The Nusa Dua, 29 April 2022 – Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Bali, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), siap menyambut wisatawan yang ingin menikmati momen liburan Hari Raya Idul Fitri 1443 H di Bali. Sejumlah tenant yang berada di kawasan The Nusa Dua telah menghadirkan berbagai penawaran/promo yang menarik untuk wisatawan yang akan menginap serta menikmati kuliner. Promo tenant yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan yang akan berlibur dan menginap di kawasan The Nusa Dua diantaranya Eid-al-fitr Celebration dari Grand Hyatt Bali dengan harga mulai dari Rp 1.700.000 net/night periode 2-7 Mei 2022 serta diskon hingga 30% dari Merusaka Hotel Nusa Dua untuk periode menginap hingga 16 Mei 2022.Adapun paket kuliner yang ditawarkan kepada wisatawan diantaranya Eid Al Fitr Dinner Feast dari The Westin Resort Nusa Dua Bali dengan harga Rp 350.000++/orang periode 2 – 6 Mei 2022, Eid Gourmet Takeover dari Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort kolaborasi dengan Cerita Manisan dengan harga Rp 339.000 net/orang periode 2-3 Mei 2022, Idul Fitri Celebration dari Amarterra Villas Bali Nusa Dua yang menyajikan hidangan khas Idul Fitri dengan harga Rp 250.000++/orang periode 1-3 Mei 2022, Celebrate Your Eid Fitri dari Merusaka Hotel Nusa Dua yang menawarkan kuliner makan siang dan makan malam masing-masing dengan harga Rp 350.000 periode hingga 2-3 Mei 2022, serta Eid Al-Fitr Night Market Dinner by The Beach dari The Laguna Resort & Spa Nusa Dua periode 2-4 Mei 2022. Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami harapkan The Nusa Dua dapat menjadi pilihan yang menyenangkan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga di momen bahagia saat Idul Fitri dan libur panjang. Ragam penawaran yang tersedia dapat menjadi pilihan sesuai dengan kebutuhan serta budget wisatawan. Kawasan kami juga memiliki beragam pilihan beraktivitas dan kelengkapan fasilitas yang dapat dinikmati wisatawan untuk liburan yang aman dan nyaman di tengah pandemi.”.Selain menikmati penawaran paket Idul Fitri di kawasan The Nusa Dua, wisatawan juga dapat menikmati fasilitas dan atraksi wisata seperti shopping center, Museum Pasifika, theater (Devdan Show), dan golf course serta mobil listrik sebagai alternatif transportasi di kawasan. Sementara, untuk aktivitas wisata yang dapat dilakukan wisatawan diantaranya bersepeda, yoga di Pulau Nusa Dharma setiap hari Jumat dan Minggu pagi serta mengunjungi wisata alam Water Blow Peninsula Nusa Dua. Segala aktivitas wisata ini dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai panduan Cleanliness, Health, Safety and Enviromental Sustainability (CHSE).
Read MoreKawasan The Nusa Dua dan 14 tenant dalam kawasan tersertifikasi Kesiapsiagaan Bencana untuk wujudkan kawasan pariwisata yang aman terhadap potensi bencana.Nusa Dua, 28 April 2022 – Kawasan The Nusa Dua, Bali, yang dikelola oleh BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), telah memperoleh pembaharuan Sertifikat Kesiapsiagaan Bencana bagi Dunia Usaha Pariwisata dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. Dengan Sertifikat ini The Nusa Dua ditetapkan sebagai kawasan yang memiliki kesiagaan yang baik terhadap bencana, meliputi kondisi fisik bangunan, pengetahuan tentang bencana, serta kesiapsiagaan dalam mitigasi dan keamanan.Sertifikasi yang berlaku selama 3 tahun ini menjadi penting untuk menarik kepercayaan dunia bahwa kawasan The Nusa Dua tidak hanya siap menggelar event pasca pandemi COVID-19 tetapi juga telah menyiapkan kawasan beserta tenant di dalamnya dalam kesiapsiagaan bencana alam dan non alam lainnya. Sertifikat kesiapsiagaan bencana ini diserahkan kepada pihak ITDC oleh Kepala Pelaksana BPBD Bali I Made Rentin dalam acara Diskusi Terbuka Pelaku Garis Depan Pengurangan Resiko Bencana di Kantor Gubernur Bali yang berlangsung pada Rabu (27/4/2022) sebagai rangkaian peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022.Selain kawasan The Nusa Dua, 14 tenant The Nusa Dua juga turut menerima pembaharuan sertifikat kesiapsiagaan bencana, yaitu The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, The St. Regis Bali Resort, Merusaka Nusa Dua, Grand Whiz Hotel Nusa Dua, Melia Bali, Mercure Bali Nusa Dua, Nusa Dua Beach Hotel & Spa, Kayumanis Nusa Dua Private Villa and Spa, The Westin Resort Nusa Dua Bali, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Amarterra Villa Bali Nusa Dua, Grand Hyatt Bali, Bali Nusa Dua Convention Center, Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort. Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita menjelaskan, “Melalui Sertifikat Kesiapsiagaan Bencana yang telah diperbaharui lagi tahun ini, kami memastikan bahwa pengembangan dan pengelolaan kawasan The Nusa Dua telah dilakukan berbasis atas pengenalan terhadap risiko bencana dan cara-cara mitigasinya. Kami juga mendorong tenant di kawasan agar dapat memperoleh sertifikat kesiapsiagaan ini, untuk mengintegrasikan pengelolaan kawasan berbasis mitigasi bencana ini sampai kepada tingkat hotel, guna meningkatkan rasa aman bagi pengunjung dan wisatawan yang datang, menginap, dan beraktivitas di dalam kawasan.”.Proses sertifikasi mencakup 4 aspek penilaian yaitu ilmu pengetahuan kebencanaan, mitigasi, kesiapsiagaan dan kapasitas respon serta kelayakan keamanan, dengan total 52 indikator penilaian termasuk aspek SDM, Standard Operating Procedure (SOP) penanganan keamanan terhadap bencana, disabilitas, serta penanganan COVID-19. Secara garis besar proses yang diikuti terdiri dari tahapan administrasi dan pengujian di lapangan yang dilakukan oleh tim verifikator dari BPBD Provinsi Bali. Ngurah Ardita menambahkan, “Sertifikat Kesiapsiagaan Bencana ini semakin melengkapi kesiapan mitigasi bencana kawasan The Nusa Dua yang telah dilakukan oleh ITDC. Sejak 2020 The Nusa Dua telah memiliki Standard Operating Prosedure (SOP) Mitigasi Kesiapsiagaan Bencana yang terintegrasi dengan seluruh tenant dalam kawasan. Selain itu, untuk melatih kesiapsiagaan bencana gempa dan tsunami, di kawasan The Nusa Dua juga tersedia sirine peringatan tsunami yang dibunyikan setiap bulan pada tanggal 26 pukul 10.00 WITA untuk menguji alat/sirine peringatan dini tsunami.”.Pada September 2021, bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, Warning Receiver System (WRS) diaktifkan di Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Bali. WRS, yang merupakan sebuah alat komunikasi penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami ini ditempatkan di Command Centre The Nusa Dua yang berlokasi di dalam kawasan dan beroperasi secara otomatis selama 24 jam, 7 hari per minggu.”Kami berharap diberikannya Sertifikat Kesiapsiagaan Bencana bagi The Nusa Dua dan tenant ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan kepercayaan dunia terhadap Indonesia dan Bali khususnya, menjelang pelaksanaan 7thGPDRR serta KTT G20. Dengan demikian semakin banyak event dapat digelar, semakin banyak wisatawan yang datang, dan bersama-sama kita bisa melihat kebangkitan pariwisata Bali,” tutup Ngurah Ardita.
