csr-partnership-program

ANGSURAN BELUM TERIDENTIFIKASI

Angsuran Belum Teridentifikasi Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).Menunjuk surat kementerian BUMN Nomor: S-179/DSI.MBU/09/2021 tanggal 10 September 2021 Perihal Penatausahaan Program  Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK) Terkait Angsuran Belum Teridentifikasi maka kepada seluruh Mitra Binaan Program Pendanaan UMK PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) diinformasikan hal-hal sebagai berikut:1. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) melakukan penatausahaan terhadap angsuran tidak teridentifikasi yang bersumber dari mitra binaan Program Pendanaan UMK.2. Bagi mitra binaan Program Pendanaan UMK PT Pengembangan  Pariwisata Indonesia (Persero)/ ITDC diharapkan melakukan konfirmasi atas angsuran tidak teridentifikasi dengan cara berkoordinasi secara langsung atau melalui E-mail : pkbl@itdc.co.id atau menghubungi nomor Handphone/ Whatsapp petugas TJSL PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Bapak Bagus (08175480185) atau Bapak Wijaya Kusuma (081337002881).3. Konfirmasi atas pembayaran angsuran tidak teridentifikasi dapat dilakukan dengan menunjukkan berkas-berkas sebagai berikut:a. Bukti setor asli;b. Identitas asli yang masih berlaku;c. Bukti pendukung asli lainnya; Daftar Angsuran Tidak Teridentifikasi Mitra Binaan Program Pendanaan UMK PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero): Klik Disini

    Read More

Angsuran Belum Teridentifikasi

Angsuran Belum Teridentifikasi Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).Menunjuk surat kementerian BUMN S-178/MBU/DSI/05/2020 tanggal 14 Mei 2020 Perihal Penatausahaan Program  Kemitraan Terkait Angsuran Belum Teridentifikasi maka kepada seluruh Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)diinformasikan hal-hal sebagai berikut:1. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) melakukan penatausahaan terhadap Angsuran Tidak Teridentifikasi yang bersumber dari Mitra Binaan Program Kemitraan.2. Bagi Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan  Pariwisata Indonesia (Persero)/ ITDC diharapkan melakukan konfirmasi atas Angsuran Tidak Teridentifikasi dengan cara berkoordinasi secara langsung atau melalui E-mail : pkbl@itdc.co.id atau menghubungi nomor Handphone/ Whatsapp petugas PKBL/CSR PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero, Bapak Bagus (08175480185) atau Bapak Sulasa (08123654669).3. Konfirmasi atas pembayaran Angsuran Tidak Teridentifikasi dapat dilakukan dengan menunjukkan berkas-berkas sebagai berikut:a. Bukti setor asli;b. Identitas asli yang masih berlaku;c. Bukti-bukti lain yang mendukung;Daftar Angsuran Tidak Teridentifikasi Mitra Binaan Program Kemitraan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero): Klik Disini

    Read More

AROMA KOPI ROBUSTA DESA PAJAHAN, PUPUAN TABANAN, BALI

Desa Pajahan merupakan salah satu desa penghasil kopi robusta terbaik di Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan, Bali. Hasil produksi yang melimpah hingga mencapai 1000 ton per tahun, kemudian diolah menjadi kopi bubuk. Kualitas kopi bubuk yang dihasilkan 100% asli tanpa campuran yang merupakan hasil petik merah. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan kopi bubuk robusta Desa Pajahan yang selalu dijaga cita rasanya. Kemasan produk kopi bubuk robusta Desa Pajahan dikemas dalam ukuran berat 250 gr, 500 gr dan 600 gr.Tahun 2019, sebanyak 5 orang petani kopi Desa Pajahan yang tergabung dalam Kelompok Petani Kopi Robusta Tugu Sari Pajahan mendapatkan bantuan dana pinjaman Kemitraan dari PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Total penyaluran nilai dana kemitraan yang diberikan kepada Kelompok Petani Kopi Robusta Tugu Sari Pajahan sebesar Rp 250.000.000,- dengan masa pinjam selama 2 Tahun. Ketua Kelompok Petani Kopi Robusta Tugu Sari Pajahan Made Marsudi menyampaikan bahwa produk kopi bubuk robusta Desa Pajahan tersebar di seluruh wilayah di Bali. Hal ini dikarenakan  kerjasama dengan salah satu toko modern yang outletnya cukup banyak tersebar seluruh wilayah di Bali. Harga kopi bubuk robusta Desa Pajahan berada pada kisaran harga sekitar Rp. 15.000,- hingga Rp 50.000,-. Bagi masyarakat yang ingin menikmati kopi bubuk robusta Desa Pajahan dapat menghubungi Bapak Made Marsudi (081-337-350-404). (pkbl/  sulasa).

