampak global, event ini juga mendorong pemberdayaan lokal dengan melibatkan sekitar 500 tenaga kerja lokal NTB dalam berbagai peran strategis, mulai dari marshal, dan hospitality, yang turut berkontribusi dalam kelancaran operasional event.Dengan perpaduan aksi balap kelas dunia dan suguhan budaya yang autentik, GT World Challenge Asia Mandalika 2026 diharapkan kembali menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Penonton tidak hanya menyaksikan duel kecepatan mobil GT, tetapi juga menikmati atmosfer festival di mana suara mesin, gemuruh penonton, dan irama budaya berpadu dalam satu panggung besar. Tiket dan Benefit Eksklusif Tiket 3 Days Pass GT World Challenge Asia 2026 tersedia dalam beberapa kategori untuk pengalaman yang beragam. Kategori Grandstand A dibanderol seharga Rp50.000, dengan opsi tambahan pit walk sebesar Rp100.000 yang tersedia untuk 150 pembeli pertama. Selain itu, tersedia kategori Royal Box seharga Rp3.250.000, paket eksklusif Royal Box untuk maksimal 30 orang sebesar Rp75.000.000. Selama tiga hari penuh, Penonton dapat menikmati seluruh rangkaian balapan mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama. Bagi penonton yang menginginkan pengalaman eksklusif, Royal Box menawarkan berbagai fasilitas premium seperti lunch & refreshments, akses grid walk, pit walk, dan paddock access untuk melihat lebih dekat aktivitas tim dan mobil balap. Tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Goers di tautan http://goers.co/gtwca2026, melalui website resmi www.themandalikagp.com, aplikasi MyTelkomsel, serta secara langsung di Mandalika Circuit Store. Pantau terus informasi terbaru melalui: Instagram.com/themandalikagp facebook.com/themandalikagp youtube.com/@themandalikagp tiktok.com/@themandalikagp linkedin.com/company/themandalikagp
Read MoreThe Nusa Dua, 2 April 2026 – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kawasan pariwisata kelas dunia melalui penguatan aspek keamanan dan keselamatan. DI The Nusa Dua, ITDC menyerahkan bantuan sarana patroli laut kepada Satuan Polisi Air (Satpolairud) Pos The Nusa Dua di Wantilan, The Nusa Dua, Bali (2/4).Bantuan yang diserahkan berupa 1 unit rubber boat patroli, 1 unit mesin boat, dan 5 unit life jacket. Dukungan ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara ITDC dan Satpolairud dalam memperkuat sistem pengamanan, ketertiban, dan keselamatan di wilayah perairan, khususnya di sepanjang pesisir kawasan The Nusa Dua.Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Polisi Resort Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Denpasar, Kasat Polairud, Kapolsek Kuta Selatan, Kanit Patroli Laut, Kasubnit Gakkum, serta Kasubnit Binmasair, bersama jajaran terkait, sebagai bentuk dukungan lintas sektor dalam menjaga keamanan destinasi pariwisata unggulan nasional.Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyampaikan bahwa karakteristik The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata terintegrasi bertaraf internasional, dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 4 kilometer serta area strategis seperti Pulau Peninsula dan Nusa Dharma, menjadikan intensitas interaksi antara aktivitas wisata dan wilayah perairan sangat tinggi. “Dengan kondisi tersebut, kebutuhan akan respons cepat dalam penanganan keamanan dan keselamatan di perairan menjadi sangat penting. Kolaborasi dengan Satpolairud merupakan langkah strategis untuk memastikan kawasan tetap aman dan kondusif,” ujarnya.Inisiatif ini sekaligus menjadi langkah preventif dalam meminimalisasi potensi kecelakaan laut serta gangguan keamanan kawasan. Dengan dukungan sarana patroli yang lebih memadai, pengawasan di wilayah perairan diharapkan semakin optimal, sekaligus meningkatkan respons terhadap berbagai potensi risiko. Lebih lanjut, penguatan sistem keamanan ini juga menjadi bagian integral dalam menjaga citra The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata unggulan berkelas dunia yang mengedepankan kenyamanan dan keamanan wisatawan. ITDC meyakini bahwa keamanan merupakan fondasi utama dalam menciptakan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan setelah penyerahan bantuan, turut dilakukan patroli laut gabungan yang dimulai dari Dermaga Quicksilver, Tanjung Benoa. Patroli ini menjadi simbol implementasi nyata dari sinergi antara pengelola kawasan dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah perairan.“Keamanan yang didukung oleh sarana dan prasarana yang baik merupakan kunci dalam menghadirkan destinasi berkelas dunia. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna dengan memastikan kawasan tetap aman, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan”, tutupnya.Melalui langkah ini, ITDC tidak hanya memperkuat sistem keamanan kawasan, tetapi juga menegaskan perannya dalam mendukung pengembangan pariwisata nasional yang berkualitas, aman, dan berdaya saing global.