Read MoreKegiatan ini merupakan bagian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilakukan ITDCThe Mandalika, 26 April 2022 – Dalam rangka bulan Ramadan 1443 H, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok, NTB, kembali menyelenggarakan Safari Ramadan yang diisi dengan pembagian paket Ramadan bagi masyarakat desa penyangga The Mandalika. Paket Ramadan tersebut berupa 1.200 paket sembako dan 600 santunan anak bagi anak yatim piatu dan masyarakat pra-sejahtera di enam desa penyangga The Mandalika, antara lain Desa Kuta, Prabu, Mertak, Sukadana, Rembitan dan Sengkol di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Paket sembako yang diberikan masing-masing terdiri dari 2,5 kg beras premium, 1 kg gula pasir, mie in-stan, dan 2 tab teh, sementara santunan kepada anak yatim piatu berjumlah total Rp 30.000.000,00. Pemberian paket Ramadan ini juga merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta wujud kepedulian ITDC terhadap masyarakat di Desa Penyangga The Mandalika.Pembagian Paket Ramadan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo, Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro dan Vice President Corporate Secretary ITDC I Made A. Dwiatmika kepada perwakilan masyarakat masing-masing Desa Penyangga The Mandalika bertempat di Observation Deck, Pertamina Mandalika Circuit, hari ini. Kegiatan turut dihadiri oleh perwakilan tokoh masyarakat setempat Lalu Alamin dan tim. Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan dalam rangka membantu mengurangi beban masyarakat pra-sejahtera menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Bantuan berupa paket sembako dan santunan ini kami sampaikan dengan tujuan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan pokoknya menyambut Idul Fitri. Dengan kegiatan ini, kami juga berupaya untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kami di bulan yang suci dan penuh berkah ini. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutur Arie.Arie menambahkan, “Kegiatan ini kami laksanakan secara rutin setiap tahunnya, sebagai wadah bagi ITDC untuk berbagi terhadap sesama, dan wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang telah menjadi bagian dari pembangunan di The Mandalika, sesuai dengan nilai AKHLAK, yaitu Harmonis, yang kami miliki sebagai BUMN.”“Dalam memastikan kegiatan ini tepat sasaran, kami telah berkoordinasi dengan para perangkat desa. Dari pihak Desa yang akan membagikan paket dan santunan ini secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Arie. Sementara itu, Kepala Desa Kuta Mirate menyampaikan, “Mewakili para kepala desa penyangga, kami sampaikan terima kasih kepada ITDC atas bantuan yang pada hari ini telah disalurkan kepada masyarakat Desa Penyangga. Penyaluran bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat pra-sejahtera terutama lansia dan anak-anak yatim piatu yang sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang momen Idul Fitri.” Disamping pembagian paket sembako dan santunan anak yatim piatu, ITDC juga telah membagikan takjil bagi pengunjung dan jamaah yang beribadah di Masjid Nurul Bilad, The Mandalika setiap harinya selama hingga akhir bulan Ramadan. Takjil-takjil tersebut dibagikan dengan berkoordinasi dengan pengurus Masjid Nurul Bilad.“Kami harap, seluruh kegiatan yang kami gelar dalam menyemarakkan bulan Ramadan ini memberikan keberkahan dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Melalui kegiatan TJSL yang kami lakukan, semoga membuat kehadiran kami sebagai BUMN semakin dirasakan oleh masyarakat luas khususnya warga Lombok Tengah, sehingga terus terjalin hubungan yang harmonis dan saling bermanfaat,” tutup Arie.