    Read More

PENGGEMUKAN DAN PEMBIBITAN SAPI BALI DI DESA JEMPANANG BADUNG

Keberadaan sapi Bali di Indonesia selama ini sangat dikenal sebagai sapi dengan varietas unggulan. Beberapa keunggulan dari Sapi Bali antara lain mempunyai angka pertumbuhan yang cepat, adaptasi dengan lingkungan dan reproduksi yang baik. Sapi Bali juga merupakan sapi yang paling banyak dipelihara pada peternakan kecil karena fertilitasnya baik dan angka kematian yang rendah. Kelompok peternak sapi Agro Sari Desa Jempanang, Petang Badung, Bali yang terdiri dari 10 orang anggota merupakan kelompok peternak sapi yang melakukan pola penggemukan dan pembibitan sapi Bali untuk menunjang perekonomian keluarga. Rata-rata mereka memelihara 2-3 ekor sapi dengan kombinasi sapi jantan dan sapi betina. Pada Tahun 2019, kelompok ini memperoleh bantuan dana program kemitraan dari PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) berupa modal usaha untuk dapat membeli dan menambah bibit sapi baru baik jantan dan sapi betina. Ketua kelompok Agro Sari Nyoman Sudarta (0878-60476423) mengatakan bahwa saat ini harga sapi jantan sudah siap jual mencapai Rp. 18 juta per ekor sedangkan yang betina setelah melahirkan dan dilakukan pegemukan bis laku terjual sekitar Rp 10-12 juta tergantung kondisi sapi. (pkbl/ sulasa)

    Read More

ENDEK DAN SONGKET SIDEMEN KARANGASEM YANG ISTIMEWA

Di Bali, beberapa daerah yang merupakan sentra kain tenun atau songket memilki corak dan model tersendiri sebagai ciri khas daerah tersebut. Kerajinan kain tenun tidak hanya merupakan keterampilan yang bersifat turun temurun bagi masyarakat Bali namun juga digunakan sebagai identitas artefak ritual. Selain itu kain endek tidak hanya digunakan sebagai cinderamata tetapi juga merambah ke dunia fashion. Kecamatan Sidemen, Karangasem, merupakan salah satu daerah penghasil kain tenun yang memiliki ciri khas pada kain yang dihasilkan yakni tampilan motif yang padat dan memiliki kesan autentik serta penggunaan warna yang sangat bervariasi. Kerajinan tenun di Sidemen berkembang dengan baik dan hampir setiap penduduk disana bisa menenun dari proses belajar turun temurun. Di Sidemen terdapat dua jenis kain tenun yang dihasilkan yaitu kain endek dan kain songket. Untuk harga sebuah kain endek mulai dari Rp 250.000,- sampai dengan Rp 500.000,- sesuai bahan dan motifnya. Sedangkan kain songket yang biasanya banyak digunakan saat hari-hari upacara khusus seperti pernikahan, upacara potong gigi, dan saat hari raya besar agama Hindu harganya lebih tinggi dari kain endek. Rata-rata harga kain songket berkisar Rp. 1.000.000 sampai dengan Rp. 10.000.000,-. Harga kain songket sangat tergantung dari motif dan bahan yang digunakan, semakin berkualitas bahan dan semakin rumit motifnya, maka harganya akan sangat tinggi. Sebenarnya ada lagi kain tenun khas sidemen yaitu kain “Bebali” yang merupakan kain khusus di pakai untuk saat upacara Manusa Yadnya dan Dewa Yadnya.Songket Sidemen berdasarkan bahan bakunya dapat dibedakan menjadi empat kategori yaitu: kain songket dengan benang emas, kain songket dengan benang perak, kain songket dengan benang biasa (katun) dan kain songket dengan benang kombinasi (campuran dari benang emas, perak dan katun). Ciri khas dari Desa Sidemen Karangasem ini adalah motif Cempaka, Celedan, Cepuk dan Nagasari. Motif-motif tersebut merupakan motif tetap dilestarikan oleh warga desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai penenun Kain Endek Sidemen. Sedangkan teknik pembuatannya pun masih menggunakan teknik tradisional. Dimulai dengan memintal benang dan dibentangkan di lata perentang, kemudian helaian demi helaian diikat dengan tali sesuai pola ragam hias dan warna yang akan dibuat. Selain itu untuk pembuatan kain endek juga masih menggunakan Alat Tenun bukan mesin (ATBM). Bagi yang berminat membeli kain dari Sidemen dapat menghubungi Ibu Gusti Ayu Darmasih. (pkbl/ sulasa)