Read MoreThe Mandalika, 31 Maret 2026 – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Kawasan The Mandalika menghasilkan dampak ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun, berdasarkan studi yang disusun oleh Lembaga Teknologi Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI ITB). Capaian ini menegaskan bahwa ajang MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya menjadi perhelatan olahraga internasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pergerakan ekonomi nasional dan daerah.Event ini berhasil menghadirkan 140.324 penonton dengan tingkat okupansi hotel mencapai 100% di kawasan Mandalika, serta rata-rata okupansi sebesar 93% di Pulau Lombok dan 90% di Kota Mataram. Selain itu, lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dan lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap, dengan 67% di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka menyampaikan, “Pengembangan The Mandalika merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan ekosistem sport tourism di Indonesia yang mampu mengintegrasikan sektor olahraga, sektor pariwisata dan pengembangan ekonomi lokal, termasuk UMKM. Pelaksanaan event internasional yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit terbukti mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai bagian Injourney Group berkomitmen untuk menjadikan Kawasan The Mandalika, termasuk Pertamina Mandalika International Circuit beserta event yang digelar di dalamnya, menjadi bagian dari pengembangan destinasi sport tourism di Indonesia.“Berdasarkan studi dampak ekonomi yang disusun LETMI ITB, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan estimasi dampak ekonomi nasional mencakup peningkatan aktivitas pariwisata, perputaran ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap penguatan national branding Indonesia di mata dunia. Angka ini mencerminkan multiplier effect yang jauh melampaui biaya penyelenggaraan event,” kata dia.Melihat manfaat yang diperoleh, Perseroan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan penyelenggaraan event internasional tersebut dengan skema yang semakin optimal dan berkelanjutan.“Sebagai bagian dari peran kami sebagai agent of development dan value creator, InJourney Group dan ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, serta memastikan setiap langkah bisnis memberikan nilai tambah yang berkelanjutan, baik bagi Perseroan, negara, maupun masyarakat luas. Dengan metode pengembangan yang kami lakukan, kami optimistis akan mampu menjadikan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia sekaligus memperkuat daya saing di dunia,” ujar Troy.
Read MoreThe Mandalika, 31 Maret 2026 – Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit kembali menegaskan kesiapan Indonesia dalam menghadirkan ajang balap berstandar internasional. Tidak hanya dari sisi infrastruktur, kesiapan tercermin dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang semakin profesional dan kompeten.Sebanyak 200 marshal yang seluruhnya berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mengambil peran penting dalam mendukung operasional balapan. Mereka terdiri dari berbagai fungsi strategis, mulai dari Marshal Pitlane (45 orang), Marshal Track (95 orang), Marshal Track Maintenance (10 orang), Chief Marshal (8 orang), Pick Up Bike Marshal (8 orang), Tim Recovery Marshal (23 orang), serta Marshal Cadangan (reserve) yang secara keseluruhan memastikan setiap aspek balapan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar internasional.Peran marshal menjadi salah satu elemen paling vital dalam penyelenggaraan motorsport. Mulai dari pengawasan lintasan, penanganan insiden, hingga menjaga keselamatan pembalap dan kru, seluruhnya membutuhkan ketelitian, kecepatan respons, serta koordinasi yang tinggi.Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, menyampaikan bahwa keterlibatan penuh marshal lokal ini menjadi bukti nyata kesiapan SDM Indonesia dalam mendukung event motorsport kelas dunia.“Keikutsertaan 200 marshal lokal NTB dalam GT World Challenge Asia 2026, menegaskan bahwa Sirkuit Mandalika tidak hanya siap sebagai tuan rumah dari sisi fasilitas, tetapi juga telah didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, terlatih, dan berpengalaman dalam memenuhi standar keselamatan serta operasional balap internasional. Seluruh marshal telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan keterlibatan di berbagai event sebelumnya, sehingga mampu menjalankan peran krusial secara profesional,” ujar Priandhi Satria.Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keterlibatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem motorsport nasional yang berkelanjutan. “Kami ingin Sirkuit Mandalika tidak hanya dikenal sebagai venue balap kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat pengembangan SDM motorsport yang berdaya saing global,” tambahnya.Keterlibatan marshal lokal secara penuh dalam ajang internasional ini menjadi cerminan peningkatan kapasitas dan profesionalisme SDM daerah. Dengan sistem kerja yang terstruktur dan berbasis standar internasional, para marshal tidak hanya memastikan kelancaran jalannya balapan, tetapi juga memperkuat posisi Pertamina Mandalika International Circuit, di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah sebagai salah satu destinasi unggulan motorsport kelas dunia.Ajang GT World Challenge Asia 2026 pun diharapkan tidak hanya menghadirkan kompetisi balap berkelas, tetapi juga meninggalkan legacy dalam bentuk peningkatan kualitas SDM lokal yang mampu bersaing di tingkat internasional.Tiket dan Benefit EksklusifTiket 3 Days Pass GT World Challenge Asia 2026 tersedia dalam beberapa kategori untuk pengalaman yang beragam. Kategori Grandstand A dibanderol seharga Rp50.000, dengan opsi tambahan pit walk sebesar Rp100.000 yang tersedia untuk 150 pembeli pertama. Selain itu, tersedia kategori Royal Box seharga Rp3.250.000, paket eksklusif Royal Box untuk maksimal 30 orang sebesar Rp75.000.000.Selama tiga hari penuh, Penonton dapat menikmati seluruh rangkaian balapan mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama.Bagi penonton yang menginginkan pengalaman eksklusif, Royal Box menawarkan berbagai fasilitas premium seperti lunch & refreshments, akses grid walk, pit walk, dan paddock access untuk melihat lebih dekat aktivitas tim dan mobil balap.Tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Goers di tautan http://goers.co/gtwca2026, website resmi www.themandalikagp.com, aplikasi MyTelkomsel, serta secara langsung di Mandalika Circuit Store.
Read MoreThe Mandalika, 29 Maret 2026 – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia melalui kombinasi insentif fiskal yang kompetitif, kemudahan non-fiskal, serta dukungan infrastruktur kawasan yang terintegrasi. Hal ini menjadikan KEK Mandalika sebagai salah satu kawasan dengan kesiapan investasi paling komprehensif di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.KEK Mandalika menawarkan berbagai insentif fiskal yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kepastian investasi, antara lain fasilitas Tax Holiday untuk kegiatan usaha utama, serta skema pengurangan pajak setelah periode insentif berakhir. Selain itu, tersedia pula skema Tax Allowance berupa pengurangan penghasilan kena pajak dari nilai investasi, percepatan depresiasi dan amortisasi, serta pengaturan tarif pajak dividen bagi investor asing.Dari sisi perpajakan tidak langsung, investor juga memperoleh berbagai kemudahan seperti pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor barang modal dan barang kena pajak tertentu, pembebasan bea masuk, serta pembebasan pajak penjualan atas barang mewah untuk properti di kawasan KEK.Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana, menyampaikan bahwa KEK Mandalika tidak hanya menawarkan insentif, tetapi menghadirkan ekosistem investasi yang siap dieksekusi. “Kami membangun KEK Mandalika sebagai investment-ready ecosystem, di mana insentif fiskal yang kompetitif berpadu dengan kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, serta demand yang terus bertumbuh. Hal ini memberikan confidence bagi investor untuk masuk lebih cepat, lebih efisien, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di kawasan.” ujarnya.Tidak hanya dari sisi fiskal, KEK Mandalika juga memberikan berbagai kemudahan non-fiskal yang mempercepat proses investasi, termasuk pelayanan perizinan terpadu satu pintu, kemudahan perizinan tenaga kerja asing, serta kepastian hukum melalui hak atas tanah yang bankable dengan jangka waktu hingga 80 tahun.Pengembangan kawasan KEK Mandalika dilakukan melalui masterplan terintegrasi yang terbagi ke dalam sejumlah zona strategis, antara lain Circuit District, Kuta District, serta area pengembangan berbasis lifestyle and leisure.Beberapa kawasan unggulan yang ditawarkan meliputi Golf Resort Community seluas 298 hektar, Tanjung Aan Premium Serenity District seluas 146 hektar yang dirancang untuk pengembangan hotel berstandar internasional, serta Eastern Adventure District seluas sekitar 164 hektar yang membuka peluang investasi pada sektor hospitality, entertainment, dan lifestyle destination. Dalam pengembangannya, KEK Mandalika juga mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan melalui alokasi ruang terbuka hijau sekitar 30%, termasuk kawasan mangrove di sisi timur seluas 45 hektar.Dari sisi kinerja, KEK Mandalika menunjukkan traction pasar yang kuat. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 1,4 juta orang dengan tingkat okupansi rata-rata sekitar 55%. Tingkat hunian meningkat signifikan hingga 90%–100% pada periode penyelenggaraan MotoGP, mencerminkan tingginya daya tarik kawasan bagi wisatawan domestik maupun internasional.Penyelenggaraan berbagai event internasional seperti GT World Challenge Asia dan Asia Road Racing Championship (ARRC), yang didukung oleh keberadaan Sirkuit Mandalika sebagai katalis utama, semakin memperkuat posisi kawasan sebagai destinasi sportstainment tourism kelas dunia sekaligus mendorong multiplier effect terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kawasan.Dengan dukungan kebijakan pemerintah, kesiapan kawasan, serta pertumbuhan aktivitas pariwisata yang konsisten, KEK Mandalika semakin mempertegas perannya sebagai Indonesia’s Premier Sportstainment Destination.
Read MoreThe Mandalika, 27 Maret 2026 – GT World Challenge Asia 2026 kembali digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada 1–3 Mei 2026, menghadirkan balapan mobil GT3 kelas dunia lengkap dengan pengalaman eksklusif bagi penonton, mulai dari pit walk hingga akses melihat langsung aktivitas tim balap.GT World Challenge Asia menghadirkan mobil-mobil GT3 dari pabrikan ternama seperti Ferrari, Porsche, Lamborghini, hingga Mercedes-AMG GT3 yang akan berlaga di The Mandalika. Selain aksi balap yang kompetitif, penonton juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik seperti pit walk, melihat langsung aktivitas tim di area pit, berinteraksi dengan pembalap, serta berfoto dengan mobil balap dari jarak dekat.Pit Walk: Pengalaman Eksklusif di Balik Layar BalapSalah satu daya tarik utama dalam gelaran GT World Challenge Asia 2026 adalah sesi pit walk, yang memberikan kesempatan langka bagi penonton untuk masuk langsung ke area pit lane. Dalam sesi ini, pengunjung dapat melihat dari dekat proses persiapan mobil GT3 sebelum balapan, menyaksikan kru tim bekerja dengan presisi tinggi, hingga merasakan atmosfer intens di balik layar dunia balap.Tidak hanya itu, penonton juga berkesempatan untuk melihat lebih dekat berbagai mobil yang berlaga tidak hanya di GT World Challenge Asia, tetapi juga dari supporting race Mandalika Festival of Speed (MFoS). Pengunjung dapat berinteraksi dengan pembalap serta berfoto bersama mobil balap dari berbagai kelas, sehingga menghadirkan pengalaman yang lebih beragam, personal, dan tak terlupakan bagi para penggemar motorsport.Mandalika Festival of SpeedSebagai bagian dari rangkaian event, turut digelar supporting race Mandalika Festival of Speed (MFoS) seri pertama tahun 2026. Kehadiran MFoS menjadi pelengkap yang memperkaya keseluruhan pengalaman motorsport di The Mandalika.MFoS akan menghadirkan berbagai kelas balap seperti BRZ Super Series, Radical & Time Attack, serta Kartini Cup – AGYA One Make Race (OMR). Ajang ini menjadi wadah bagi pembalap nasional untuk menunjukkan kemampuan mereka di lintasan bertaraf internasional sekaligus memperkuat pembinaan dan ekosistem motorsport di Indonesia.Dengan adanya kombinasi antara balapan internasional dan nasional, penonton tidak hanya disuguhkan aksi mobil GT3 kelas dunia, tetapi juga dinamika persaingan pembalap Tanah Air yang tak kalah menarik.Tiket dan Benefit EksklusifTiket 3 Days Pass GT World Challenge Asia 2026 dibanderol dalam beberapa kategori. Grandstand A seharga Rp50.000, dengan opsi tambahan pit walk sebesar Rp100.000 (tersedia untuk 150 pembeli pertama). Selain itu, tersedia kategori Royal Box seharga Rp3.250.000, serta paket Royal Box maksimal 30 orang sebesar Rp75.000.000.Penonton dapat menikmati seluruh rangkaian balapan selama tiga hari penuh, mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama.Tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Goers di tautan http://goers.co/gtwca2026, melalui website resmi www.themandalikagp.com, aplikasi MyTelkomsel, serta secara langsung di Mandalika Circuit Store.Bagi penonton yang ingin merasakan pengalaman menonton yang lebih premium, kategori Royal Box menawarkan berbagai benefit eksklusif. Antara lain lunch and refreshments pada hari Sabtu dan Minggu, dan akses gridwalk untuk berjalan langsung di area grid sebelum balapan dimulai, pit walk access, serta paddock access yang memungkinkan penonton melihat lebih dekat aktivitas tim dan mobil balap di area paddock.Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit merupakan bagian dari komitmen MGPA dalam menghadirkan event internasional berkualitas di Indonesia.“GT World Challenge Asia bukan hanya menghadirkan ajang balapan kelas dunia, tetapi juga pengalaman yang menyeluruh bagi para penggemar. Melalui sesi pit walk, penonton dapat merasakan langsung suasana di balik layar dunia balap profesional. Kehadiran Mandalika Festival of Speed sebagai supporting race juga menjadi upaya kami untuk memberikan ruang bagi pembalap nasional sekaligus menciptakan event yang menghibur,” ujar Priandhi Satria.Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kombinasi antara ajang internasional dan nasional ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan motorsport Indonesia ke arah yang lebih kompetitif.“Melalui MFoS, kami ingin membuka peluang bagi talenta lokal untuk berkembang dan memiliki jalur menuju kompetisi internasional. Ini merupakan bagian dari visi jangka panjang kami dalam membangun ekosistem motorsport nasional,” tambah Priandhi Satria.Kehadiran GT World Challenge Asia 2026 yang dipadukan dengan pengalaman interaktif dan supporting race MFoS diharapkan dapat semakin memperkuat daya tarik The Mandalika sebagai destinasi sportainment sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.Nikmati langsung atmosfer balap internasional, interaksi dengan tim dan pembalap, serta berbagai pengalaman eksklusif hanya di Pertamina Mandalika International Circuit pada 1–3 Mei 2026.Pantau terus informasi terbaru melalui:Instagram.com/themandalikagpfacebook.com/themandalikagpyoutube.com/@themandalikagptiktok.com/@themandalikagplinkedin.com/company/themandalikagp
Read MoreJakarta, 23 Maret — Indonesia kembali menorehkan sejarah di kancah balap dunia. Pebalap muda Tanah Air, Veda Ega Pratama, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil. Capaian ini menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang sukses naik podium di level tersebut.Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan motorsport nasional sekaligus mempertegas daya saing talenta Indonesia di panggung global. Veda menunjukkan performa impresif di lintasan yang menantang, dengan konsistensi dan ketangguhan hingga mampu mengamankan podium bersejarah bagi Indonesia.Keberhasilan ini tidak lepas dari proses pembinaan yang telah dijalani secara berjenjang sejak usia dini, termasuk pengalaman balap yang intens di Pertamina Mandalika International Circuit.Veda mulai merasakan atmosfer kompetisi di The Mandalika sejak 2021 melalui ajang Asia Talent Cup sebagai wildcard. Pada musim 2022, ia kembali berlaga dan mencatatkan kemenangan ganda di sirkuit tersebut, sebelum kemudian keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023. Ia juga aktif berkompetisi di Mandalika Racing Series (MRS), masing-masing pada kelas 250cc pada 2023 dan naik ke kelas 600cc pada 2024. Kiprahnya berlanjut di level internasional dengan meraih posisi runner-up pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, yang menjadi batu loncatan penting sebelum akhirnya menembus ajang Moto3. Dengan banyaknya ajang yang diikuti, menjadikan sirkuit ini sebagai bagian penting dalam pembentukan kariernya.Penguatan jalur pembinaan ini juga didukung oleh ekosistem yang terus berkembang di The Mandalika. InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan berbagai program pembinaan dan kompetisi berjenjang, salah satunya melalui Mandalika Racing Series yang berkolaborasi dengan Pride Motorsport sebagai platform strategis untuk menjaring dan mengembangkan pembalap muda menuju level internasional.Selain menghadirkan ajang balap kelas dunia, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika juga diarahkan sebagai sportainment destination yang mengintegrasikan olahraga, hiburan, dan pariwisata dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Veda Ega Pratama di kancah internasional. “Kami bangga atas prestasi yang diraih Veda Ega Pratama yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di level dunia. InJourney berperan sebagai bagian dari support system yang terus mendorong dan mendukung pembalap Indonesia untuk dapat bersaing secara global,” ujarnya.Ia menambahkan, dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan penguatan ekosistem motorsport nasional, termasuk melalui kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit sebagai sirkuit berstandar internasional yang telah menggelar berbagai ajang balap dunia sejak 2021, seperti MotoGP dan World Superbike. Infrastruktur ini memberikan kesempatan bagi pembalap Indonesia untuk berlatih dan berkompetisi di lintasan dengan standar global, sehingga mampu meningkatkan kesiapan teknis, mental, dan daya saing di level internasional.Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar "Prestasi Veda Ega Pratama menjadi bukti nyata bahwa pengembangan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment tidak hanya menghadirkan ajang kelas dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta motorsport Indonesia yang berdaya saing global. Kehadirannya pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.”Lebih lanjut, Veda Ega Pratama dipastikan akan tampil di hadapan publik Tanah Air dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.Kehadiran Veda di Mandalika Internasional Circuit pada ajang tersebut akan menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai partisipasi di level dunia, tetapi juga sebagai ajang tampil di hadapan publik Indonesia.Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria “Podium Veda di Moto3 GP Brasil menjadi bukti efektivitas pembinaan berjenjang di Mandalika Internasional Circuit. Kami optimistis kehadirannya di MotoGP Indonesia 2026 akan menginspirasi sekaligus memperkuat kebangkitan motorsport nasional.”Prestasi bersejarah yang diraih di Brasil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam dunia motorsport global. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, Indonesia optimistis akan terus melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Read MoreJakarta, 17 Maret 2026 – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) turut mendukung penyelenggaraan Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 yang kembali digelar oleh Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara. Program yang mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan” ini menjadi wujud komitmen BUMN dalam menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat Indonesia. Flag off pemberangkatan bus dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026 di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.Sebagai bagian dari sinergi BUMN, ITDC memfasilitasi pemberangkatan bus dengan rute Jakarta menuju Semarang, Solo, dan Yogyakarta, sebagai bentuk dukungan inklusivitas bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dalam momentum Idul Fitri 1447 H. Dukungan ini merupakan bagian dari kontribusi ITDC dalam memperkuat konektivitas sosial, dengan membuka akses perjalanan mudik yang aman dan layak bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan transportasi. Untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab, seluruh peserta mudik dalam program ini mendapatkan perlindungan asuransi perjalanan serta menggunakan armada bus yang telah memenuhi standar keselamatan transportasi. Perjalanan juga didukung oleh pengemudi berpengalaman dan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama perjalanan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan penumpang sebagai prioritas utama dalam setiap program yang dijalankan sekaligus berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 3: Good Health and Well-Being serta SDG 11: Sustainable Cities and Communities, khususnya dalam menghadirkan mobilitas yang lebih aman dan inklusif bagi masyarakat. Selain itu, sebagai bentuk perhatian terhadap kenyamanan dan kesehatan pemudik, ITDC juga menyediakan paket goodie bag sebagai bekal perjalanan. Paket ini berisi berbagai kebutuhan ringan seperti air minum, makanan ringan, vitamin, obat anti mabuk perjalanan, serta perlengkapan kebersihan. Penyediaan paket ini diharapkan dapat membantu pemudik menjaga kesehatan, stamina, dan kenyamanan selama perjalanan, sekaligus mencerminkan komitmen ITDC dalam menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat secara sosial, tetapi juga memperhatikan aspek well-being dan keselamatan peserta.Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 secara keseluruhan melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak perusahaan dengan berbagai moda transportasi, serta akan diikuti oleh lebih dari 100.000 pemudik menuju berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan standar keselamatan yang terjamin. Secara total, program ini menyediakan fasilitas transportasi melalui berbagai moda, yakni angkutan darat, kereta api, dan kapal laut. Lebih dari 64.000 pemudik akan diberangkatkan menggunakan sekitar 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik akan diberangkatkan melalui 42 unit kapal laut. Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata, menyampaikan bahwa melalui tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat. "Melalui tema Mudik Aman, Berbagi Harapan, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat. Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan," ujarnya.Senada dengan hal tersebut, Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan bahwa partisipasi ITDC dalam Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat."Partisipasi ITDC dalam Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 merupakan wujud dukungan kami terhadap inisiatif pemerintah dan BP BUMN dalam menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Melalui penyediaan fasilitas bus dengan rute Jakarta menuju Yogyakarta, Semarang, dan Solo, kami berharap dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan pulang ke kampung halaman dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan bersama keluarga," ujarnya.Ia menambahkan bahwa keterlibatan ITDC dalam program ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas sosial yang berkelanjutan, melalui program yang secara konsisten digulirkan dari tahun ke tahun oleh BUMN. "Kami meyakini bahwa sinergi antar-BUMN dalam program seperti ini tidak hanya mendukung kelancaran arus mudik nasional, tetapi juga memperkuat konektivitas sosial masyarakat dengan kampung halaman mereka. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian BUMN dalam memastikan masyarakat tetap dapat menjaga hubungan dengan keluarga dan daerah asalnya melalui perjalanan yang aman, layak, dan terjangkau," tambahnya. Melalui dukungan pada Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 ini, ITDC berharap dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan pulang ke kampung halaman dengan lebih aman, nyaman, dan bermakna, sehingga momentum Idulfitri 1447H dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.
Read MoreThe Nusa Dua, 16 Maret 2026 – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melalui SBU The Nusa Dua menyalurkan bantuan Dana Bina Lingkungan kepada tiga desa adat penyangga di Kelurahan Benoa, yakni Desa Adat Bualu, Desa Adat Kampial, dan Desa Adat PemingePenyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis (12/3) di Kawasan The Nusa Dua dan dihadiri oleh para Jro Bendesa Adat didampingi prajuru dari masing-masing desa. Kegiatan diawali dengan penandatanganan berita acara dan dilanjutkan penyerahan bantuan secara simbolis sebagai bentuk penguatan kemitraan antara pengelola kawasan dengan desa adat penyanggaProgram ini merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam mendukung masyarakat sekitar kawasan sekaligus implementasi dari kesepakatan bersama dengan desa adat penyangga sebagaimana tercantum dalam dokumen kerja sama sebagai dasar pemberian dukungan sosial bagi masyarakat di sekitar kawasan pariwisata.General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyampaikan bahwa kolaborasi yang harmonis antara pengelola kawasan dengan desa adat penyangga menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlanjutan kawasan pariwisata. “ITDC meyakini bahwa keberhasilan pengelolaan kawasan pariwisata tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar, khususnya desa adat penyangga. Melalui penyerahan Dana Bina Lingkungan ini, kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sekaligus mendukung berbagai kegiatan adat, budaya, dan kemasyarakatan di desa,” ujarnya. Sementara itu, Jro Bendesa Adat Kampial, I Nyoman Sudiarta, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh ITDC kepada desa adat penyangga di Kelurahan Benoa. “Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen dan dukungan ITDC kepada desa adat penyangga. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam mendukung berbagai kegiatan adat serta pelestarian budaya di desa,” ujarnya.Melalui program bantuan Bina Lingkungan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, ITDC berharap hubungan kemitraan dengan desa adat penyangga dapat terus terjalin dengan baik serta mendukung pengembangan kawasan pariwisata yang berkelanjutan dan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Read More