Read MoreThe Nusa Dua, 14 April 2022 – Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Bali, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), pada bulan April ini siap menyambut wisatawan yang ingin menikmati momen bulan Ramadhan dan libur Paskah (Easter) di Bali. Sejumlah tenant yang berada di kawasan The Nusa Dua telah menyiapkan berbagai penawaran/promo yang menarik untuk wisatawan yang akan menginap, menikmati kuliner atau beraktivitas di dalam kawasan. Promo tenant yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan yang akan berlibur dan menginap di kawasan The Nusa Dua selama bulan Ramadhan diantaranya Ramadan Recharge di The Westin Resort Nusa Dua Bali dengan harga mulai dari Rp 1.750.000 net/room/night periode menginap sampai 28 April 2022 serta Ramadan Package di Merusaka Nusa Dua dengan harga mulai dari Rp 1.040.000 net/package periode menginap sampai 1 Mei 2022. Adapun paket kuliner berbuka puasa (Iftar) yang ditawarkan kepada wisatawan diantaranya Ramadhan Gourmet Takeover dari Sofitel Bali Nusa Beach Resort dengan diskon 15% bagi member ACCOR sampai 2 Mei 2022, Flavors in Ramadhan dari Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort hingga 2 Mei 2022, IFTAR Set Menu Dinner dan Ramadan Wonderful Indonesia dari Amarterra Villa Bali Nusa Dua, masing-masing dengan harga Rp 139.000++/orang hingga 1 dan 2 Mei 2022, IFTAR Package dari Grand Whiz Hotel Nusa Dua dengan harga mulai dari Rp 65.000/package, serta paket Celebrate Ramadhan Mubarak berupa Ramadan Iftardari The Westin Resort Nusa Dua Bali dengan harga Rp 250.000/orang hingga 1 Mei 2022.Selain menawarkan program menyambut bulan Ramadhan, tenant Kawasan The Nusa Dua juga memiliki program menginap menyambut Easter yaitu Home for Easter dari Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort dengan tipe kamar Deluxe Garden View seharga Rp 1.029.000++ /night termasuk breakfast untuk 2 dewasa dan 2 anak-anak.Paket kuliner yang ditawarkan kepada wisatawan diantaranya paket Easter Beachfront BBQ dengan harga Rp 365.000++/orang tanggal 16 April 2022 dan Easter Prego Brunch dengan harga Rp 485.000++/orang tanggal 17 April 2022 dari The Westin Resort Nusa Dua Bali, Easter Degustation Dinner, Exclusive Easter Sunday Brunch serta Joyful Easter Sunday Brunch tanggal 17 April 2022 dari St. Regis Bali , Easter Brunch Buffet dari Grand Whiz Hotel Nusa Dua mulai dari harga Rp 200.000/orang, Global Explorer Brunch Easter tanggal 17 April 2022 dari The Laguna Resort & Spa Nusa Dua Bali, Easter Weekend Sunday Easter Brunch dengan harga Rp 385.000++/orang tanggal 17 April 2022 dari Grand Hyatt Bali.Sedangkan Kid’s Activities disediakan oleh Grand Hyatt Bali dengan program Easter Weekend Ceramic Class by Gusti Dalem tanggal 16 April 2022 mulai dari Rp 350.000/orang dan Easter Weekend Painting Class tanggal 17 April 2022 mulai dari Rp 100.000/orang, serta Melia Bali dengan program Easter Weekend Kid’s Party tanggal 16 April 2022.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “The Nusa Dua merupakan pilihan yang tepat bagi anda yang ingin mencari lokasi untuk menikmati suasana yang berbeda selama bulan Ramadhan dan libur Easter bersama keluarga. Ragam penawaran yang tersedia dapat menjadi pilihan sesuai dengan kebutuhan serta budget wisatawan. Kawasan kami juga memiliki beragam pilihan beraktivitas dan kelengkapan fasilitas yang dapat dinikmati wisatawan untuk liburan yang aman dan nyaman di tengah pandemi”.Selain menikmati penawaran paket Ramadhan dan Easter di kawasan The Nusa Dua, wisatawan juga dapat melakukan berbagai aktivitas diantaranya bermain golf, jogging, bersepeda, yoga di Pulau Nusa Dharma setiap hari Jumat pagi serta mengunjungi wisata alam Water Blow Peninsula Nusa Dua yang saat ini sudah dibuka kembali untuk umum. Segala aktivitas wisata ini dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai panduan CHSE. "Dengan promo menarik yang ditawarkan tenant ditambah kelengkapan fasilitas yang dimiliki The Nusa Dua, kami optimistis dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung. Apalagi saat ini pembatasan kegiatan sudah mulai dilonggarkan sehingga kami optimistis dapat memanfaatkan momen ini untuk menarik wisatawan yang ingin menikmati libur Easter maupun Ramadhan ke kawasan The Nusa Dua, " tutup Ardita.
Read MoreNusa Dua, 12 April 2022 – Sebagai wujud komitmen untuk mengembangkan community based tourism, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika Lombok, NTB kembali melakukan penataan area usaha Paguyuban Pedagang Pantai di Kawasan The Nusa Dua. Saat ini, ITDC melalui SBU The Nusa Dua telah selesai melakukan penataan area usaha penyewaan alat surfing (selancar) Paguyuban Sekar Sari yang berlokasi di area pantai Pulau Nusa Dharma, The Nusa Dua. Penataan yang dilakukan berupa penyiapan bangunan kios seluas 18 m2 yang difungsikan sebagai counter reservasi, tempat penyewaan peralatan selancar, serta tempat penyimpanan barang wisatawan.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Penataan area usaha ini kami lakukan sebagai dukungan terhadap pengembangan community based tourism melalui Paguyuban Pedagang Pantai The Nusa Dua, yang selama ini telah memberi nilai tambah bagi kawasan kami melalui penyediaan berbagai jasa terkait kepariwisataan. Penataan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan anggota paguyuban pedagang pantai, sehingga dapat semakin menambah daya tarik kawasan dalam menyambut kembali kunjungan wisatawan mancanegara khususnya ke The Nusa Dua.”.Ketua Paguyuban Sekar Sari I Made Beker mengatakan, “Kami berterima kasih kepada ITDC atas kepedulian dan dukungannya selama ini, salah satunya dengan memfasilitasi kami untuk melakukan kegiatan usaha di kawasan The Nusa Dua serta mendapat tempat yang sangat layak untuk operasional Paguyuban kami. Penataan yang dilakukan saat ini, khususnya untuk usaha penyewaan alat selancar, membuat lokasi usaha kami terlihat lebih rapi dan tertata, sehingga kami harapkan dapat menambah kemudahan dan kenyamanan bagi wisatawan dalam memperoleh layanan. Kami akan selalu mendukung program-program dari ITDC serta akan meningkatkan kualitas pelayanan kami sesuai dengan standar yang ditetapkan ITDC.”