    Read More

SONGKET TANPA SAMBUNGAN DAN SONGKET ALAM KHAS JEMBRANA

Indonesia kaya akan ragam seni dan budaya serta kerajinan daerah. Salah satunya adalah kerajinan tenun yang menghasilkan kain endek atau kain songket. Seperti kabupaten Jembrana di Bali juga memilki kerajinan tenun berupa kain songket Jembrana yang memilki motif seperti bulan bintang, bedeg-bedegan, dan pala yuyu sebagai ciri khas songket gaya Jembrana. Salah satu pengerajin songket Jembrana yaitu Bapak Ketut Widiadnyana bersama istrinya membentuk kelompok pengerajin tenun bernama Tenun Putrimas yang berlokasi di daerah Pendem Kabupaten Jembrana. Pak Ketut sangat tekun dan ulet dalam memajukan usaha tenunnya. Bahkan istrinya yang yang seorang dokter lebih senang sebagai pengerajin tenun daripada menjalankan profesinya sebagai dokter. Sebagaimana penuturannya bahwa dia totalitas mendalami kerajinan songket Jembrana sebagai salah satu upaya untuk pelestarian budaya warisan nenek moyang serta pemberdayaan masyarakat sekitar, khususnya kaum perempuan, sehingga bisa menjadi lebih produktif dan mampu turut serta dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Upaya ini dilakukan mengingat adanya kekhawatiran bahwa songket Jembrana ini bila tidak dilestarikan diperkirakan punah dalam kurun waktu 20 tahun lagi. Hal tersebut didasari oleh kondisi dimana umur penenun yang mereka ajak saat ini rata rata berusia sekitar 40 tahun. Sangat jarang ada anak muda yang mau belajar menenun. Bersama kelompok Tenun Putrimas, mereka telah mengembangkan alat tenun songket tanpa sambungan. Alat ini merupakan modifikasi dari alat tenun tradisional (alat tenun cagcag) tanpa mengurangi ciri khas dari kain songket itu sendiri dan relatif mudah digunakan. Selain Alat Tenun tanpa sambungan kelompok tenun Putrimas juga memproduksi karya inovatif yaitu songket batik alam Jembrana. Songket batik alam diproses melalui beberapa tahapan. Dari songket biasa diproses dengan batik tulis dan proses terakhir dengan pencelupan alam.  Produk-produk inovatif ini dikembangkan sebagai upaya menangkal segala bentuk penjiplakan yang menjatuhkan harga songket tradisional. Harga sebuah songket Jembrana sangat variatif mulai dari Rp1.000.000,- sampai dengan Rp25.000.000,- tergantung bahan motif songket yang dihasilkan. Saat kondisi cukup ramai omset tenun Putrimas bisa mencapai Rp100.000.000,- sampai dengan Rp200.000.000,- sebulan. Jika berminat membeli songket khas Jembrana dari Putrimas dapat menghubungi Ketut Widiadnyana (08123809557). (pkbl/sulasa)