.Sebagai informasi, Paguyuban Pedagang Pantai di Kawasan The Nusa Dua merupakan kelompok masyarakat desa penyangga yang dahulu berprofesi sebagai nelayan dan pedagang pantai yang kemudian direlokasi dalam suatu lokasi di antara lot-lot hotel dan fasilitas yang berhadapan dengan pantai Kawasan The Nusa Dua. Saat ini terdapat sembilan kelompok Paguyuban Pedagang Pantai dengan total anggota kurang lebih 468 orang dengan berbagai jenis usaha mulai dari menjual souvenir, penyewaan papan surfing, F&B, massage serta usaha lainnya untuk kebutuhan wisatawan di Kawasan The Nusa Dua.Ardita menerangkan bahwa secara bertahap ITDC akan terus melanjutkan penataan pada area usaha Paguyuban Pedagang Pantai lainnya sesuai kebutuhan, baik dari sisi bangunan, tampilan serta standar layanan terhadap wisatawan di The Nusa Dua. Guna menjaga kualitas layanan, ITDC juga telah merampungkan beberapa panduan pelayanan wisatawan agar setiap anggota Paguyuban Pedagang Pantai dapat semakin profesional dalam melayani wisatawan. Panduan tersebut antara lain panduan Tata Kelola Operasional Paguyuban Pedagang Pantai yang memuat Standard Operating Procedure (SOP), panduan beraktivitas dalam kawasan bagi kelompok usaha yang tergabung, serta aturan pemanfaatan atas fasilitas yang diberikan. “Saat ini kami juga sedang menyiapkan ID Card untuk digunakan oleh seluruh anggota Paguyuban Pedagang Pantai The Nusa Dua. Dengan menggunakan ID Card ini diharapkan akan meningkatkan kepercayaan wisatawan yang memanfaatkan layanan para anggota sekaligus memudahkan pengawasan aktivitas di lapangan. Kami targetkan ID Card ini dapat rampung dan mulai digunakan oleh para anggota Paguyuban pada akhir April, ” imbuh Ardita.Selama ini, ITDC telah melakukan peningkatan kualitas Paguyuban Pedagang Pantai The Nusa Dua baik melalui penataan area usaha maupun pemberian pelatihan secara berkesinambungan. Dalam lima tahun terakhir, ITDC secara bertahap telah melakukan penataan pada sejumlah area usaha Paguyuban diantaranya pembangunan kios berjualan, pembenahan tempat massage, serta penyediaan sarana dan prasarana untuk mendukung operasional kegiatan usaha meliputi jaringan listrik, penambahan fasilitas toilet, shower serta tempat cuci tangan. Sementara untuk program pembinaan dan pelatihan, ITDC telah memberikan pelatihan kepada anggota Pedagang Pantai diantaranya Pelatihan Bahasa Inggris, Hospitality, Pelatihan Bahasa Mandarin, Cooking Class and Hygiene serta pelatihan Digital Marketing guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam melayani wisatawan.
Read MoreTHE MANDALIKA, 8 APRIL 2022 – Di tengah pandemi, pembangunan infrastruktur dasar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika melalui Mandalika Urban Tourism and Infrastructure Project (MUTIP), yang dilakukan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok NTB, terus berjalan sesuai rencana dan target.Program MUTIP dibiayai sepenuhnya oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan merupakan pembiayaan pertama secara standalone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata. Saat ini realisasi pembangunan mencapai 36,82%, atau setara dengan Rp 623,6 Miliar dari total kontrak MUTIP Paket I dan II sebesar Rp 1,7 Triliun. Capaian realisasi ini diperoleh dari akumulasi sejumlah pekerjaan yang masuk dalam MUTIP Paket I dan II yang mencakup area seluas 450 hektar di KEK Mandalika, antara lain pembangunan jalan akses sebanyak 20 ruas jalan dengan total panjang 15,50 km, jalur pejalan kaki (pedestrian), saluran drainase, box utility sepanjang 6000 m, penerangan jalan umum (PJU), pagar kawasan, enam area parkir, landscaping serta pekerjaan pembuatan gerbang timur dan barat kawasan.Ke-20 ruas jalan akses ini merupakan jalan akses penghubung antar satu spot pariwisata dengan spot pariwisata lainnya di dalam Kawasan The Mandalika. Saat ini, pekerjaan jalan pada ruas-ruas tersebut dalam proses pembuatan saluran, proses rigid pavement (pembetonan), curing, dan pemasangan lampu penerangan.Sementara pembangunan enam area parkir di The Mandalika, yaitu berlokasi di area barat sebanyak satu area parkir, zona timur Kawasan sebanyak tiga area parkir, di zona selatan Sirkuit ada satu area parkir dan di zona utara sirkuit terdapat satu area. Sebagian area parkir ini juga telah dimanfaatkan oleh para pengunjung saat penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) pada 18-20 Maret 2022 lalu.Sedangkan progres pembuatan gerbang timur mencapai persiapan pemasangan atap dan gerbang barat telah memulai persiapan pembangunan pondasi.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, “Pengembangan The Mandalika, yang merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), memerlukan dukungan kesiapan infrastruktur dasar untuk menarik minat investor masuk dan turut membantu percepatan pembangunan kawasan. Dan pembangunan infrastruktur dasar ini memerlukan pendanaan yang tidak sedikit. Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada AIIB atas dukungan pendanaan MUTIP yang membantu kami menyediakan infrastruktur dasar yang dibutuhkan sesuai dengan prioritas yang telah kami tetapkan. Kami gembira bahwa di tengah pandemi, pekerjaan Paket I dan II MUTIP terus berprogres dan sekarang ini telah mencapai 36,82% yang setara dengan Rp 623,5 Miliar.”Kepastian pendanaan MUTIP dari AIIB diperoleh ITDC pada akhir 2018, dan proyek konstruksi dimulai pada Kuartal I 2021 melalui penandatanganan kontrak Paket I dan II bersama kontraktor terpilih melalui proses pengadaan yang menggunakan metode international open competitive tender. Setelah melalui berbagai persiapan konstruksi, pekerjaan konstruksi pun mulai bergulir pada Kuartal II 2021.“Dengan pengalaman kontraktor terpilih dalam membangun berbagai proyek infrastruktur nasional maupun internasional, kami optimis dapat menyelesaikan seluruh pekerjaan Paket I dan II MUTIP pada 2023 sesuai target yang telah direncanakan,” tambah Abdulbar.ITDC sendiri telah memulai percepatan pembangunan The Mandalika sejak 2016 dan saat ini telah terbangun infrastruktur jalan utama kawasan sepanjang 4,1 km beserta fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti Masjid Nurul Bilad dan Kuta Beach Park berikut beach facilities-nya dengan menggunakan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2015 sebesar Rp 250 Miliar.Selain itu, guna semakin meningkatkan kelengkapan infrastruktur dasar, ITDC juga telah mengerjakan sejumlah proyek dengan dukungan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui skema National Interest Account (NIA) dengan total plafond fasilitas maksimum sebesar Rp 1,2 Triliun. Ada empat proyek besar yang didanai oleh LPEI yaitu proyek infrastruktur dasar Sirkuit dan Non Sirkuit, pembenahan Bazaar Mandalika dan pembangunan Pullman Mandalika Merujani Resort. Dengan dukungan NIA untuk ground working Sirkuit ditambah PMN tahun 2020 sebesar Rp 500 Miliar dan Sindikasi pendanaan dari Himpunan Bank Negara (HIMBARA), ITDC juga telah menyelesaikan pembangunan salah satu infrastruktur iconic di The Mandalika yaitu Mandalika International Street Circuit (Pertamina Mandalika Circuit), yang telah menjamu event balap motor kelas dunia World Superbike (WSBK) pada November 2021 dan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) pada Maret 2022.“Kami memiliki komitmen untuk menuntaskan percepatan pembangunan The Mandalika sebagai the next destination di Indonesia, sesuai penugasan yang dipercayakan Pemerintah. Untuk itu kami mohon dukungan dari masyarakat dan seluruh stakeholders, agar pembangunan yang dilakukan di The Mandalika dapat berjalan dengan lancar dan baik di tengah segala tantangan yang ada,” tutup Abdulbar.
Read MoreKunjungan wisatawan triwulan 1-2022 ini meningkat 124% dibanding periode yang sama tahun laluTHE NUSA DUA, 5 APRIL 2022 – Selama Triwulan I tahun 2022, tingkat occupancy rate dan kunjungan wisatawan ke Kawasan The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, kembali menunjukkan pertumbuhan positif, bahkan lebih dari 100%.Tingkat occupancy atau hunian kawasan The Nusa Dua selama Januari – Maret 2022 tercatat secara berturut-turut sebesar 20,15%, 12,78% serta 30,77% atau rata-rata mencapai 21,23% selama 3 bulan, dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 60.388 orang. Angka-angka ini meningkat dibanding tingkat hunian periode yang sama tahun lalu sebesar berturut-turut 7,71%, 5,08% dan 9,80% atau rata-rata sebesar 7,53%, dengan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 26.913 orang. Dengan demikian, tingkat hunian rata-rata The Nusa Dua pada Triwulan I 2022 tumbuh 182% dibandingkan tahun 2021. Sedangkan kunjungan wisatawan, yang didominasi oleh wisatawan domestik, tumbuh juga lebih dari 100% yaitu sebesar 124%.Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami bersyukur bahwa tingkat occupancy kawasan selama periode Januari – Maret 2022 kembali menunjukkan tren positif. Peningkatan occupancy ini antara lain didorong oleh meningkatnya kegiatan event, kunjungan wisatawan domestik, jumlah pertemuan yang diselenggarakan di dalam kawasan serta kebijakan bebas karantina dan Visa on Arrival (VOA) untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia melalui Bali. Kami harapkan peningkatan ini dapat terus terjaga seiring dengan meningkatnya kegiatan kepariwisataan.”.Pada periode Januari – Maret 2022, beberapa event dan konferensi telah dilaksanakan di The Nusa Dua antara lain Goldcoin Conference, COP-4 Minamata Convention on Mercury, serta 144th Assembly of The Inter Parliamentary Union (IPU) yang diikuti oleh lebih dari 1.000 orang. Pada akhir Maret lalu, Pulau Peninsula The Nusa Dua kembali menjadi lokasi event outdoor dengan jumlah peserta mencapai 1.000 orang setelah vakum selama 2 tahun akibat pandemi. Sedangkan ke depan, beberapa event juga telah terjadwal dilaksanakan di kawasan The Nusa Dua pada tahun 2022, diantaranya event Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada bulan Mei 2022, Bali and Beyond Travel Fair 2022 pada bulan Juni 2022 serta rangkaian event KTT G20 pada akhir tahun 2022.Sebagai sebuah destinasi wisata berkonsep world class tourism complex, Kawasan The Nusa Dua memiliki kelengkapan akomodasi lebih dari 5.000 kamar hotel serta fasilitas MICE yang mampu menampung lebih dari 20.000 delegasi. Sampai Maret 2022, tercatat sebanyak 18 hotel dan villa sudah beroperasi dari total 21 hotel dan villa yang ada di kawasan.Selain kelengkapan fasilitas MICE, The Nusa Dua juga menyediakan berbagai fasilitas dan atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang menginap di The Nusa Dua, seperti shopping center, Museum Pasifika, theater (Devdan Show), dan golf course, DTW Water Blow Peninsula Nusa Dua serta mobil listrik sebagai alternative transportasi di Kawasan. The Nusa Dua juga memiliki outdoor space yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan pendamping MICE, yaitu Pulau Peninsula seluas 5 hektar dengan fasilitas open stage, helipad standard Chinook, stage Kecak untuk menampung 500 orang, serta toilet sebanyak 2 unit.Sementara, sebagai kawasan yang ditetapkan menjadi Green Zone Destination, The Nusa Dua telah menerapkan sejumlah tata kelola kawasan berbasis protokol kesehatan, mewajibkan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability(CHSE) bagi kawasan dan tenant, menyelesaikan program vaksinasi dan booster COVID-19 bagi seluruh pekerja di dalam kawasan, serta mendorong pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya untuk memitigasi penyebaran COVID-19 di kawasan dan sekitarnya. Pada awal tahun ini, 5 hotel di The Nusa Dua juga menjadi lokasi program Bali Warm Up Vacation yang merupakan program khusus bagi PPLN yang baru datang ke Bali agar dapat menjalani karantina mandiri dalam hotel dengan sistem bubble.“Saat ini tingkat kunjungan dan occupancy rate The Nusa Dua belum normal seperti sebelum pandemi, namun kami optimistis tren pertumbuhan akan terus terjaga hingga akhir tahun ini. Semoga saja dengan kebijakan pemerintah terkait karantina dan VOA bagi PPLN, wisatawan mancanegara dapat kembali datang ke Bali, sehingga upaya pemulihan pariwisata Indonesia, khususnya Bali dapat berjalan dengan baik,” tutup Ardita.