    Read More

Potensi Petani Jeruk Siam Desa Katung Kintamani

Beberapa   jenis  jeruk   lokal   yang  banyak dijadikan usaha di Indonesia diantaranya ialah jeruk keprok, jeruk siam, jeruk besar, jeruk  nipis,  jeruk manis  dan  jeruk lemon. Dari beberapa jenis jeruk  tersebut, tanaman    hortikultura yang    mempunyai prospek baik     dan    termasuk     tanaman unggulan nasional adalah jeruk siam.  Jeruk siam ini    paling banyak    dikembangkan karena perawatannya relatif mudah, hasilnya banyak dan laku dijual di pasaran sebagai buah segar. Kabupaten Bangli merupakan salah satu kabupaten di Bali yang penduduknya berprofesi sebagai petani jeruk siam. Hal itu didukung oleh lingkungan seperti tanah, iklim, ketinggian   tempat, dan suhu yang sesuai. Kelompok petani jeruk di Desa Katung, Kintamani Bangli sebagian besar menanam jenis jeruk siam ini karena memang cocok ditanam di wilayahnya. Selain itu secara ekonomi sangat bermanfaat dan bisa menjadi sumber penghidupan keluarga. Jeruk siam Desa Katung Kintamani selain banyak dipasarkan di sekitar wilayah Bali juga beberapa ada yang menjualnya sampai daerah Surabaya, Solo dan Jakarta. Rata-rata petani jeruk di desa Katung memilki 600-700 pohon jeruk siam untuk luas tanah sekitar 1 hektar. Setiap kali panen jeruk yang dihasilkan dapat mencapai 25 -30 ton jeruk dengan perkiraan harga per kilogram sebesar Rp4.000,- sehingga pendapatan kotor petani jeruk di Desa Katung mencapai kisaran Rp100.000.000,- sampai dengan Rp150.000.000,-. Kondisi inilah yang membuat Desa Katung secara perekonomian masyarakatnya cukup baik dan bahkan bisa di tingkatkan jika mereka mendapatkan pelatihan pengolahan jeruk dengan berbagai pengembangan atau inovasi produk turunnya seperti pie jeruk, selai jeruk dan lain sebagainya. Dengan demikian persaingan tidak hanya saat panen saja tetapi dengan inovasi tersebut bisa juga menciptakan peningkatan kesejahteraan petani yang lebih baik lagi. Sebagaimana penuturan dari Bapak Agus Wirahadi (0819-16544770) selaku ketua kelompok tani jeruk di Katung. (pkbl/ sulasa)

    Read More

“KOPI TELAPEN” PRODUKSI KOPI KAKI RINJANI

Kelompok Kopi Kaki Rinjani milik Ibu Hakiah ini berdiri pada tanggal 20 Maret 2015. Kelompok usaha ini berada di Dusun Persil, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Kelompok Kopi Kaki Rinjani memproduksi kopi bubuk yang di beri nama “Kopi Telapen” yang dalam bahasa Sasak “Telangan Peneng” (artinya Penghilang Sakit Kepala). Hal ini merupakan kepercayaan masyarakat setempat jika meminum kopi dapat menghilangkan rasa sakit kepala akibat dari kelelahan setelah beraktifitas dan perjalanan jauh. Biji kopi yang digunakan untuk menghasilkan bubuk kopi Telapen ini diambil dari para petani kopi yang berada di sekitar Desa Karang Sidemen. Daerah pemasaran kopi ini berada di Pulau Lombok, selain itu di beberapa daerah lain seperti Yogyakarta, Kalimantan, hingga ke luar negeri yaitu Malaysia. Kisaran harga produk kopi yang dipasarkan berkisar Rp20.000,- hingga Rp35.000,- tergantung dari kemasan kopi. Jika berminat untuk membeli kopi Telapen dapat menghubungi nomor telepon berikut ini: 081916041063. (pkbl/ sagung)

    Read More

ARABIKA MABI KINTAMANI, SI HITAM MANIS PENGGUGAH SELERA PENCINTA KOPI

Selain menghasilkan pertanian jeruk, wilayah Kitamani, Kabupaten Bangli juga terkenal dengan potensi tanaman kopi jenis arabika. Kopi arabika memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan kopi robusta. Oleh karena itu kopi arabika merupakan jenis kopi yang paling banyak disukai oleh masyarakat dunia. Bahkan, hampir 70 persen pedagang kopi dunia didominasi oleh jenis kopi arabika.Kopi arabika Kintamani secara umum tidak berbeda jauh dengan kopi arabika dari daerah lain. Tetapi ada hal unik yang terdapat dalam cita rasa pada kopi arabika Kintamani. Ciri khas yang tidak dimiliki kopi arabika lainya namun ada pada kopi Kintamani adalah adanya tambahan rasa buah di dalamnya. Cita rasa ini bukanlah karena campur tangan manusia dengan membubuhkan zat kimia, melainkan terjadi secara alami. Rasa tersebut muncul karena sistem penanaman kopi kintamani yang ditanam bersebelahan dengan pohon jeruk.Kelompok petani yang membudidayakan kopi arabika in adalah kelompok tani Banjar Mabi Kintamani, Bangli yang beranggotakan sekitar 20 orang. Dengan jumlah anggota yang terbatas, penjualan biji kopi jenis arabika hanya mampu melayani konsumen dari pengusaha kedai kopi atau restoran yang ada di sekitar Seminyak dan Kota Denpasar. Kedepannya kelompok ini ingin mengolah biji kopi arabika secara mandiri menjadi produk dalam kemasan yang nantinya akan meningkatkan pendapatkan petani. Rata-rata kelompok ini dapat menjual 20 – 30 ton biji kopi arabika dengan kisaran harga per kilogram sebesar Rp25.000,-. Made Rida selaku ketua kelompok sangat mengharapkan dari hasil penjualan biji kopi nantinya bisa mewujudkan keinginan untuk memilki mesin pengolahan sendiri bagi kelompok tani, agar keutungan yang di dapat menjadi lebih tinggi dari saat ini. Untuk membeli biji kopi arabika Kintamani Mabi dapat menghubungi Bapak Rida Atmaja (0877-4278-0195). (pkbl/ sulasa)

    Read More

“DHARMASETYA ARTSHOP” IBU ROBIAH

Dharmasetya Artshop merupakan perusahaan (home industry) yang bergerak dalam bidang pembuatan kain tenun tradisional. Artshop yang dimiliki oleh Ibu Hj. Robiah ini dibentuk pada tanggal 22 April 1990 di Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Produk jenis kain yang dihasilkan oleh kelompok tenun adalah kain tenun songket dan kain tenun ikat dengan berbagai macam motif khas Lombok. Kain-kain tenun hasil produksi Dharmasetya Artshop ini selain dipasarkan di Pulau Lombok, produknya juga telah dipasarkan ke beberapa daerah di Indonesia seperti ke Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Produk kain tenun ini juga dipasarkan hingga ke mancanegara seperti Malaysia, Jepang, Prancis, Italia, dan Belanda. Produk-produk kain tenunnya juga sering digunakan dalam acara pemerintahan dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Kisaran harga produk tenun yang dipasarkan adalah sekitar Rp50.000,- hingga Rp3.000.000,- tergantung jenis kain dan benang yang digunakan pada kain tenun. Jika berminat untuk membeli kerajinan ini dapat menghubungi di nomor telepon :  08175787961. (pkbl/ sagung)