Read MoreTHE MANDALIKA, 28 MARET 2022 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok NTB, meraih penghargaan sebagai Kategori Wajib Pajak Badan dengan Kontribusi Terbesar Tahun Pajak 2021 di Lombok Tengah. Sebagai Wajib Pajak Badan, ITDC tercatat telah memberikan kontribusi setoran pajak sebesar lebih dari Rp68,7 Miliar kepada negara pada wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Lombok, NTB pada tahun pajak 2021. Kontribusi pajak ITDC sebagai BUMN diperoleh dari seluruh pembangunan di Kawasan The Mandalika baik dari pembangunan infrastruktur kawasan dan pendukung berupa konstruksi pembangunan jalan, lahan parkir, Sirkuit, serta fasilitas dan amenitas di dalam Kawasan, hingga penyelenggaraan event balap internasional World Superbike pada tahun 2021 (tidak termasuk penjualan tiket). Penghargaan diberikan kepada ITDC saat acara Pekan Panutan dan Tax Gathering yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah pada Kamis (10/3). Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Bupati Lombok Tengah H. M Nursiah kepada ITDC melalui Project Support Manager Aulia Rachman. Ini merupakan kali ketiga ITDC menerima penghargaan dari KantorPelayanan Pajak (KPP) Pratama Praya, dimana sebelumnya telah meraih penghargaan atas Wajib Pajak dengan Kontribusi Signifikan tahun 2017 dan 2020. Sebagai informasi, Penghargaan Wajib Pajak Badan dengan Kontribusi Terbesar Tahun Pajak 2021 merupakan penghargaan yang diberikan oleh KPP Pratama Praya kepada badan usaha yang berada di Kabupaten Lombok Tengah atas kontribusi para wajib pajak melalui pencapaian target terbaik dengan pertimbangan bahwa para wajib pajak tersebut patuh terhadap peraturan perpajakan. Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada KPP Pratama Praya yang telah memberikan penghargaan ini kepada kami sebagai Wajib Pajak Badan. Kami sangat bangga dapat meraih penghargaan sebagai badan dengan kontribusi pajak terbesar tahun pajak 2021 untuk wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Penghargaan ini menjadi bukti dari konsistensi kami untuk patuh kepada negara dalam kontribusi pajak di semua lini bisnis yang kami laksanakan, khususnya melalui proyek pengembangan DPSP Mandalika yang akan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas nantinya,” lanjut Bram. “Berbagai event internasional yang digelar di The Mandalika kami yakini akan semakin meningkatkan nilai jual kawasan kami. Kami berharap kondisi ini dapat mendorong semakin banyak investor yang menanamkan modal dan membuka bisnisnya di The Mandalika. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi semakin besar, yang pada akhirnya akan meningkatkan kontribusi pajak kami kepada negara. Kami mohon dukungannya agar pengembangan The Mandalika berjalan lancar dan kami semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara,” tutup Bram.
Read MoreMandalika (26/03), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama PT Pegadaian (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC menggelar program Bakti BUMN di Mandalika Lombok pada 25-27 Maret 2022. Program Bakti BUMN merupakan Employee Volunteering Program yang bertujuan untuk meningkatkan jiwa kepedulian Pegawai BUMN terhadap masyarakat dan lingkungan melalui keterlibatan aktif sebagai relawan dalam pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di masing-masing BUMN maupun lintas BUMN.Program Bakti BUMN di Mandalika Lombok merupakan program perdana yang membuka rangkaian pilot project Program Bakti BUMN yang diselenggarakan di tiga dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas: Mandalika, Sumba dan Danau Toba.Turut hadir dalam program Bakti BUMN di Mandalika Lombok Plt Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility Pegadaian Rully Yusuf, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dan Vice President Corporate Secretary ITDC I Made A. Dwiatmika.“Pilah Sampah Untuk Mandalika Maju” didapuk menjadi tema utama dalam Program Bakti BUMN di Mandalika Lombok. Secara keseluruhan, 10 peserta terpilih dari BUMN di seluruh Indonesia mengikuti rangkaian kegiatan pemilahan sampah yang mendatangkan manfaat lebih kepada masyarakat. Acara dimulai dari pembekalan teori, praktik hingga sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah melalui Bank Sampah Putri Nyale yang merupakan fasilitas hasil kolaborasi TJSL antar BUMN.Plt Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono yang hadir dalam pambukaan Program Bakti BUMN mengatakan bahwa, para relawan terpilih dalam kegiatan ini akan meningkatkan engagement dan skill individu para peserta masing-masing, sekaligus turut memberikan wawasan dan ilmu baru kepada masyarakat sekitar.“Kita berharap, ketika para relawan Program Bakti BUMN kembali ke BUMN masing-masing, mereka dapat semakin meningkatkan kinerjanya. Tidak hanya itu, kami juga berharap nantinya program TJSL dari BUMN masing-masing akan bisa dijalankan lebih baik lagi dan semakin memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar BUMN tersebut,” jelas Edi.Senada dengan Edi, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility Pegadaian Rully Yusuf mengatakan bahwa, para relawan dapat membantu meningkatkan pemahaman warga sekitar akan pengelolaan sampah yang baik, sehingga bisa menekan kebiasaan membuang sampah sembarangan serta sekaligus mendapatkan manfaat lebih dari kegiatan memilah sampah di Bank Sampah Putri Nyale.