    Read More
WHAT’S NEW
KEJAR MOTOGP INDONESIA 2021, ITDC GANDENG PT PP DAN HIMBARA UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA Read More ITDC SIAP SAMBUT IMPLEMENTASI NEW NORMAL PARIWISATA Read More Dukung Penanganan COVID-19, ITDC Bersama CLub Med Indonesia Sumbang 21 Ribu Masker Untuk 11 RS Di Bali Dan NTB Read More Kembangkan Infrastruktur Dasar Kawasan, ITDC Bangun Akses Menuju Pantai Gerupuk Dan Tanjung Aan Read More LINDUNGI MASYARAKAT DARI PENYEBARAN COVID-19, ITDC GELAR DISINFEKTASI DI DESA PENYANGGA THE NUSA DUA Read More Hari Ini ‘Road To Now Playing Festival 2023’ Digelar Di Pulau Peninsula, The Nusa Dua Bali Read More ITDC Gerakkan Perekonomian Kawasan Melalui Konser Musik Read More Weezer Janjikan Pengalaman yang Luar Biasa di Bali Read More Andi Gilang Ramaikan Honda CBR Track Day di Sirkuit Mandalika Read More MGPA Fasilitasi Krida Toyota Test Drive Mobil Sport di Sirkuit Mandalika Read More Pelaksanaan WSBK 2022 di sirkuit Mandalika sukses, Gubernur NTB :Daerah kita tetap aman untuk event dunia Read More Saatnya Bangun Pariwisata Bali yang Tangguh dan Berkelanjutan Read More Transaksi Ekonomi di Lapak UMKM saat WSBK Mencapai Rp 1,7 Miliar Read More Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, ITDC Berikan Pelatihan Integrated Farming System Bagi Masyarakat Desa Penyangga The Mandalika Read More Bali Tambah Rumah Sakit Internasional di ITDC Nusa Dua Read More Kondisi Terbaru Aspal Sirkuit Mandalika: Racing Line Makin Terbentuk Usai WSBK 2022 dan Track Day Read More Poltekpar Lombok Wisuda Mahasiswa di Sirkuit Mandalika Read More WSBK Mandalika Capai Rp 1,7 M Transaksi Dari UMKM NTB Read More Transaksi UMKM Saat WSBK Mandalika Diperkirakan Capai Rp1,7 Miliar Read More Dukung Wisata Medis, Bunda Morula Luncurkan Fasiltas Medical and Fertility Wellness Centre di Bali Read More Wisata Gowes Sambil "Visual Storytelling" di Medsos Read More PHRI Gelar Bike Tour Dukung Peningkatan Wisatawan ke Mandalika Read More MGPA Gelar Mandalika Track Day Experience Bersama RC Garage, Jajal Aspal Baru Sirkuit Mandalika Read More Oktober 2022, OccupancyThe Nusa Dua Tetap di Atas 60% Read More Tak Hanya Dipakai MotoGP dan WSBK, Sirkuit Mandalika Jadi Tempat Wisuda Read More PHRI Bike Tour 2022 Seri Mandalika, Gowes Melintasi Spot Wisata di Lombok Read More Pariwisata Bergairah, Usai G20 Okupansi di The Nusa Dua Capai 70 Persen Read More Motor Sport 250 Cc, 600 Cc, dan 1.000 Cc Kembali Berkumpul di Sirkuit Mandalika, Bukan Untuk Balapan Read More Aspal Sirkuit Mandalika Awet Sampai 5 Tahun, WSBK 2023 Tinggal Gas Read More Sebanyak 300 Peserta Bike Tour 2022 Melintasi Sirkuit Mandalika Read More Foto: 120 Orang Ikut Kejuaraan Dunia Binaraga di Mandalika Read More The Nusa Dua Bali Sukses Jadi Tempat Akomodasi KTT G20 Read More Sandiaga Uno Puji Penyelenggaraan WSBK 2022 Mandalika, Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak Read More ITDC Sebut KTT G20 Sukses untuk Promosi Pariwisata dan Pemulihan Ekonomi Read More Kawasan The Nusa Dua Sukses Jadi Tuan Ruman Event B20 Read More Tim Zero Waste Tangani Puluhan Ton Sampah yang Dihasilkan WSBK Mandalika Read More B20 dan O20 Sukses Digelar di The Nusa Dua Bali Read More Di Tengah Keterbatasan, WSBK Mandalika 2022 Sukses Diselenggarakan Read More Kalahkan Inggris, WSBK Mandalika 2022 Read More Dampak KTT G20, Okupansi Hotel di Bali Melonjak Read More B20 dan 020 Sukses Digelar di The Nusa Dua Bali Read More Pecah Rekor, Penonton WSBK Lebih dari 51 Ribu Orang Read More WSBK Mandalika 2022 Sukses Digelar, Bukti Indonesia Siap Gelar Event Kelas Dunia Read More Atraksi Gendang Beleq Lombok Unjuk Gigi di Final WSBK Mandalika 2022 Read More Lampaui Target, Jumlah Penonton WSBK Indonesia 2022 di Mandalika Lewati Inggris Read More WSBK Pirelli Indonesian Round 2022 Sukses Digelar di Mandalika Read More Tiket WSBK Mandalika 2022 didominasi penonton dari NTB Read More 21 Pebalap WSBK 2022 Telah Ikuti Track Familiarisation, Kenali Karakter Lintasan Sirkuit Mandalika Read More Pembatasan Turis Saat KTT G20: Ganjil Genap hingga Gelang Khusus Read More Prediksi Cuaca di WSBK Mandalika 2022: Tak Ada Hujan Deras Read More WSBK Mandalika 2022 Banyak Disponsori Perusahaan BUMN Read More Tak Ada Komplain, FIM dan Dorna Puji Aspal Baru Sirkuit Mandalika Read More Dukung KTT G20, ITDC Gandeng Hyundai, Volta dan Zero dalam Penyediaan Kendaraan Listrik Read More Tiket Premium Grandstand A dan B WSBK Mandalika Ludes Terjual Read More Musim Balap 2023, IMI Targetkan Ada Marshal Lokal Berlisensi FIM Read More 7 Aturan Khusus Keluar Masuk The Nusa Dua Selama KTT G20, Tak Bisa Sembarangan Read More Dukung KTT G20, ITDC Tandatangani Kesepakatan Bersama Penggunaan Kendaraan Listrik Read More Gelaran KTT G20, Pakai Kendaraan Listrik sebagai Komitmen Net Zero Emission Read More Jelang G20, Gedung-gedung Command Center Nusa Dua Dipasangi Panel Surya Read More Jelang WSBK 2022, Ini Kesan Para Tester Soal Aspal Baru Sirkuit Mandalika Read More Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah Seri Kedua WSBK 2023 Read More The Nusa Dua Bali Siap Sambut Tamu dan Delegasi KTT G-20 Read More ITDC Gandeng SUN Energy Instalasi Proyek PLTS Jelang Hajatan KTT G20 Read More MGPA Pekerjakan 1.700 Volunteer untuk WSBK Mandalika 2022 Read More Jelang World Superbike di Mandalika, Penyelenggara Tes Aspal Baru di Lintasan Read More Siap Digelar di Bali, Ada NOAH Read More PENINJAUAN POSKO KEAMANAN TERPADU KTT G20 Read More The Nusa Dua Bali Siap Sambut Penyelenggaraan KTT G20 Read More Mulai 11 November, Sepeda Motor 'Dilarang' Masuk Kawasan Nusa Dua Read More The Adams hingga Weezer Panaskan Road to Now Playing Festival di Bali, Catat Jadwal Manggungnya Read More WSBK Siap Digelar, Ini Panduan Lengkap Masuk Sirkuit Berdasarkan Jenis Tiket Read More 8 Hotel di Nusa Dua Siap Sambut Tamu Negara, Karyawan Hotel Pakai ID Khusus Read More Lebih dari 800 Kamar Hotel Dipesan Jelang World Superbike 2022 Read More Karakter Baru Aspal Sirkuit Mandalika: Grip Makin Lengket, Balapan Tambah Seru Read More Catat dan Jangan Lupa! Ini Syarat Nonton WSBK 2022 di Sirkuit Mandalika Read More 250 UMKM Lolos Kurasi Untuk WSBK Read More ITDC Siapkan Manajemen Trafik dan Crowd Control untuk WSBK 2022 Read More Musisi Papan Atas Akan Meriahkan “Road To Now Playing Festival 2023” di Peninsula Island Read More Sebanyak 20.000 Lembar Tiket WSBK Mandalika Terjual Read More PeduliLindungi Masih Berlaku selama World Superbike Read More Seluruh Stakeholder Pelaku Pariwisata Bali Read More Pengiriman Logistik WSBK Tuntas, Kedatangan Kru dan Pembalap Tunggu Jadwal Read More Seluruh Logistik WSBK Sudah di Mandalika Read More Belasan Ribu Lot Parkir Disiapkan untuk WSBK Mandalika Read More 176 Ton Logistik WSBK 2022 Tiba di Lombok, Pesawat Kargo Ketiga Telah Mendarat Read More Dishub-Organda NTB siapkan 30 unit bus gratis untuk penonton WSBK Read More Kawasan Nusa Dua Siap Jadi Lokasi KTT G20 Read More Follow the latest information from the COVID-19 Mitigation Task Force at http://covid19.go.id and help prevent the spread of COVID-19. Read More