“Untuk itulah sosialisasi yang kami lakukan dimulai dari penanaman nilai, kebiasaan dan aturan dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menggunakan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) terutama dalam mengelola sampah rumah tangga. Kehadiran Bank Sampah diharapkan dapat mendukung minat masyarakat dalam memilah sampah di rumah untuk kemudian dikelola di Bank Sampah,” ujar Rully.Di hari pertama, Jumat (25/03), para relawan dipastikan mendapatkan bekal ilmu mengenai program TJSL BUMN, Sustainable Development Goals (SDGs) hingga materi mengenai pemilahan sampah dengan mengikuti inkubasi yang diisi oleh para pemateri dari BUMN. Lokasi sosialisasi pertama yang disasar para relawan adalah SD Negeri 01 Kuta Mandalika untuk para siswa dan para ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mengenai bahaya sampah serta proses praktik pemilahan sampah. Kegiatan berlanjut menuju Kantor Desa Kuta-Mandalika untuk memberikan bantuan fasilitas Bank Sampah Putri Nyale sekaligus melakukan proses serah terima simbolis para relawan kepada perangkat desa.Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menyampaikan program Bakti BUMN di Mandalika Lombok selaras dengan komitmen Jasa Marga untuk berkontribusi pada kehidupan masyarakat melalui program Creating Shared Value (CSV), yaitu menciptakan manfaat bersama dan pada saat yang sama juga memastikan keberlanjutan bisnis Perusahaan.“Di tahun ini, manfaat dari program CSV semakin lengkap dengan kehadiran para relawan terpilih dalam program Bakti BUMN. Di sini mereka akan mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat dan perangkat desa serta sekaligus menjadi agent of change para BUMN sehingga dapat mempengaruhi warga sekitar. Ini merupakan wujud nyata kami dalam mendukung pelaksanaan program TJSL ke arah yang lebih baik sesuai panduan ISO 26000 dan tercapainya SDGs,” tutur Heru.Selanjutnya di hari kedua, Sabtu (26/03), para relawan diberi kesempatan untuk ikut belajar kepada para pengurus Bank Sampah untuk mengoperasikan Bank Sampah Putri Nyale. Di kesempatan ini, para relawan turut melayani masyarakat yang hadir di lokasi Bank Sampah dengan ikut memilah sampah yang dibawa oleh warga sekitar, melakukan penimbangan dan pencatatan nilai sampah hingga melakukan konversi nilai sampah ke dalam tabungan emas. Sosialisasi dan praktik pemilahan sampah ini lebih masif lagi karena para relawan dibagi dalam tiga kelompok dan menyasar tiga desa lainnya yaitu Desa Mertak, Desa Sukadane dan Desa Rembitan yang ditargetkan masuk dalam target selanjutnya untuk pembangunan Bank Sampah.Di hari terakhir, Minggu (27/03) para relawan dijadwalkan untuk melakukan kegiatan bersih- bersih di Pantai Seger bersama karyawan BUMN lainnya dan warga sekitar untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat. Selain itu, para relawan juga diberi kesempatan untuk berkunjung ke Sirkuit Mandalika. Vice President Corporate Secretary ITDC I Made Agus Dwiatmika menjelaskan, peran aktif para relawan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat bisa menjadi jembatan bagi Kementerian BUMN dan BUMN untuk menghadirkan program- program TJSL selanjutnya yang melibatkan masyarakat sekitar.“Diharapkan, fasilitas Bank Sampah dan rangkaian program Bakti BUMN ini mengubah pemikiran dan perilaku masyarakat. Tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan sekitar, masyarakat ditargetkan mampu untuk bisa menjadikan sampah menjadi barang yang bernilai lebih sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat akan keberadaan Bank Sampah Putri Nyale yang berlokasi di Kantor Desa Kuta-Mandalika ini di tengah-tengah mereka” ujar Made yang akrab disapa Apong.Sepuluh relawan terpilih dalam Program Bakti BUMN di Mandalika Lombok terdiri dari sejumlah karyawan BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia, di antaranya PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), PT Kimia Farma Tbk, PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Perkebunan Nusantara X, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Angkasa Pura II dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.Salah satu relawan Program Bakti BUMN di Mandalika Lombok yang berasal dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Muhammad Ikbal, menyampaikan terima kasihnya kepada Kementerian BUMN, Pegadaian, Jasa Marga dan ITDC atas pengalaman yang diberikan dalam Program Bakti BUMN di Mandalika Lombok.“Saat melihat informasi program ini di media sosial, saya sangat tertarik dan lansung mendaftar untuk ikut program. Setelah terpilih dan mengikuti Program Bakti BUMN di Mandalika Lombok ini saya benar-benar merasakan pengalaman yang sangat bermanfaat. Selain ikut memberikan edukasi pemilahan sampah, kami juga mengikuti kegiatan masyarakat, mendapatkan orang tua asuh yang memberikan saya pengetahuan lokal yang juga bermanfaat disini,” ujar Ikbal.Ikbal juga menambahkan seluruh pengetahuan yang didapatkannya di Program Bakti BUMN di Mandalika Lombok ini akan ia bawa ke dalam Perusahaan tempatnya bekerja sebagai insan BUMN, sehingga bisa memberikan warna baru bagi program-program TJSL yang dijalankan oleh PT Pelindo. Selain itu, interaksi para peserta dengan Menteri BUMN Erick Thohir melalui Live Instagram juga memberikan pengalaman tersendiri bagi seluruh relawan Program Bakti BUMN.“Nantinya Menteri BUMN akan mengumpulkan seluruh peserta Program Bakti BUMN dari semua wilayah baik itu Mandalika, Danau Toba maupun Sumba untuk kemudian diberikan pembinaan lebih lanjut, agar setelah pulang nanti bisa memberikan kontribusi lebih bagi BUMN masing- masing,” tutup Ikbal.
Read MoreTHE MANDALIKA, 20 MARET 2022 – Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2022, balapan perdana MotoGP seri Indonesia setelah penantian selama 25 tahun, selesai digelar hari ini. Perhelatan yang berlangsung di Pertamina Mandalika Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB yang dikelola PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika, menyelesaikan race day hari ini dengan lancar di tengah perubahan cuaca. Setelah Moto 3 dan Moto 2 race berlangsung dalam cuaca panas, MotoGP race dilangsungkan dengan trek basah akibat hujan, yang tetap disaksikan dengan semangat oleh kurang lebih 60.000 penonton.Agenda balapan hari ini meliputi race 2 Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), Warm Up Moto3, Moto2, dan MotoGP serta race Moto3 sebanyak 23 putaran (lap), Moto2 16 putaran, dan MotoGP 20 putaran. Kegiatan race MotoGP turut ditonton langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di lokasi Sirkuit yang juga menyerahkan trophy penghargaan kepada para pemenang MotoGP. Hasil race MotoGP di Pertamina Mandalika Circuit dimenangkan berturut-turut oleh Miguel Oliveira dari Red Bull KTM Factory Racing, Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha MotoGP, dan Johann Zarco dari Pramac Racing.Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menyampaikan, “Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang telah meluangkan waktu dan berkunjung menyaksikan event MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika Circuit. Perhelatan akbar MotoGP di The Mandalika yang kami rintis sejak kurang lebih lima tahun ini, akhirnya terwujud berkat dukungan besar seluruh stakeholders, mulai pemerintah pusat dan daerah, BUMN, pihak swasta, bahkan seluruh masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa event MotoGP bukan hanya milik ITDC dan MGPA saja, tapi milik seluruh Indonesia.”Dalam mendukung penyelenggaraan balap ini, sejumlah dukungan pendanaan telah diterima oleh ITDC Group, mulai dari pembiayaan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) dengan skema National Interest Account untuk melakukan pembangunan pekerjaan tanah/groundwork Sirkuit sampai penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) dan fasilitas kredit sindikasi HIMBARA untuk pendanaan pengaspalan main track dan sarana prasarana Sirkuit.ITDC Group juga menerima dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk pengadaan 28 bidang tanah Penetapan Lokasi (Penlok) 2 untuk membangun fasilitas penunjang Sirkuit. Disamping itu, juga melalui Kemenparekraf, ITDC Group mendapatkan dukungan hosting fee untuk penyelenggaraan event balap 2022-2023 di The Mandalika.Kementerian PUPR juga memiliki peran yang penting dalam mendukung penyelenggaraan event MotoGP yang telah membangun infrastruktur pendukung dan menata kawasan The Mandalika seperti bypass Bandara Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) ke Kawasan The Mandalika sepanjang 17,3 km, pelebaran jalan akses Kuta-Keruak sepanjang 5,5 km dengan penambahan lajur menjadi 4 lajur, pembuatan saluran drainase beton di tepi badan jalan, penataan kawasan dengan mengadopsi penghijauan, penataan koridor jalan, serta perbaikan alinyemen vertikal dan horizontal jalan eksisting.Kementerian PUPR juga telah membangun sarana hunian pariwisata (sarhunta) yang menjadi dukungan alternatif penginapan bagi penonton yang menuju The Mandalika selama event MotoGP berlangsung.Selain berkolaborasi dengan PT Wijaya Karya (Persero) dan PT PP (Persero) dalam pembangunan Sirkuit, ITDC Group juga berkolaborasi dengan sejumlah BUMN dan perusahaan di Indonesia untuk penyelenggaraan MotoGP 2022 melalui sponsorship Mandalika GP Series. BUMN dan perusahaan tersebut adalah PT Pertamina (Persero) untuk track naming right serta PT Telkom Indonesia, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., PT PGN Tbk. sebagai venue partner, PT GoTo Gojek Tokopedia, dan PT PP (Persero) sebagai main sponsor, serta Aprillia Indonesia, Astra Honda Motor, J&T Express, PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk., TDR High Performance Technology, RCB (Racing Boy) dan KYT Helmet sebagai supporting sponsor.Dukungan yang tak kalah penting adalah dari TNI dan Polri. TNI dan Polri telah all out mendukung mulai saat persiapan maupun saat penyelenggaraan. Ribuan personil TNI-Polri telah diterjunkan guna membantu pengamanan event ini dan hasilnya adalah event MotoGP berlangsung aman dan kondusif.“Sukses penyelenggaraan MotoGP 2022 adalah sukses bersama. Dengan rencana penyelenggaraan MotoGP-WSBK selama 10 tahun di Indonesia, kami berharap kolaborasi yang telah terjalin selama ini akan terus berlanjut ke depan,” tambah Abdulbar.Selain MotoGP race sebagai agenda utama, event hari ini juga memiliki keseruan lainnya yaitu adanya penampilan Aerobatic Show yang melibatkan 6 pesawat dari TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan penampilan Marching Band TNI Angkatan Darat (TNI AD). Penonton juga dihibur oleh penampilan Pamungkas, DJ Ninda Felinda, Band Samsons, dan Band Slank di panggung BNI Mandalika Music Vibes yang digelar di area inner circuit, setelah balapan selesai. Seluruh kegiatan telah terlaksana dengan baik dan kondusif, termasuk sejumlah event lain yang digelar di dalam kawasan The Mandalika, seperti Mandalika Tropical Festival di Tanjung Aan, Festival Jajajan Bango di Kuta Beach Park, Konser Mandalika Weekender di Pantai Kuta, Food Truck Festival serta Pameran UMKM Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah di Parkir Timur 1 Mandalika.“Penyelenggaraan MotoGP 2022 selama 3 hari telah kita jalani dan sejarah besar telah terukir setelah penantian panjang selama 25 tahun. Kami mendapatkan banyak pengalaman berharga guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan event mendatang. Kami berkomitmen untuk terus belajar dan akan mempersiapkan penyelenggaraan event-event balap lain yang akan digelar di Pertamina Mandalika Circuit dengan lebih baik lagi,” tutup Abdulbar.
Read More